<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252</id><updated>2012-02-16T19:42:33.032+07:00</updated><category term='Angdes Masih Beroperasi di Pasar'/><category term='Lingkungan Sekolah Kotor'/><category term='Kades Tetap Layani Warga di Rumah'/><category term='Kasek di-Warning'/><category term='Dishub Gelar Razia Gabungan'/><category term='Siswa Libur Fakultatif'/><category term='Masyarakat Diajak Lestarikan Hutan'/><category term='Enam WTS Terjaring Razia Pekat'/><title type='text'>Tebing Metropolis</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>537</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-2115287860723144594</id><published>2011-06-07T02:45:00.002+07:00</published><updated>2011-06-07T02:45:24.840+07:00</updated><title type='text'>Kawasan Pasar Masih Macet</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;EMPAT LAWANG-&lt;/b&gt;Meskipun sudah berbagai tindakan dari instansi terkait untuk memperlancar arus di Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera, namun kawasan Pasar Tebing Tinggi kembali terjadi kemacetan. Oleh karena itu, pelebaran badan jalan dianggap salah satu antisipasi yang lebih efektif.&lt;br /&gt;Pantauan wartawan koran ini di lapangan, Senin (6/6), kemacetan kerap terjadi sejak pagi hingga siang. Hal ini akibat adanya kendaraan yang parkir di badan jalan dan banyaknya Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menggelar dagangannya di sekitaran jalan negara itu. Ironisnya, sejauh ini tidak ada petugas yang melakukan penertiban dan pengaturan lalu lintas. Beberapa kendaraan, baik yang berhenti sejenak ataupun parkir cukup lama, menambah penyebab kemacetan. Hal ini dikarenakan badan jalan yang sempit bertambah sempit.&lt;br /&gt;“Beberapa hari terakhir ini memang sering terjadi kemacetan. Entahlah kemana petugasnya, sudah jarang sekali terlihat di pasar ini,” ujar Effendi, salah seorang tukang ojek yang biasa mangkal di kawasan pasar itu.&lt;br /&gt;Ditambahkannya, kalau sebelumnya setelah adanya petugas khusus yang mengatur jalan memang sempat ada tampak hasilnya. Pengendara juga cukup mematuhi peraturan yang ada, karena akan dikenakan tilang. &lt;br /&gt;Namun, akhir-akhir ini sudah mulai banyak kendaraan yang parkir sembarangan, sehingga jalan menjadi macet. Hal senada dikatakan, Yuhendri, warga lainnya, cara yang lebih efektif untuk mencegah terjadinya kemacetan di kawasan pasar ini hanyalah dengan melakukan pelebaran jalan dan penyediaan tempat parkir khusus. Dengan demikian, kendaraan yang parkir tidak akan menganggu arus lalu lintas, selain itu badan jalan tidak begitu sempit.&lt;br /&gt;“Kalau kondisinya sekarang ini, ada satu kendaraan besar, seperti bus ataupun fuso, pastilah kemacetan tidak bisa dihindari. Ya, tentunya ini memerlukan pelebaran badan jalan ini,” terangnya.&lt;br /&gt;Kepala Dinas PU Empat Lawang, Ismail Hanafi melalui Kabid Bina Marga, Rubinsi mengatakan, Pemkab Empat Lawang sudah merencanakan pelebaran badan jalan ini, hanya saat ini belum bisa direalisasikan karena keterbatasan dana. Pihaknya sudah mengajukan dana pelebaran jalan tersebut ke pemerintah pusat.&lt;br /&gt;“Tahun 2010 yang lalu sudah dilakukan pelebaran jalan di depan perkantoran Pemkab Empat Lawang. Sebenarnya, pelebaran itu direncanakan hingga ke kawasan pasar, namun karena terkendala dana belum bisa direalisasikan,” pungkasnya.&lt;b&gt;(04)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-2115287860723144594?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/2115287860723144594/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2011/06/kawasan-pasar-masih-macet.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/2115287860723144594'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/2115287860723144594'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2011/06/kawasan-pasar-masih-macet.html' title='Kawasan Pasar Masih Macet'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-1315712688644570897</id><published>2011-06-07T02:45:00.000+07:00</published><updated>2011-06-07T02:45:04.306+07:00</updated><title type='text'>KPAD Gelar Lomba Pidato dan Dongeng</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-bZmS8-Jn-Ds/Te0uPEsbPOI/AAAAAAAADUs/0RD9vziJATo/s1600/8.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="215" src="http://2.bp.blogspot.com/-bZmS8-Jn-Ds/Te0uPEsbPOI/AAAAAAAADUs/0RD9vziJATo/s320/8.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;Foto : Firdaus/Empat Lawang Pos&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;SIMBOLIS: &lt;/b&gt;Wakil Bupati Empat Lawang, H Sofyan Djamal, memasangkan tanda peserta dalam lomba pidato Bahasa Inggris dan dongeng, Senin (6/6).&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;EMPAT LAWANG-&lt;/b&gt;Sebanyak 14 peserta dari tujuh kecamatan mengikuti lomba mendongeng dan pidato Bahasa Inggris yang diselenggarakan oleh Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi (KPAD) Kabupaten Empat Lawang. Acara ini langsung dibuka oleh Wakil Bupati Empat Lawang, H Sofyan Djamal.&lt;br /&gt;KPAD Empat Lawang, A Madjid mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya dalam menumbuh kembangkan gemar membaca melalui bacaan dan media untuk menanamkan cinta kebudayaan daerah serta menambah wawasan tentang pengetahuan luar sekolah untuk tingkat SD/MI dan SMA.&lt;br /&gt;“Oleh sebab itu, diharapkan dengan adanya lomba ini dapat menghasilkan siswa yang berprestasi dalam pidato Bahasa Inggris maupun dongeng untuk mewakili Kabupaten Empat Lawang,” ujarnya seraya mengingatkan nantinya siswa yang berhasil ini akan diberikan reward dan juga tropi.&lt;br /&gt;Dijelaskan Madjid, siswa siswi tingkat SD maupun SMA ini merupakan yang berprestasi dan telah mengikuti seleksi tingkat kecamatan serta diambil untuk juara satu, dua dan tiga. Akan tetapi, untuk lomba pidato pada tingkat kabupaten ini hanya juara I yang diperlombakan.&lt;br /&gt;“Lomba pidato Bahasa Inggris diikuti oleh tingkat SMA sedangkan SD/MI mengikuti perlombaan mendongeng,” jelasnya.&lt;br /&gt;Sementara itu, dalam sambutannya Wakil Bupati Empat Lawang, H Sofyan Djamal menyampaikan, maksud diadakan lomba ini adalah untuk menumbuh kembangkan minat dan budaya gemar membaca serta dalam rangka melestarikan khazanah budaya bangsa dan daerah Empat Lawang. Sehingga nantinya siswa yang terpilih untuk mewakili Kabupaten Empat Lawang di tingkat provinsi dapat mengenalkan lebih dekat kabupaten yang berslogan Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.&lt;br /&gt;“Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kegemaran masyarakat dalam membaca dan juga dapat memperluas wawasan maupun pengetahuan,” ujar Sofyan seraya menghimbau untuk dewan juri sebaiknya selektif dan profesional dalam menilai karena ini merupakan upaya pemerintah untuk mencari bibit berkualitas guna menjadi pemimpin masa depan Empat Lawang&lt;b&gt;.(04)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-1315712688644570897?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/1315712688644570897/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2011/06/kpad-gelar-lomba-pidato-dan-dongeng.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/1315712688644570897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/1315712688644570897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2011/06/kpad-gelar-lomba-pidato-dan-dongeng.html' title='KPAD Gelar Lomba Pidato dan Dongeng'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-bZmS8-Jn-Ds/Te0uPEsbPOI/AAAAAAAADUs/0RD9vziJATo/s72-c/8.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-679130556310804854</id><published>2011-06-07T02:44:00.003+07:00</published><updated>2011-06-07T02:44:23.005+07:00</updated><title type='text'>Camat Harapkan Tinjau Lokasi Wisata</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;EMPAT LAWANG-&lt;/b&gt;Dalam melihat potensi wisata yang ada di Kabupaten Empat Lawang terutama di Kecamatan Talang Padang tepatnya di Desa Ulak Dabuk adanya air terjun. Oleh karena itu, camat Talang Padang mengharapkan adanya intansi terkait untuk bisa meninjau lokasi wisata tersebut.&lt;br /&gt;Iskandar mengatakan, mengingat di Kecamatan Talang Padang saat ini belum memilki tempat wisata, maka dinas terkait dalam hal ini Dishubkominfo dan Pariwisata untuk bisa memanfaatkan ini dikarenakan muda-mudi yang ada di kecamatan ini memanfaatkan untuk bersantai dikantor camat terutama sore hari.&lt;br /&gt;“Maka dari itu, masyarakat Talang Padang mengharapkan agar potensi wisata air terjun di Desa Ulak Dabuk dapat di tinjau sehingga potensi wisata tersebut dapat dikatakan layak atau tidak layak untuk dibangun,” harap Iskandar kepada wartawan koran ini, Senin (6/6).&lt;br /&gt;Selain itu, apabila potensi air terjun tersebut layak untuk dimanfaatkan maupun dibangun, maka objek wisata di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati bertambah. Disamping itu, dapat meningkatkan dan menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun menjadi salah satu warga sekitar.&lt;br /&gt;“Ini merupakan potensi yang perlu ditinjau karena apabila memang layak maka kabupaten termuda di Sumsel ini akan menambahkan objek wisatanya,” ujarnya.&lt;b&gt;(04)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-679130556310804854?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/679130556310804854/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2011/06/camat-harapkan-tinjau-lokasi-wisata.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/679130556310804854'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/679130556310804854'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2011/06/camat-harapkan-tinjau-lokasi-wisata.html' title='Camat Harapkan Tinjau Lokasi Wisata'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-3959861054507242953</id><published>2011-06-07T02:44:00.001+07:00</published><updated>2011-06-07T02:44:01.698+07:00</updated><title type='text'>Lulus 100 Persen, Siswa MTS Sujud Syukur</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;EMPAT LAWANG-&lt;/b&gt;Kelulusan tingkat SMP/MTs yang telah dibagikan hasilnya Sabtu (4/6) lalu, membuat puluhan pelajar MTs Negeri Tebing Tinggi melakukan sujud syukur, dikarenakan hasil kelulusan dinyatakan MTs Negeri Tebing Tinggi lulus mencapai 100 persen. Selain itu, pelajar pun tidak melakukan hal yang dilarang seperti, coret baju, apapun pulang dengan kebut-kebutan. Hal ini diungkapkan Kepala Sekolah MTS Negeri Tebing Tinggi, Lambang Viktori.&lt;br /&gt;Selain itu, lanjutnya, kelulusan tahun ini juga merupakan peningkatan dari tahun sebelumnya siswa yang tidak lulus hanya empat orang dan 2011 ini terjadi peningkatan semua pelajar lulus semuanya sedangkan jumlahnya sebanyak 52 orang.&lt;br /&gt;“Untuk tahun ini MTS Negeri mempunyai kebanggaan tersendiri, mulai dari lulus 100 persen sebagai tanda terima kasih kepada yang kuasa siswa yang lulus sujud syukur bersama. Dan juga tidak kalah bangganya kami terhadap anak didik yaitu mematuhi peraturan dengan tidak mencoret baju,” ungkap Lambang kepada wartawan koran ini, Senin (6/6).&lt;br /&gt;Ditambahkannya, sebelum pengumuman kelulusan pihak sekolah menghimbau kepada pelajar agar tidak ada yang coretan dan kebutan di jalan, karena itu bukanlah contoh yang baik sebagai sekolah yang beragama ada baiknya peraturan tersebut dijalankan.&lt;br /&gt;“Sebelumnya kami telah berupaya dan Alhamdullilah semua murid mematuhinya,” ungkapnya.&lt;br /&gt;Dijelaskannya, untuk mencapai kelulusan 100 persen usaha yang dilakukan tidaklah mudah yaitu dengan menambah jam pelajaran, sehingga mereka harus belajar dengan giat. Tidak hanya itu siswa kelas IX belajar kelompok dengan membahas soal-soal.&lt;b&gt;(04)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-3959861054507242953?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/3959861054507242953/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2011/06/lulus-100-persen-siswa-mts-sujud-syukur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/3959861054507242953'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/3959861054507242953'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2011/06/lulus-100-persen-siswa-mts-sujud-syukur.html' title='Lulus 100 Persen, Siswa MTS Sujud Syukur'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-8738559843144409125</id><published>2011-06-07T02:43:00.001+07:00</published><updated>2011-06-07T02:43:40.453+07:00</updated><title type='text'>24 Peserta Wakili OSN Provinsi</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;EMPAT LAWANG-&lt;/b&gt;Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Empat Lawang, H Syahril melepas tim Olimpiade Sains Nasional (OSN) Kabupaten Empat Lawang yang akan bertarung pada OSN tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Pada gelaran OSN tingkat provinsi yang dijadwalkan berlangsung, 6 hingga 8 Juni mendatang.&lt;br /&gt;Menurut Syahril, Disdikbud akan terus mendorong agar siswa siswi kita dapat menunjukkan kemampuannya ditingkat provinsi maupun nasional, karena siswa merupakan pilihan terbaik. Oleh karena itu, diharapkan sebanyak 24 peserta ini jangan sampai terbebani ketika mewakili daerahnya.&lt;br /&gt;“24 siswa tingkat SMA ini merupakan yang terbaik dalam mewakili Empat Lawang untuk memperebutkan tiket menuju ke OSN tingkat nasional,” ujarnya seraya mengingatkan yang penting jangan terlalu berambisi untuk menjadi juara dan juga kemampuan siswa harus lebih ditingkatkan karena yang ikut OSN tersebut merupakan siswa pilihan masing-masing kabupaten/kota lainnya.&lt;br /&gt;Ditempat lain, Kasi Kurikulum, Jhonson menerangkan siswa berprestasi yang dinilai secara objebtif dan telah dilakukan seleksi secara umum melalui sekolah se-SMA Kabupaten Empat Lawang, bagi siswa yang mendapat predikat dengan nilai yang terbaik sesuai standar OSN, maka siswa tersebut diutus menjadi duta kabupaten/kota&amp;nbsp;yang akan diseleksi berikutnya ke tingkat provinsi.&lt;br /&gt;“Mata pelajaran yang akan diseleksi pada olimpiade sains yakni Matematika, Fisika, Bologi, Kimia, Komputer, Astronomi, Ekonomi, dan Kebumian. Setelah diseleksi, bagi siswa yang mendapat peringkat satu, dua dan tiga masing- masing mata pelajaran. Maka siswa tersebut berhak ikut serta diseleksi ke olimpiade sains tingkat provinsi,” jelasnya.&lt;br /&gt;Sebelumnya, mengenai persiapan&amp;nbsp;siswa, Jhonson mengatakan, melalui guru pembimbing, secara khusus dilakukan pembinaan mata pelajaran bagi siswa&amp;nbsp;yang mengikuti olimpiade sains, siswa dibimbing selama satu bulan penuh. Sehingga diharapkan mampu menjawab semua soal-soal yang disajikan&lt;b&gt;.(04)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-8738559843144409125?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/8738559843144409125/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2011/06/24-peserta-wakili-osn-provinsi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/8738559843144409125'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/8738559843144409125'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2011/06/24-peserta-wakili-osn-provinsi.html' title='24 Peserta Wakili OSN Provinsi'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-2657848047634436968</id><published>2010-11-12T02:51:00.001+07:00</published><updated>2010-11-12T02:51:29.964+07:00</updated><title type='text'>Tim Inspektorat Provinsi Periksa Penggunaan Bangub</title><content type='html'>&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG&lt;/strong&gt;- Guna memastikan hasil penggunaan dana bantuan gubernur (Bangub) di Empat Lawang, tim inspektorat provinsi Sumsel akan turun ke Empat Lawang. Evaluasi dan peninjauan dilakukan langsung ke masing- masing desa dengan laporan dari Kades. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Beberapa hari lalu tim inspektorat provinsi menelepon ke saya. Mereka berjumlah enam orang meminta izin datang ke Empat Lawang untuk pemeriksaan atas bantuan gubernur ke seluruh desa di Empat Lawang,” jelas Plt Sekda Empat Lawang, Nadjamuddin Zahier, Kamis (11/11). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkan Nadjamuddin, pemeriksaan dilakukan tim inspektorat provinsi itu merupakan pemeriksaan rutin. Dengan kata lain, seluruh desa itu dilakukan pemeriksaan. Jadi bukan hanya desa yang terindikasi penyalahgunaan anggaran. “Bukan hanya pemeriksaan sebatas desa yang terindikasi penyalahgunaan anggaran bangub, tapi seluruh desa akan diperiksa penggunaan bantuan anggaran,” jelasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk diketahui, Kabupaten Empat Lawang mendapatkan bantuan Gubernur Sumsel mencapai Rp 3.090.000.000 telah didistribusikan ke masing-masing rekening pemerintah desa untuk dikelola dan disampaikan sesuai dengan ketentuan. Bantuan itu diberikan secara simbolis oleh Gubernur Sumsel pada serangkaian agenda Hari Keluarga Nasional (Harganas) tingkat Sumsel serta bulan gotong royong dipusatkan di Empat Lawang pada 9 Agustus lalu. ”Sedikitnya Rp 3.090.000.000 telah dibagikan sesuai ketentuan kepada 156 desa dan kelurahan Empat Lawang,” ungkap Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Empat Lawang, Burhansyah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia meneruskan, sebagai salah satu syarat pencairan Bangub maka setiap desa dan kelurahan wajib menyampaikan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) masing-masing daerahnya sebelum dana bantuan lalu disampaikan ke Empat Lawang. Sesuai keputusan Gubernur Nomor 56 tahun 2010 tentang bantuan gubernur kepada segenap desa dan kelurahan. Untuk Empat Lawang memiliki 151 desa defenitif, tiga desa persiapan dan dua kelurahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masing masing desa mendapatkan bantuan sesuai ketentuan, diantaranya untuk desa defenitif masing-masing diberikan bantuan Rp 20 juta, desa persiapan diberikan bantuan masing-masing Rp 15 juta dan untuk masing-masing kelurahan bantuan Rp 12,5 juta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai teknis penggunaannya sudah ditetapkan untuk kepentingan dalam upaya kesejahteraan masyarakat. Diantaranya kegiatan PKK, posyandu, karang taruna, dana produktifitas desa, administrasi penyelenggaraan desa, dan operasional BPD serta dana lainnya untuk tingkat kelurahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Pembagian dana sudah ditetapkan sesuai keputusan gubernur, jadi nanti setelah dapat harus digunakan sesuai ketentuan yang sudah diatur dan jangan menyimpang,” imbuhnya&lt;strong&gt;.(02)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-2657848047634436968?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/2657848047634436968/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/11/tim-inspektorat-provinsi-periksa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/2657848047634436968'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/2657848047634436968'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/11/tim-inspektorat-provinsi-periksa.html' title='Tim Inspektorat Provinsi Periksa Penggunaan Bangub'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-4658745701614995899</id><published>2010-10-25T05:02:00.003+07:00</published><updated>2010-10-25T05:02:48.615+07:00</updated><title type='text'>Jalan Desa Kota Gading Kembali Longsor</title><content type='html'>&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG-&lt;/strong&gt; Akibat tergerus derasnya aliran Sungai Musi, jalan kabupaten di Desa Kota Gading Kecamatan Tebing Tinggi kembali longsor. Hingga saat ini, sekitar 100 meter lebih kondisi badan jalan hanya sekitar satu meter dari tepi sungai, bahkan pada beberapa titik akses itu, tanah penahan badan jalan sudah mengantung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sejak beberapa bulan terakhir, tanah penahan pinggir jalan sebelah sungai terus longsor. Kami khawatir jika terus terjadi, jalan ini akan terputus,” ungkap Mar (32) warga Desa Kota Gading kepada wartawan koran ini, Minggu (24/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakannya, dengan kondisi itu, diharapkan dapat dibangunkan tembok penahan atau setidaknya berupa beronjong penahan pada bagian sisi sungai. Saat ini jarak antara sungai dan badan jalan dengan lebar lebih kurang tiga meter itu hanya tinggal beberapa centimeter. Diantranya beberapa titik posisi badan jalan sudah menggantung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hal ini terjadi mutlak karena alam, tanah dipinggir tau sisi jalan tergerus aliran air Sungai Musi. Terutama saat musim penghujan, longsoran tanah tanpa penahan itu terus terjadi,” kata Mar seraya berharap dapat segera diperhatikan pemerintah, agar akses menuju empat desa yaitu, Kota Gading, Baturaja Lama, Baturaja Baru dan Sugi Waras tidak terputus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, Kades Kota Gading, Marsidi mengatakan, untuk kondisi badan jalan sudah tidak menjadi kendala. Karena setelah dilakukan pengaspalan sejak satu tahun terakhir akses jalan menuju empat desa itu mulai lancar. Tetapi dengan kondisi badan jalan yang terancam lonsor, setidaknya warga didaerah itu mulai resah. Dalam hal ini pengajuan untuk pembangunan beronjong sudah disampaikan melalui Kecamatan Tebing Tinggi. Diharapkan dapat segera diperhatikan untuk kepentingan masarakat empat desa disekitarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Usulan sudah kami sampaikan melalui kecamatan, untuk dibagian hilir lokasi rawan longsor sudah dilakukan pembangunan beronjong. Tetapi memang tidak menyentuh lokasi itu, karenanya kami harap dapat dibangun sebelum akses jalan ini nantinya longsor dan terputus,” harap Marsidi seraya mengatakan, setidaknya saat ini sduah mencapai ribuan warga yang melintas dijalan itu, karena merupakan akses utama empat desa disekitarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantauan wartawan koran ini, sepanjang jalan memang sebagian besar berada dipinggiran Daerah Aliran Sungai (DAS) Musi. Setidaknya 100 meter badan jalan memang sudah cukup dekat dengan tepi sungai, bahkan saat ini jaraknya hanya beberpa sentimeter dan ada juga sebagian titik yang posisi badan jalanya sudah mengantung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika tidak diantisipasi dengan tembok penahan atau beronjong, dikhawatirkan aliran air akan terus menggerus tanah dipinggiran jalan dan mengakibatkan longsor kembali sehingga badan jalan berpotensi terputus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umumnya warga sekitar lokasi menggakui, longsornya tanah dipinggiran jalan murni karena tergerus sungai. Beruntung sat ini belum memasuki musim penghujan, dikhawatirkan saat musim penghujan aliran sungai akan semakin deras dan menggerus sisi tanah penahan badan jalan. Karenanya untuk antirisipasi warga berharap dibangun tembok penahan atau beronjong dilokasi yang berpotensi longsor tersebut&lt;strong&gt;. (02)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-4658745701614995899?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/4658745701614995899/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/jalan-desa-kota-gading-kembali-longsor.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/4658745701614995899'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/4658745701614995899'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/jalan-desa-kota-gading-kembali-longsor.html' title='Jalan Desa Kota Gading Kembali Longsor'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-8373078466847933909</id><published>2010-10-25T05:02:00.000+07:00</published><updated>2010-10-25T05:02:18.139+07:00</updated><title type='text'>Marwan Mulyadi Terpilih Aklamasi</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TMSs5d4-o7I/AAAAAAAADO4/yGHyb9aogyM/s1600/e.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="181" nx="true" src="http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TMSs5d4-o7I/AAAAAAAADO4/yGHyb9aogyM/s320/e.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;f-Saukani/Empat Lawang Pos&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;SAMBUT : Wakil Bupati Empat Lawang, H Sofyan Djamal dan sejumlah petinggi PAN, disambut tarian khas daerah saat menghadiri Musda II DPD PAN Empat Lawang. Foto diabadikan, Sabtu (23/10)&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG-&lt;/strong&gt; Dari sedikitnya 194 suara pada bursa pemilihan Ketua DPD PAN Empat Lawang, dilakukan secara aklamasi. Empat kandidat calon ketua, sepakat mendukung Marwan Mulyadi sebagai Ketua DPD PAN Empat Lawang periode 2010-2015. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua MPP PAN Empat Lawang, Joncik Muhammad mengatakan, Musda II PAN Empat Lawang berakhir dengan sistem pemilihan aklamasi. Dari lima calon yang ikut bursa pemilihan ketua yakni Alhadidi Denin, Holil, Wancik Riksa, Marwan Mulyadi dan Marliani Leti. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semuanya mendukung Marwan untuk menjadi ketua DPD PAN Empat Lawang periode 2010-2015. “Kader PAN yang berhak untuk memilih sebanyak 194 suara, terdiri dari pengurus ranting ditingkat desa, cabang ditingkat kecamatan, dan daerah ditingkat kabupaten, serta wilayah ditingkat provinsi dan perwakilan dari pusat, semua menunjukkan saudara Marwan Mulyadi sebagai ketua DPD PAN Empat Lawang,” jelas Joncik usai dari pelaksanaan Musda II PAN Empat Lawang, Sabtu (23/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakannya, meskipun saat ini dirinya tidak lagi menjabat sebagai ketua DPD PAN di Empat Lawang, bukan berarti selesai pula untuk pengabdian di Empat Lawang. Bahkan sebagai orang yang dipercaya masyarakat Muara Pinang dan Lintang Kanan untuk menjadi anggota DPRD Empat Lawang harus bercibaku membangun Empat Lawang. Bersama dengan pemerintah eksekutif dan stakeholder dinas, badan, kantor Empat Lawang yang ada pihaknya pun turut memberikan kontribusi yang nyata. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Setelah 10 tahun lebih menjadi ketua PAN baik di Lahat hingga di Empat Lawang, bukan berarti akhir dari pengabdian untuk Empat Lawang. Melainkan lebih besar lagi untuk pemberian pengabdian bagi masyarakat di bumi Saling Keruani Sangi Kerawati,” terangnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskannya, hal ini harus diperhatikan bagi semua kader PAN yang ada ditingkat ranting dan cabang se Empat Lawang. Yang paling utama bagi ketua PAN yang terpilih secara aklamasi, seyoganya tetap melanjutkan roda-roda kepemimpinan dan melahirkan pemimpin visioner yang ada di tubuh PAN. Terutama rekruitmen kader yang memiliki jiwa leadership, tangguh dan profesional. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“PAN merupakan partai yang terbesar kedua di Empat Lawang, jadi kader PAN harus menempa diri untuk ikut membangun Empat Lawang. Terutama bagi kader yang sudah diamanahkan menjadi anggota DPRD harus siap berkomitmen membangun Empat Lawang untuk masyarakat, juga berkomitmen untuk mendidik kader penerus PAN. Bila tak sanggup untuk menunaikan program masyarakat ya diharapkan mundur saja,” imbuhnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua DPD PAN Empat Lawang Marwan Mulyadi mengatakan, pada tahap awal pihaknya akan merapatkan barisan bersama kader PAN yang ada dikecamatan-kecamatan Empat Lawang yakni pengurus Cabang. Dalam kurun waktu dua bulan kedepan, pihaknya akan membantu suksesi musyawarah cabang (Muscab) untuk pemilihan ketua ditingkat tujuh kecamatan Empat Lawang. Selanjutnya meneruskan perjuangan partai untuk melakukan program kerja internal dan eksternal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Insya Allah kita sukseskan muscab ditingkat tujuh kecamatan, selanjutnya bisa membahas program kerja untuk kader internal partai dan eksternal kita persembahkan untuk masyarakat Empat Lawang,” kata Marwan&lt;strong&gt;.(02)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-8373078466847933909?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/8373078466847933909/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/marwan-mulyadi-terpilih-aklamasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/8373078466847933909'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/8373078466847933909'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/marwan-mulyadi-terpilih-aklamasi.html' title='Marwan Mulyadi Terpilih Aklamasi'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TMSs5d4-o7I/AAAAAAAADO4/yGHyb9aogyM/s72-c/e.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-3751708651805913376</id><published>2010-10-25T05:01:00.001+07:00</published><updated>2010-10-25T05:01:17.795+07:00</updated><title type='text'>337 Pelajar SMP Terima BSM Pusat</title><content type='html'>&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG-&lt;/strong&gt; Sedikitnya 337 siswa sekolah menengah pertama (SMP) menerima beasiswa dari pemerintah pusat pada 2010-2011. Beasiswa itu terdapat pada program Bantuan Siswa Miskin (BSM) menggunakan anggaran pemerintah pusat. Hal ini dikatakan Kabid Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan (Disdik) Empat Lawang, Saiful Effendi melalui Kasi Kurikulum Jhonson, kepada wartawan koran ini, Jumat (22/10). “Saat pengusulan siswa yang mendapatkan beasiswa dari kepala sekolah. Kemudian kita kirimkan datanya ke pemerintah pusat,” terangnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskannya, proses pencairan anggaran beasiswa langsung diberikan dari pemerintah pusat melalui Dinas Pendidikan provinsi Sumsel dan masuk ke rekening masing-masing pihak sekolah. Kemudian dari pihak sekolah memberikannya kepada siswa yang bersangkutan. “Jangan sampai beasiswa tersebut dilakukan pemotongan oleh pihak sekolah. Bila ada informasi yang menyebutkan terjadi pemotongan beasiswa, maka pihaknya tidak segan-segan untuk turun ke lapangan,” jelas Jhonson seraya mengatakan pencairan anggaran beasiswa BSM itu sebesar Rp 550 ribu persiswa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dalam pencairannya langsung diberikan seratus persen kepada siswa yang bersangkutan,” sambungnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkan Jhonson, anggaran BSM bukan hanya sekedar diterima. Melainkan ada laporan pertanggung jawaban yang harus dibuat secara sistematis oleh pihak sekolah. Makanya, pada saat beasiswa tersebut diberikan ke siswa yang bersangkutan, diharapkan ada bukti serah terimanya. Kemudian penggunaan beasiswa pun harus tepat dan sesuai dengan sasaran. Nah, ini juga harus dibuktikan dengan kwitansi pembelian. Misalnya, membeli, alat perlengkapan sekolah, baju sekolah, dan sebagainya. “Diupayakan laporan pertanggung jawaban itu kita terima akhir Oktober ini. Karena selanjutnya akan dilakukan pencairan semester dua oleh pemerintah pusat,”pungkas Jhonson&lt;strong&gt; (02)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-3751708651805913376?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/3751708651805913376/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/337-pelajar-smp-terima-bsm-pusat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/3751708651805913376'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/3751708651805913376'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/337-pelajar-smp-terima-bsm-pusat.html' title='337 Pelajar SMP Terima BSM Pusat'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-7624911126091647548</id><published>2010-10-22T05:45:00.001+07:00</published><updated>2010-10-22T05:45:11.558+07:00</updated><title type='text'>PPTK Pengawas Proyek Jangan Asal Teken</title><content type='html'>&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG-&lt;/strong&gt; Memperhatikan perkembangan pembangunan saat ini, Pemerintah Empat Lawang memberikan ultimatum tegas kepada Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan pengawas proyek pembangunan. Mereka dilarang memberikan tanda tangan (teken, red) saat kontraktor ingin melakukan pencairan anggaran bila pengerjaan proyek tidak sesuai dengan Rancangan Anggaran Biaya (RAB). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“PPTK dan Pengawas proyek pembangunan jangan sembarang teken, kalau pengerjaan proyek pembangunan yang dilakukan kontraktor tidak sesuai,”ujar Wakil Bupati Empat Lawang, H Soyfan Djamal ketika memberikan pembinaan kepada PPTK dan pengawas proyek pembangunan Empat Lawang, Kamis (21/10). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, tugas PPTK dan badan pengawas itu sangatlah berat. Makanya jangan sampai salah mengambil langkah ketika proses pencairan anggaran namun tidak menunaikan tugas sebelumnya. Salah satu tugas yang harus dilakukan adalah ketika kontraktor menyampaikan laporan pengerjaan. Maka pengawas proyek harus turun ke lapangan dan meninjau secara detail dari pengerjaan proyek yang dilakukan kontraktor. Selanjutnya melaporkan secara objektif kepada PPTK terhadap hasil pengawasannya. “Bila sesuai dengan RAB, PPTK baru bisa ditandatangani. Namun bila tak sesuai dengan RAB, maka PPTK dan pengawasn proyek jangan sampai menandatanganinya,” jelas Sofyan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika PPTK dan pengawas proyek salah dalam mengambil langkah. Hal ini dapat membawa dampak kerugian bagi negara salah satunya dalam hal anggaran, kemudian bisa merugikan dirinya sendiri, salah satunya bisa masuk dalam penjara. Diharapkan PPTK dan pengawas proyek jangan sampai berurusan dengan ranah hukum. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maaf bukan bermaksud menakut-nakuti. Hal ini patut menjadi bahan pedoman bagi PPTK dan pengawas proyek dalam menjalankan tugasnya. Karena dikhawatirkan mereka nanti salah dalam menjalankan tugasnya. Terutama dalam hal proyek pembangunan Empat Lawang,” kata Sofyan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana bila PPTK dipaksa menandatangani laporan proyek pembangunan? Sofyan mengatakan, tidak ada istilah pemaksaan bagi PPTK dan pengawas untuk menandatangani laporan proyek pembangunan. Bila hal ini terjadi, maka sebaiknya PPTK dan pengawas laporkan kepada pemerintah. Yang jelas, pada hakikatnya PPTK dan pengawas proyek berhak untuk menolak menandatangani pengerjaan proyek pembangunan bila tidak sesuai dengan perencanaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami siap menerima laporan dari PPTK dan pengawas bila ada pihak yang memaksa meminta tandatangan namun pengerjaannya tidak sesuai,” imbuhnya&lt;strong&gt;. (02)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-7624911126091647548?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/7624911126091647548/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/pptk-pengawas-proyek-jangan-asal-teken.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/7624911126091647548'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/7624911126091647548'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/pptk-pengawas-proyek-jangan-asal-teken.html' title='PPTK Pengawas Proyek Jangan Asal Teken'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-3494081839476575833</id><published>2010-10-20T05:22:00.002+07:00</published><updated>2010-10-20T05:22:38.680+07:00</updated><title type='text'>Warga Dihebohkan Isu Sungai Musi Ketubean</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TL4aKDHO1nI/AAAAAAAADM4/VwA2BpCoGZI/s1600/b.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ex="true" src="http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TL4aKDHO1nI/AAAAAAAADM4/VwA2BpCoGZI/s1600/b.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TL4aKDHO1nI/AAAAAAAADM4/VwA2BpCoGZI/s1600/b.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ex="true" src="http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TL4aKDHO1nI/AAAAAAAADM4/VwA2BpCoGZI/s1600/b.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;f-Saukani/Empat Lawang Pos&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;KETUBEAN :&lt;/strong&gt; Sejumlah warga turun kesungai musi untuk mencari ikan, karena kondisi air sungai menjadi keruh dan sempat diduga telah terjadi ketubean belerang. Foto diabadikan Selasa (19/10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG-&lt;/strong&gt; Sungai musi mendadak ramai, sejumlah warga Empat Lawang khususnya di daerah pinggiran aliran sungai (DAS) turun. Pasalnya beredar isu terjadinya keracunan aliran sungai oleh belerang (ketubean, red), sehingga warga dengan peralatan menangkap ikan mulai melakukan aktifitas menyisiri sepanjang aliran sungai musi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun warga kecele (kecewa, red), karena ketubean bukan lantaran belerang, tapi disebabkan adanya peningkatan kekeruhan air sungai, karena debet aliran sungai yang semakin menurun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau dari kekeruhan sungai memang seperti terjadi ketubean, tapi tidak ada bau belerang, ikan pun tidak ada yang mati, ya terpaksa hanya kedinginan berendam di sungai,” keluh Dirman (32) warga Tebing Tinggi, saat berbincang dengan wartawan koran ini, Selasa (19/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diakuinya, ketubean memang kerap terjadi, bisanya hampir setiap tahun air sungai mengandung zat belerang. Sehingga banyak biota sungai seperti ikan dan udang yang mabuk bahkan mati, ini menjadi kesempatan bagi warga untuk mendapatkan ikan dalam jumlah cukup banyak. “Kendati bukan ketubean belerang, masih banyak warga yang mendapatkan ikan. Karena dengan kondisi kekeruhan sungai saat ini, banyak ikan yang ikut mabuk dan berenang kearah pinggiran,” katanya seraya mengatakan meskipun sudah selama dua jam dirinya mencari ikan, tetap saja dapat sedikit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senada dikatakan, Yanto (37) warga lainnya, kekecewaan memang dirasakan karena harapan mendapatkan ikan banyak tidak tercapai. Dikatakannya, kekeruhan sungai memang terjadi, tetapi dirinya tidak mencium bau belerang ataupun ikan yang mati. Setidaknya kepalang sudah basah, pencarian ikan terus dilakukan walaupun hasilnya tidak sesuai harapan. “Sungai musi memang semakin dangkal, jadi tingkat kekeruhan mudah terjadi. Apalagi kondisinya banyak warga yang terjun mencari ikan, tentu air akan semakin keruh dan kotor,” katanya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan cuaca panas dan angin kencang saat ini, potensi terjadi ketubean sungai memang dapat terjadi. Karena biasanya pada kondisi inilah, luapan dari belerang pegunungan dapat mengalir melalui Sungai Bayau Gunung Meraksa Lama Kecamatan Pendopo. Karena aliran air belerang memang berasal dari sungai itu, selanjutnya bermuara ke sungai musi dan mengalir hingga kedaerah hilir. “Meskipun sungai keruh, tetapi tidak membahayakan karena belerang dapat menyembuhkan penyakit kulit. Karenanya kalau terjadi ketubean, banyak warga yang turun kesungai bukan hanya mencari ikan tetapi untuk pembersihan penyakit kulit juga baik,” imbuhnya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Kepala Bapedalda Empat Lawang, H Siregar mengatakan, ketubean merupakan fenomena alam yang tidak mungkin bisa dihindarkan, begitu juga mengenai kekeruhan sungai akan memang dapat terjadi setiap saat. “Kami akan koordinasi dengan Bapedalda provinsi untuk mengecek ke lapangan. Namun mudah-mudahan kondisi air demikian tidak akan berlangsung lama,” terangnya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantauan wartawan koran ini, kondisi aliran sungai musi hingga saat ini semakin dangkal, bahkan pada beberapa lokasi sudah membentuk pulAu kecil ditengah sungai. Sementara tingkat kekeruhan terjadi sudah sejak beberapa hari terakhir, bahkan aliran sungai mulai mengandung lumpur. setidaknya tingkat kekeruhan sungai ini diperkirakan merupakan dampak dari ketubeaan aliran zat belerang, kareannya warga beramai-ramai turun kesungai untuk mencari ikan. &lt;strong&gt;(02)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-3494081839476575833?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/3494081839476575833/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/warga-dihebohkan-isu-sungai-musi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/3494081839476575833'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/3494081839476575833'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/warga-dihebohkan-isu-sungai-musi.html' title='Warga Dihebohkan Isu Sungai Musi Ketubean'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TL4aKDHO1nI/AAAAAAAADM4/VwA2BpCoGZI/s72-c/b.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-1918216077290789969</id><published>2010-10-20T05:21:00.003+07:00</published><updated>2010-10-20T05:21:50.200+07:00</updated><title type='text'>Penggunaan Dana BOS Harus Transparan</title><content type='html'>&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG-&lt;/strong&gt;Penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), harus dikelola secara transparan. Setidaknya hal ini sebagai antisipasi dampak terjadinya penyimpangan dalam pengelolaan bantuan tersebut. &lt;br /&gt;Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Empat Lawang, H Aminuddin Bahar melalui Koordinator dana BOS Empat Lawang, Roaisyah Hidayah, kepada wartawan koran ini, Selasa (19/10) menjelaskan. “Dalam penggunaan dana bantuan, diharapkan dapat dikelola secara jelas dan transparan. Secara umum harus sesuai petunjuk teknis, atau dlakukan pembahasan dan rapat oleh pihak sekolah dalam menentukan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (RAPBS),” Jelas Roaisyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih jauh Roaisyah menerangkan, Pihak sekolah harus menyampaikan setiap dana bantuan yang masuk. Setidaknya dapat dipajang melalui papan pengumuman. Dengan demikian dapat diketahui oleh berbagai pihak termasuk komite sekolah dan dewan guru, agar dalam penggunaannya dapat secara jelas. “Terkadang karena kurang transparan dalam penggunaannya, ini dapat menimbulkan masalah dan ketidakpercayaan dari segenap warga sekolah itu. Bahkan bukan tidak mungkin, berpotensi terjadi penyimpangan,” jelas Roaisyah Hidayah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, kepala sekolah hendaknya tidak tertutup dalam pengelolaan dana yang ada. Selain melalui penyampaian laporan pertanggungjawaban yang jelas, dalam penggunaan dan penerapannya harus bisa dikoordinasikan terlebih dahulu dengan pihak sekolah lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Untuk berbagai laporan penyimpangan, kami akan cek lebih dahulu ke lokasi sekolah tersebut. Jika memang terbukti akan dikenakan sanksi pengembalian sesuai dana yang dipakai, termasuk sanksi tegas lainnya merupakan kebijakan Bupati Empat Lawang melalui Dinas Pendidikan,” imbuhnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, selama masa reses Anggota DPRD Empat Lawang, Daerah Pilih (Dapil) IV, mendapatkan laporan kejanggalan dalam penggunaan BOS. Salah satunya di Sekolah Dasar Negeri 12, Desa Tanjung Agung Kecamatan Ulu Musi. Karena berdasarkan hasil sidak yang dilakukan, dana tersebut tidak berfungsi secara maksimal, selain itu realisasinya pun tidak maksimal. “Bersama delapan orang anggota Dapil IV, kami mendatangi langsung dan melihat kondisi di lapangan. Dari hasil itu ditemukan kejangalan yang berada di sekolah dari guru-guru dan bukti di sekolah. Ironisnya guru yang ada di sekolah tersebut tidak mengetahui keberadaan dana BOS yang ada,” M. Holil, Anggota DPRD Dapil IV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskannya, kejanggalan lainnya terdapat pada pencairan dana, menurut pengakuan guru pencarian tersebut tidak diketahui bendaharanya padahal untuk bisa mendapatkan uang tersebut, haruslah ada tanda tangan kepala sekolah dan bendahara. “Kami juga merasa curiga dengan pencairan dana tersebut seharusnya apabila ada pencairan harusnya ada dua tanda tangan Kepala Sekolah dan bendahara, namun bendahara sendiri mengaku tidak pernah menandatangani untuk pencairan dana yang diberikan pemerintah pusat,” terangnya seraya mengatakan, dalam penggunaan dana BOS kedepan. Diharapkan dapat dilakukan pengawasan secara ketat, selain itu pihak sekolah harus mengelola secara transparan. &lt;strong&gt;(02)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-1918216077290789969?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/1918216077290789969/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/penggunaan-dana-bos-harus-transparan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/1918216077290789969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/1918216077290789969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/penggunaan-dana-bos-harus-transparan.html' title='Penggunaan Dana BOS Harus Transparan'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-8619886607346717410</id><published>2010-10-20T05:21:00.000+07:00</published><updated>2010-10-20T05:21:05.923+07:00</updated><title type='text'>Jalan Licin, Pick up Terperosok</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TL4ZwfMVXhI/AAAAAAAADM0/y61sY1rUEk0/s1600/a.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ex="true" src="http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TL4ZwfMVXhI/AAAAAAAADM0/y61sY1rUEk0/s1600/a.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;f-Saukani/Empat Lawang Pos&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;TERPEROSOK : &lt;/strong&gt;Sejumlah warga berupaya mengevakuasi, satu unit mobil pick up profit yang terperosok di Jalinsumteng Desa Tanjung Kupang Tebing Tinggi, Selasa (19/10).&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG-&lt;/strong&gt; Kecelakaan lalu lintas tunggal kembali terjadi, kali ini dikawasan Jalinsumteng Desa Tanjung Kupang Kecamatan Tebing Tinggi. Diduga karena kondisi badan jalan yang licin dan banyaknya batu koral bertebaran dibadan jalan, mobil pick up merk Mitsubishi Colt Diesel L300 Nopol B 7925 JX dari Jakarta dengan tujuan Padang, Sumatera Barat, terperosok. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lakalantas itu terjadi, Selasa (19/10) sekitar pukul 17.00, beruntung sang sopir, Ujang (48) tidak mengalami luka parah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi yang dihimpun wartawan koran ini di lokasi menyebutkan, mobil yang membawa Ekspedisi salah satu dealer di Jakarta dengan tujuan ke Padang, Sumatera Barat, lalu mobil itu terperosok ke sisi kanan jalan, akibat tergelincir setelah melindas tumpukan batu koral dari penggalian pemasangan kabel optik di tepi jalan yang menutupi sebagian badan jalan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seketika mobil pick up itu berbalik arah ke arah Lahat lalu terperosok. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kondisi kendaraan ringsek berat pada sisi kiri kendaraan, serta ban pecah. “Mobil tergelincir karena adanya koral yang menutupi badan jalan itu, seketika mobil berputar lalu terperosok. Ya, karena koral ini jalanan menjadi licin, apalagi berada pada jalan yang menikung,” ungkap Ujang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pantauan beberapa hari terakhir ini, disepanjang Jalinsumteng dan jalan provinsi penghubung antar kecamatan banyak di tutupi oleh koral serta tanah, baik dari pembuangan galian ataupun tumpukan material bangunan, seperti aspal yang berada di sisi kiri dan kanan jalan ataupun bangunan lainnya. Selain itu, ada beberapa material ataupun tanah yang tumpah dari pengangkutan kendaraan proyek. Hal ini tentu sangat membahayakan pengendara, karena bisa menyebabkan pengendara tergelincir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolsek Tebing Tinggi, AKP Suparlan melalui Kanit Lantas, Iptu M.Ali Rahman ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya belum mendapat informasi adanya kendaraan yang terperosok itu. Selama ini pihaknya belum ada koordinasi dari pihak kontraktor yang mengerjakan penggalian untuk pemasangan kabel optik itu. “Kalau mereka berkoordinasi, kami bisa memberi arahan kepada mereka agar tidak membuang tanah galian itu ke badan jalan, karena bisa membahayakan pengguna jalan yang melewatinya. Seharusnya, tidak boleh membuang tanah atau apapun ke badan jalan,” terang Ali, seraya kembali mengimbau agar para pengendara dapat berhati hati, kurangi kecepatan sesuai ketentuan normal dan mematuhi peraturan lalu lintas yang ada&lt;strong&gt;. (02)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-8619886607346717410?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/8619886607346717410/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/jalan-licin-pick-up-terperosok.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/8619886607346717410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/8619886607346717410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/jalan-licin-pick-up-terperosok.html' title='Jalan Licin, Pick up Terperosok'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TL4ZwfMVXhI/AAAAAAAADM0/y61sY1rUEk0/s72-c/a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-6322632095443886856</id><published>2010-10-15T04:49:00.000+07:00</published><updated>2010-10-15T04:49:35.298+07:00</updated><title type='text'>Satu Bulan Tidak Pulang ke Rumah</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: white; font-family: Helvetica; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="color: white; font-family: Helvetica; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="color: white; font-family: Helvetica; font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: white; font-family: Helvetica; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="color: white; font-family: Helvetica; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="color: white; font-family: Helvetica; font-size: x-small;"&gt; &lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TLd65Ss2kjI/AAAAAAAADMM/fWp4RrOjckE/s1600/i.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ex="true" src="http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TLd65Ss2kjI/AAAAAAAADMM/fWp4RrOjckE/s1600/i.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Ariyadi &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Ariyadi&lt;/span&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;TEBING TINGGI-&lt;/strong&gt; Warga Kawasan Tanjung Beringin, Kecamatan Tebing Tinggi Ariyadi bin Rustam (30) diduga hilang bersama sebuah mobil Daihatsu Xenia warna abu-abu Nopol BG 1685 NP. Hingga saat ini belum diketahui keberadaannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak keluarga berharap kepada orang yang mengetahui keberadan Aryadi segera menghubungi ke No Hp 081271440809 atau pihak kepolisian. Diceritakan adik kandung Ariyadi, Enka Sugianto (26), Kamis (14/10), saudaranya itu berangkat dari Kota Tebing Tinggi tanggal 13 September 2010 yang lalu menuju ke Yokyakarta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepulang dari Yogyakarta, Ariyadi yang saat itu mengenakan kemeja putih pendek bergaris dan span levis pendek sempat mampir ke rumah mertuanya di Desa Talang Padang, Kecamatan Prengsewu, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Bandar Lampung tanggal 17 September 2010. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya pihak keluarga hilang kontak, hingga saat saudaranya belum sampai ke Tebing Tinggi. Bahkan tidak tahu kabar beritanya. “Kami sudah berusaha mencari, semua Polsek di Lampung sudah kita laporkan mengenai hilangnya saudara bersama mobilnya itu. Kami minta siapa yang menemukan agar bisa menghubungi kami atau langsung ke pihak kepolisian,” harapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, tidak ada indikasi perampokkan ataupun yang lainnya dilakukan oleh keluarga yang mencarter mobil itu. Namun terlepas dari itu, ada kemungkinan lain, seperti perampokkan dalam perjalanan Bandar Lampung-Empat Lawang atau ada kecelakaan lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dia itu saudara kandung saya, jadi tidak mungkin kalau ingin melarikan mobil, kalau ada masalah lain, pasti ia akan mengabari. Ya, sudah pas sebulan ia berangkat, sampai sekarang keberadaannya tidak kita ketahui, kami sudah tidak tahu berbuat apalagi, berbagai usaha dilakukan sampai menemui orang pintar namun belum ada hasilnya,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskannya, ciri-ciri fisik saudaranya itu, yakni perawakannya kurus tinggi sekitar 165 cm serta berat badan sekitar 55 Kg, rambut lurus pendek tegak, muka lonjong, hidung sedikit mancung dan berkumis tipis, kulit kuning langsat. Ciri khusunya, yakni mempunyai ginsul (gigi tingkik) kanan atas serta memiliki tahi lalat bagian pundak belakang cukup besar serta ditumbuhi rambut. Sedangkan nomor mesin (Nosin) mobil yang dikemudikan DF 38587 serta nomor rangka (Noka) MHKVIRAJAKO5. “Memang Nokanya semuanya tidak terbaca, karena STNK yang ada foto kopiannya saja. Sedangkan yang asli dibawa, STNK tersebut atas nama Setiarsi dengan alamat Lorong Jaya Sempurna 01 RT 27/9 Palembang,” terangnya.&lt;strong&gt; (K-3)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-6322632095443886856?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/6322632095443886856/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/satu-bulan-tidak-pulang-ke-rumah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/6322632095443886856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/6322632095443886856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/satu-bulan-tidak-pulang-ke-rumah.html' title='Satu Bulan Tidak Pulang ke Rumah'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TLd65Ss2kjI/AAAAAAAADMM/fWp4RrOjckE/s72-c/i.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-2987155190041495511</id><published>2010-10-15T04:48:00.002+07:00</published><updated>2010-10-15T04:48:33.218+07:00</updated><title type='text'>Raperda Kependudukan Kembali Dibahas</title><content type='html'>&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG-&lt;/strong&gt; Guna menciptakan tertib administrasi kependudukan, harus dilengkapi dengan ketentuan yang membatasi terjadinya kesalahan dalam pendataan. Salah satunya atas penggunaan kartu tanda penduduk (KTP) ganda, yang memang bertentangan dengan undang undang kependudukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sistem kependudukan harus diterapkan secara jelas, jangan sampai masih terjadi kecolongan masyarakat memiliki KTP ganda. Bukan hanya dari segi negatif tindak kriminalitas, bahkan dapat berakibat kerancuan dalam pendataan jumlah penduduk disetiap daerah,” terang Wakil Ketua 1 DPRD Empat Lawang, Joncik Muhammad. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, untuk memperjelas konsef inilah pihaknya kembali membahas rancangan peraturan daerah (raperda) tentang kependudukan di Empat Lawang. Setidaknya dengan disahkannya raperda, dapat diatur ketetapan yang jelas dalam pendataan kependudukan. Sehingga dapat menghidari dampak kepemilikan KTP ganda, serta berbagai kesalahan pendataan lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dalam hal ini sanksi tegas harus diterapkan, jika memang ditemukan kepemilikan KTP ganda. Karenanya diharapkan masyarakat dapat memahami, sehingga tidak berniat menggandakan identitasnya,” terangnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ditanya mengenai kebijakan agar pejabat pemerintah dan pegawai harus memiliki KTP Empat Lawang, serta berdomisili di bumi Saling Keruani Sangi Kerawatim, Jonick mengatakan, dirinya sependapat karena secara umum dapat meningkatkan kinerja dalam menjalankan tugas. Setidaknya merupakan tanggungjawab moral, untuk mengabdi di Empat Lawang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika memiliki KTP dan tinggal di Empat Lawang, setidaknya dapat dietahui secara jelas adanya peningkatan jumlah penduduk saat ini. Sehingga dalam perkembangan system perekonomian, peredaran uang akan berputar di Empat Lawang dan akan memberikan keuntungan bagi masyarakat,” kata Joncik seraya menambahkan, bukan hanya pengabdian tugas saja, tetapi orangnya juga harus berniat tulus menjadi warga Empat Lawang. Tidak hanya pejabat dan pemerintahan lainnya, CPNS dan PNS juga harus menerapkan hal yang sama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri melalui Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Empat Lawang sebelumnya mengatakan, larangan menggunakan atau memilki Kartu Tanda Penduduk (KTP) lebih dari satu terus ditekankan. Karenanya sesuai dengan Undang Undang nomor 23 tahun 2006 pasal 97 serta Peraturan Pemerintah (PP) nomor 37 tahun 2007 tentang administrasi kependudukan. Setiap warga negara hanya diwajibkan memilki satu KTP, jika lebih dari itu maka akan dikenakan sanksi pidana hukuman maksimal dua tahun penjara dan denda Rp. 25 juta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan Joncik, sesuai ketentuannya sebagai persyaratan dalam mengajukan surat pengantar untuk surat pindah kependudukan. Maka KTP sebelumnya harus dilaporkan dan dimusnahkan, selain itu nama didalam Kartu Keluarga tempat asal juga akan dicoret. Hal ini dilakukan untuk menghindari, adanya tindakan nakal dengan pembuatan KTP ganda. ”Jangan sampai nantinya dengang KTP ganda, digunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab sebagai pasilitas dalam melakukan tindak kejahatan dan penipuan. Karenanya harus waspada sejak dini, terutama dalam upaya pencegahan,” terang Bahtiar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemutakhiran data yang akan dilakukan tim Disdukcapil merupakan program nasional yang pada akhirnya berdampak secara menyeluruh di wilayah Indonesia. Betapa tidak, nomor induk kependudukan (NIK) berlaku mencapai seluruh Indonesia. Bahkan yang didengar pihaknya pun rencana program nasional pemerintah pusat akan memberikan KTP yang terdapat fasilitas Chip. Yang berfungsi bila melakukan pemilukada, maka hanya menggunakan chip tersebut sebagai kartu pemilihannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“KTP kedepan akan berlaku NIK, dengan sistem pendataan skala nasional,” imbuhnya&lt;strong&gt;.(02)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-2987155190041495511?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/2987155190041495511/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/raperda-kependudukan-kembali-dibahas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/2987155190041495511'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/2987155190041495511'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/raperda-kependudukan-kembali-dibahas.html' title='Raperda Kependudukan Kembali Dibahas'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-7259406347265501808</id><published>2010-10-15T04:48:00.000+07:00</published><updated>2010-10-15T04:48:08.569+07:00</updated><title type='text'>Canangkan Sekolah Dasar Unggulan di Pendopo</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TLd6jlb7jKI/AAAAAAAADMI/0syy1rEi920/s1600/J.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ex="true" src="http://2.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TLd6jlb7jKI/AAAAAAAADMI/0syy1rEi920/s1600/J.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;F-Sakani/Empat Lawang Pos&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;TINJAU :&lt;/strong&gt; Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri ketika meninjau pembangunan gedung SD Negeri Unggulan. Foto diabadikan beberapa waktu lalu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG-&lt;/strong&gt; Meskipun peningkatan mutu pendidikan sekolah dasar (SD) Negeri 1 unggulan Tebing Tinggi masih dalam proses, namun Dinas Pendidikan Empat Lawang berupaya mengembangkan pendidikan yang unggulan di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati. Salah satunya mempersiapkan SD Negeri unggulan di Pendopo. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Empat Lawang, H Aminuddin Bahar melalui Kabid Dikmen Saiful Effendi mengatakan, saat ini masih dalam proses menyukseskan pendirian SD Negeri 1 unggulan Tebing Tinggi. Beberapa waktu telah melakukan penyeleksian siswa-siswi SD unggulan, nah kini menyeleksi guru SD unggulan yang dilakukan langsung oleh tim LPMP Sumsel. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Insya Allah proses penyeleksian guru SD negeri unggulan berjalan dengan lancar, “ terangnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu pihaknya juga sedang mempersiapkan konsep pendirian SD Negeri unggulan di Pendopo. Mengingat dalam membangun pendidikan bukan hanya sebatas di satu kecamatan saja. Melainkan harus menyebar di beberapa kecamatan lain. Sedangkan untuk di Pendopo sendiri bakal menjadi sentral juga bagi kecamatan yang berada di dekatnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun bukan berarti SD Negeri 1 unggulan Tebing Tinggi diabaikan, melainkan juga dengan pemantauan dan akan terus dilakukan evaluasi secara terus menerus. “Seperti pada pengalaman penyeleksian guru SD Negeri 1 unggulan Tebing Tinggi, sebenarnya banyak para guru di kecamatan Lintang Kanan, Pendopo, dan Muara Pinang dan dua kecamatan lainnya, berharap bisa masuk menjadi tenaga abdi di SD Negeri 1 unggulan Tebing Tinggi. Namun karena faktor jarak bagi mereka, terutama bagi ibu guru yang telah berkeluarga jadi dirasakan sulit untuk menunaikan tugas di Tebing Tinggi. Nah ini satu dari sekian faktor persiapan pendirian SD unggulan di Pendopo,” terang Saiful. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkannya, persiapan pendirian SD Negeri unggulan ini juga tentunya akan dikoordinasikan kepada Bupati Empat Lawang. Selanjutnya mendapatkan petunjuk dari bapak bupati untuk Dunia Pendidikan di Empat Lawang. “Insyaallah dalam waktu dekat kita koordinasikan dengan Bupati Empat Lawang,” imbuhnya &lt;strong&gt;(02)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-7259406347265501808?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/7259406347265501808/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/canangkan-sekolah-dasar-unggulan-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/7259406347265501808'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/7259406347265501808'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/canangkan-sekolah-dasar-unggulan-di.html' title='Canangkan Sekolah Dasar Unggulan di Pendopo'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TLd6jlb7jKI/AAAAAAAADMI/0syy1rEi920/s72-c/J.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-3479747899621985048</id><published>2010-10-15T04:30:00.002+07:00</published><updated>2010-10-15T04:30:50.080+07:00</updated><title type='text'>Siapkan Pendidikan Praktik di Perusahaan</title><content type='html'>&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG- &lt;/strong&gt;Memasuki semester genap atau sekitar bulan Januari atau Pebruari 2011 mendatang, sejumlah siswa kelas tiga SMK akan disiapkan untuk mengikuti pendidikan praktik kerja luar sekolah atau diarahkan menuju Perusahaan. Dalam hal ini, tidak hanya pada perusahaan yang ada di Empat Lawang, setidaknya diupayakan dapat mengikuti praktik kerja diperusahaan bonafit diluar daerah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Untuk saat ini siswa masih menduduki kelas dua, setidaknya pada semester mendatang sudah disiapkan ageda praktik kerja luar sekolah. Karenanya dapat melalui oby pihak SMK ataupun masing masing siswa, untuk menuju perusahan yang diinginkan asal ada perusahaan yang mau menerima. Tentunya dalam hal ini, tetap dalam pengawasan dan tangungjawab civitas akademik SMK Negeri 1 Empat Lawang,” ungkap Kabid Pendidikan Menegngah (Dikmen) Disdik Empat Lawang, Syaiful Effendi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk jenjang saat ini, siswa akan diberikan materi praktik didalam sekolah. karennya dalam waktu dekat, diupayakan September 2010 mendatang dapat disiapkan peralatan praktik engine stir ataupun kelistrikan otomotif. Dalam hal ini bantuan peralatan, diupayakan melalui bantuan dana APBD II Kabupaten Empat Lawang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Pada kurikulim pertama diberikan pelatihan sistem, selanjutnya praktik disekolah dan mengikuti peraktek luar sekolah atau diperusahaan. Memang saat ini perlengkapan prktik masih tergolong kurang, karenannya diharapkan para siswa dapat bersabar. Setidaknya sesuai pengajuan, diupayakan dalam waktu dekat kelengkapan alat praktik dapat ditambah,” terangnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi sebelumnya, beberapa wali murid dan siswa SMK sempat mempertanyakan kapan kelengkapan peralatan praktik disekolahnya. Mengingat menjelang semester gendap mendatang, setidaknya para siswa sudah dituntut kesiapan melakukan praktik luar sekolah menuju perusahaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Karena pada saat kelas tiga nanti mereka telah menghadapi Peraktek Kerja Lapangan (PKL) yang lansung terjun kedunia Usaha, sedangkan untuk memasuki dunia usaha secara langsung para pelajar tersebut harus paham dan mengerti akan seluk beluk jurusan yang didalami. Apa lagi ini merupakan sekolah kejuruan, dengan pembelajaran yang hanya mengandalkan teori saja, tidak dapat diandalkan dalam praktek lapangan, tanpa adanya pembelajaran peraktek yang dilakukan disekolah akan membuat kebinggungan para siswa nantinya,” ungkap Andi (16) salah seorang siswa SMK Negeri 1 Empat Lawang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senada dikatakan Darno (38) salah satu orang tua siswa, dengan adanya peralatan praktik yang menunjang, setidaknya peningkatan kreatifitas siswa dengan di, karena menurutnya, sekolah kejuruan itu merupakan sekolah yang nantinya dapat menciptaka lulusan yang siap pakai, tapi dengan kondisi yang saat ini para siswa belum pernah melaksanakan praktek, hanya mengandalkan teori. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya, kalau sampai sekarang, anak didik belum mendapat pelajaran praktek, bagaimana lulusnya nanti, sedangkan dalam waktu satu tahun lagi anak saya sudah masuk kekelas tiga. Lantas apa yang akan anak saya dapat di sekolah kejuruan ini, jika hanya teori tanpa adanya praktek,” Imbuhnya. Menangapi hal ini, Kepala SMK Negeri 1 Empat Lawang, Sukri melalui Iryabin yaitu salah seorang pengurus sekolah menerangkan, pihaknya telah mengajukan proposal untuk mengisi perlatan praktik disekolah dan tinggal menunggu kapan akan diturunkannya batuan tersebut. “Pihak sekolah telah menajukan proposal pengajuan, saat ini kita tinggal menunggu tanggapan, kapan di turunkannya batuan tersebut,” terangnya&lt;strong&gt;.(02)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-3479747899621985048?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/3479747899621985048/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/siapkan-pendidikan-praktik-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/3479747899621985048'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/3479747899621985048'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/siapkan-pendidikan-praktik-di.html' title='Siapkan Pendidikan Praktik di Perusahaan'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-7827351044205840881</id><published>2010-10-14T05:24:00.000+07:00</published><updated>2010-10-14T05:24:10.498+07:00</updated><title type='text'>Pelebaran Jalinsumteng Tahap Pengerjaan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TLYxgw3rNVI/AAAAAAAADLw/qyP6iIcCnJY/s1600/j.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ex="true" height="193" src="http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TLYxgw3rNVI/AAAAAAAADLw/qyP6iIcCnJY/s320/j.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;f-Saukani/Empat Lawang Pos&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PELEBARAN :&lt;/strong&gt; Proyek pelebaran Jalinsumteng Tebing Tinggi mulai dikerjakan, pelebaran tahap awal ini akan dilakukan sepanjang 140 meter dengan lebar badan jalan16 meter. Foto diabadikan Rabu (13/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG-&lt;/strong&gt; Pembangunan dibumi saling keruani sangi kerawati terus dilakukan, salah satunya dengan dilakukan pelebaran Jalinsumteng di Kecamatan Tebing Tinggi yang saat ini tengah dilakukan pengerjaan. Untuk tahap awal dilakukan pelebaran jalan hanya sepanjang 140 meter, nantinya akan dibuat dua jalur dengan empat lajur. “Sesuai dengan ketentuan titik pelebaran jalan nasional, dilakukan di Depan Kantor Pemkab Empat Lawang,” ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Ismail hanafi melalui Kabid Bina Marga, Rubinsi, Rabu (13/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskannya, pendanaan digunakan dalam perlebaran jalan tersebut, dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) II Kabupaten Empat Lawang 2010 sebesar Rp 950 juta. Untuk tahap awal akan dikerjakan sepanjang 140 meter dan lebar 16 meter, selanjutnya kedepan kembali akan diajukan setidaknya mencapai lima kilometer. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jadi setelah pelebaran nanti jalan lebarnya seluruhnya akan 16 meter, dengan rincian 7 meter badan jalan kanan dan kiri, serta median jalan 1 meter kanan dan kiri,” terangnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam upaya melakukan pelebaran jalan ini, memang tidak dapat secara langung karena membutuhkan dana yang cukup besar. Karenanya dengan titik awal di lokasi depan Pemkab Empat Lawang, selanjutnya dapat dilakukan penambahan baik menuju kearah Pasar Tebing Tinggi ataupun sebaliknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yang pasti target pelebaran setidaknya lima kilometer, karenanya diharapkan dukungan masyarakat dalam proses pembangunan. Agar upaya pelebaran jalan nantinya, tidak mengalami kendala,” imbuhnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkannya, pekerjaan pada tahap awal ini dipastikan akan memakan waktu selama empat bulan. Setidaknya diupayakan dapat selesai pada 2010. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saat ini kami sudah mengajukkan dana bantuan ke pusat untuk pelebaran jalan kembali, dengan kata lain pelebaran ini sebagai contoh untuk pelebaran jalan selanjutnya,” pungkasnya&lt;strong&gt;.(02)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-7827351044205840881?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/7827351044205840881/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/pelebaran-jalinsumteng-tahap-pengerjaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/7827351044205840881'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/7827351044205840881'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/pelebaran-jalinsumteng-tahap-pengerjaan.html' title='Pelebaran Jalinsumteng Tahap Pengerjaan'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TLYxgw3rNVI/AAAAAAAADLw/qyP6iIcCnJY/s72-c/j.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-7455758612476455394</id><published>2010-10-14T05:23:00.003+07:00</published><updated>2010-10-14T05:23:19.936+07:00</updated><title type='text'>Pemerintah Bangun Dua SMP Satap</title><content type='html'>&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG-&lt;/strong&gt; Guna pemerataan mutu pendidikan di bumi Saling Keruni Sangi Kerawati, dibangun dua SMP satu atap. Pembangunan menggunakan bantuan dana APBN pusat dalam program pembangunan sekolah satu atap (P2 Satap) yakni SMP Negeri 7 terletak Desa Pajar Bakti dan SMP Negeri 8 di Desa Muara Saling, Kecamatan Tebing Tinggi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Empat Lawang, H Aminuddin Bahar melalui Kabid Dikmen Syaiful Effendi mengatakan, terobosan yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Caranya melalui pemerataan pembangunan gedung sekolah. Namun tidak bisa dipungkiri memang di beberapa titik desa Empat Lawang patut didirikannya sekolah SMP. Bantuan dari pemerintah pusat itu kini telah dibangun sesuai dengan peruntukannya. “Faktor yang mengharuskan adanya pembangunan sekolah SMP diantaranya jarak tempuh sekolah SD ke SMP melebihi enam kilometer. Nah faktor inilah yang sering terjadi ketika anak putus sekolah. Karena pada umumnya bila naik angkot ya otomatis menelan biaya angkutan yang cukup besar dalam satu bulannya. Makanya harus didapatkan solusi yang tepat. Dan yang pastinya mendukung program pemerintah wajib belajar 9 tahun,” terangnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk di Empat Lawang terdapat beberapa desa yang secara aturan pemerintah harus terdapat sekolah menengah pertama (SMP). Makanya, pemerintah Empat Lawang telah mengusahakan adanya pembangunan sekolah SMP. Dengan dana dari APBN, Empat Lawang mendapatkan pembangunan dua gedung sekolah di dua desa yakni desa Pajar SMP Negeri 7 desa Pajar Bakti dan SMP Negeri 8 Muara Saling Tebing Tinggi. Dana dari pemerintah pusat dalam program pembangunan sekolah satu atap (P2 Satap). Dengan anggaran masing-masing Rp 400 juta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Teknisnya sekolah ini dalam satu atap dengan SD. Karena ya itu tadi, pembangunan bantuan dari pemerintah pusat tersebut merupakan program pembangunan sekolah satu atap. Untuk Pajar Bakti SMP Negeri 7 satu atap dengan SD Negeri 24, sedangkan Muara Saling SMP Negeri 8 satu atap dengan SD Negeri 27,”imbuh Syaiful seraya mengatakan pihaknya juga akan mencari beberapa titik sekolah lain yang memang secara aturan membutuhkan adanya pembangunan gedung sekolah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskannya, kegiatan belajar mengajar sudah berjalan sejak memasuki tahun ajaran baru 2010-2011. Jumlah siswanya tidak lebih dari satu kelas dalam satu sekolah. Selanjutnya akan dilakukan pembahasan menyusun kurikulum belajar. Nah penyusunan ini akan dilakukan secara bertahap. Untuk SMP Negeri 7 Pajar Bakti pada 9 hingga 10 Agustus. Sedangkan SMP Negeri 8 dua hari berikutnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami siapkan penyusunan kurikulum belajar, mudah-mudahan peningkatan mutu pendidikan di Empat Lawang berjalan dengan baik. Dengan kata lain, tidak ada lagi istilah generasi Empat Lawang yang tidak sekolah,” jelasnya.&lt;strong&gt; (02)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-7455758612476455394?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/7455758612476455394/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/pemerintah-bangun-dua-smp-satap.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/7455758612476455394'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/7455758612476455394'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/pemerintah-bangun-dua-smp-satap.html' title='Pemerintah Bangun Dua SMP Satap'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-7414758919469004038</id><published>2010-10-14T05:22:00.000+07:00</published><updated>2010-10-14T05:22:54.514+07:00</updated><title type='text'>Jaringan Kabel Telkom Putus</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TLYxM09pdCI/AAAAAAAADLs/IuImRuNqeqI/s1600/h.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ex="true" src="http://3.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TLYxM09pdCI/AAAAAAAADLs/IuImRuNqeqI/s1600/h.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;f-Saukani/Empat Lawang Pos&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PUTUS : &lt;/strong&gt;Petugas tekhnisi PT Telkom saat melakukan perbaikan jaringan kabal tanah yang terputus di lokasi pelebaran jalan, yang berada di depan Pemkab Empat Lawang. Foto diabadikan Rabu (13/10).&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG-&lt;/strong&gt; Pengalian sisi kiri-kanan Jalan Lintas Sumatera Tengah (Jalinsumteng) untuk pelebaran badan jalan, mengakibatkan jaringan kabel milik Telkom Tebing Tinggi yang ada di dalam tanah terputus. Akibat kejadian ini, ratusan pelangan Telkom harus bersabar beberapa hari kedepan. Karena untuk melakukan perbaikan terkendala alat berat yang masih melakukan pekerjaan pelebaran jalan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dampak dari putusnya jaringan kabel Telkom, sudah dirasakan warga sejak Senin (11/10) lalu. Hal ini menimbulkan bayak pertanyaan dibeberapa kalangan masyarakat terutama bagi pelagan penguna jasa Telkom, sehingga menghambat aktifitas dan usaha warga yang mengunakan jasa Telkom. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami tidak bisa melakukan aktiritas belajar sejak terputusnya jaringan ini, karena untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar terutama situs internet harus mengunakan speedy dari jaringan Telkom,” ungkap Pebby (20) selaku Pimpinan Cabang Pendidikan Komputer Fircom Tebing Tinggi, Rabu (13/10). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan Pebby, setelah terjadinya ganguan pada jaringan kabal dalam tanah milik Telkom, berdampak pada inceme yang biasa diterima. Karena selain membuka tempat belajar computer, dirinya juga menerima rental untuk pemasukan sehari hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Biasanya dalam satu hari kami dapat meraup uang hingga Rp 200 ribu, tapi karena ada ganguan ini, membuat kami tidak mempunyai masukkan lagi,” keluhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Kepala Telkom Empat Lawang, Zulhendri mengatakan, pihaknya telah melakukan perbaikan di beberapa titik terjadinya ganguan akibat dari pengalian dan pelebaran jalan. Sedikitnya terdapat dua kabal dalam tanah menuju perkatoran dan intansi pemerintah terputus, sehinga mengakibatkan jaringan Telkom terganggu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami baru mengetahui bahwa ada ganguan terhadap jaringan dalam tanah dari laporan PBK. Kami langsung menurunkan petugas untuk memperbaiki kerusakan dan hingga saat ini kami masih dalam perbaikan,” kata Zulhendri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diakuinya, jaringan kabel dalam tanah yang terputus mencapai 30 meter, dengan ukuran beragam diantaranya 10, 20 dan 100 pair. Hal ini mengakibatkan lebih dari ratusan pelagan mengalami ganguan jaringan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami harap kepada pelangan bersabar, saat ini perbaikan belum dapat dilakukan dengan cepat kerena masih terhalang oleh alat berat. Dikhawatirkan jika langsung dilakukan perbaikan akan terjadi lagi ganguan,” jelasnya&lt;strong&gt;. (K-3)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-7414758919469004038?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/7414758919469004038/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/jaringan-kabel-telkom-putus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/7414758919469004038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/7414758919469004038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/jaringan-kabel-telkom-putus.html' title='Jaringan Kabel Telkom Putus'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TLYxM09pdCI/AAAAAAAADLs/IuImRuNqeqI/s72-c/h.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-3168472734480439345</id><published>2010-10-13T04:52:00.003+07:00</published><updated>2010-10-13T04:52:26.411+07:00</updated><title type='text'>Kecamatan Tebing Tinggi akan Dimekarkan</title><content type='html'>&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG - &lt;/strong&gt;Jumlah kelurahan di Kecamatan Tebing Tinggi akan segera dilakukan penambahan. Jika sebelumnya hanya mempunyai dua kelurahan, direncanakan dalam waktu dekat dibentuk tiga kelurahan baru. Hal ini terungkap dalam pertemuan yang dilakukan Selasa (12/10), dihadiri lebih kurang 30 orang dari setiap perwakilan desa yang terkait dalam perencanaan penambahan kelurahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencanaan pembentukan tiga kelurahan baru diantaranya kelurahan Tanjung Makmur, Tanjung Kupang, dan kelurahan Kupang. Dari dua kelurahan sebelumnya yakni kelurahan Pasar dan kelurahan Jaya Loka. Dengan demikian kelurahan kecamatan Tebing Tinggi menjadi lima kelurahan. Menurut Asisten I Empat Lawang, Basri Soni mengatakan, pada 2009 lalu telah direncanakan untuk melakukan pembentukan tiga kelurahan dan baru dilaksanakan pada 2010. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rencanakan pembentukan tiga kelurahan baru ini, dipengaruhi jumlah penduduk, setidaknya mencapai 2.500 jiwa lebih,” ungkapnya, Selasa (12/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakannya, melalui musyawarah dengan Lades, BPD, pemuka masyarakat maupun pemuka agama, maka akan mendapatkan hasil akhir keputusan yang jelas. Selain itu, dengan mufakat bersama akan segera diajukan ke Bupati Empat Lawang untuk disetujui. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Alhamdullilah, saat ini masyarakat banyak yang setuju,” ujarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkannya pembentukan kelurahan baru bukan berarti menghapuskan adat setiap desa, namun untuk mempermudah pemerintah dalam melayani masyarakatnya. “Dengan adanya kantor lurah, pegawainya juga harus ada dari pagi sampai sore jadi tidak menghambat keperluan warga dalam berurusan,” imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Bapeda Empat Lawang, Burhansyah mengatakan, saat pembentukan kelurahan sudah menemukan hasil kesepakatan bersama maka segera dilakukan usulan ke bupati. Dalam pengrekrutan personil untuk menjadi pegawai kelurahan yang baru, namun setelah musyawarah untuk membahas batas wilayah setiap kelurahan, dan melakukan pemetaan. “Jika semua sudah selesai maka kami dapat segera melakukan pengajuan alokasi pegawai ke Bupati Empat Lawang,” pungkasnya&lt;strong&gt;. (K-3)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-3168472734480439345?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/3168472734480439345/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/kecamatan-tebing-tinggi-akan-dimekarkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/3168472734480439345'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/3168472734480439345'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/kecamatan-tebing-tinggi-akan-dimekarkan.html' title='Kecamatan Tebing Tinggi akan Dimekarkan'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-6776615367001760088</id><published>2010-10-13T04:52:00.000+07:00</published><updated>2010-10-13T04:52:00.495+07:00</updated><title type='text'>Harga Bahan Dapur Mulai Naik</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TLTYd5HIWaI/AAAAAAAADLk/8ZQ1y4dcogQ/s1600/i.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ex="true" src="http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TLTYd5HIWaI/AAAAAAAADLk/8ZQ1y4dcogQ/s1600/i.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;f-Sauakani/mpat Lawang Pos&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SAYUR : &lt;/strong&gt;Lokasi pedagang sayur yang berada di pasar tradisional Tebing Tinggi. Foto diabadikan Selasa (12/10).&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG-&lt;/strong&gt; Kebutuhan harga pokok sembako di pasar tradisional Tebing Tinggi, berangsur melonjak. Kenaikan ini dipengaruhi oleh pasokan jumlah barang yang masuk di pasar, dan meningkatnya permintaan ibu rumah tangga dalam memenuhi kebutuhan dapur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut, Juhar Effendi (38) salah seorang pedangang sayur di pasar Tebing Tinggi, kenaikan harga bahan dapur seperti cabe, wortel dan sayuran saat ini karena memang permintaan dari konsumen meningkat sementara stok pemasukan barang saat ini masih sangat kurang. “Baru beberapa hari ini ada peningkatan harga, tapi tidak begitu melonjak draktis dan masih bekisar Rp 2.000 hingga Rp 5.000 perkilo,” ungkapnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakannya, kenaikan tertinggi terjadi pada cabai muilai terasa melonjak, dari Rp 19 ribu hingga Rp 24 ribu perkilo. Lalu cabai rawit naik Rp 2.000 perkilonya. “Karena ada kenaikan harga BBM membuat ongkos transportasi barang juga naik. Selain itu kurangnya pasokan membuat pedagang harus menaikkan harga dari harga dasar,” imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para penjual di Pasar tradisional Tebing Tinggi kini mengeluh dengan kadaan pasar yang belum diperhatikan sepenuhnya. Karena saat melapak di sisi jalan mobil membuat dagangannya menjadi kotor dan berdebu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sebelum pasar Musi II di selesaikan, setidaknya diberikan tempat yang layak. Dengan kondisi sekarang, bila hari hujan kami terpaksa bergegas, jika tidak maka barang kami akan hanyut,” terangnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkan Juhar, pedagang mau tidak mau harus menaikan harga barang karena barang dipasaran agen memang naik. Jadi pedagang hanya ikut-ikutan menaikan barang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kenaikan harga ini tergantung dari harga penyambutan, dan banyak barang yang kami terima untuk dipasarkan,” ujarnya seraya menambahkan, para pedagang dan pembeli di pasar tradisional Tebing Tinggi saat ini juga mengeluhkan dengan lokasi yang kurang bersahabat dengan para pedagang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara,Aini (43) warga Tebing Tinggi megungkapkan dengan meingkatnya harga secara bertahap ini membuat dirinya sedikit resah karena kebutuhan dapur merupakan hal yang tidak dapat ditingalkan untuk memenuhi tuntutan seorang ibu rumah tangga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Semua kebutuhan pokok naik terus. Jadi bagaimana untuk memenuhi kebutuhan dapur. Terkadang bila barang sedikit malah harganya semakin mahal, mau masak harga minyak masih mahal,” imbuhya. &lt;strong&gt;(K-3)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-6776615367001760088?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/6776615367001760088/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/harga-bahan-dapur-mulai-naik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/6776615367001760088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/6776615367001760088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/harga-bahan-dapur-mulai-naik.html' title='Harga Bahan Dapur Mulai Naik'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TLTYd5HIWaI/AAAAAAAADLk/8ZQ1y4dcogQ/s72-c/i.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-188856725431720364</id><published>2010-10-13T04:50:00.000+07:00</published><updated>2010-10-13T04:50:32.056+07:00</updated><title type='text'>HBA Ajak PKL Dukung Pembangunan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TLTYCJ2aGAI/AAAAAAAADLg/4FoxISMRrOs/s1600/g.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ex="true" height="196" src="http://2.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TLTYCJ2aGAI/AAAAAAAADLg/4FoxISMRrOs/s320/g.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;f-Saukani/Empat Lawang Pos&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;TEMU : &lt;/strong&gt;Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri, saat bertatap muka dan memberikan pengarahan kepada sejumlah PKL di Aula Kecamatan Tebing Tinggi. foto diabadikan Selasa (12/10).&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG-&lt;/strong&gt; Mewujudkan pencapaian Adipura 2012, menjadi tantangan bagi segenap pemerintah dan masyarakat Empat Lawang. Terutama di Ibukota Kecamatan Tebing Tinggi, yang menjadi titik pantau penilaian Adipura mendatang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya harap Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada dapat memaklumi dan mendukung upaya pembangunan, karenanya jangan menolak saat dilakukan penertiban. Setidaknya pemerintah mengupayakan yang terbaik, dan tidak akan merugikan masyarakat,” terang Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri (HBA) dalam agenda tatap muka dengan sejumlah PKL yang ada di Pasar Tebing Tinggi, Selasa (12/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskannya, sangat banyak agenda pembangunan yang akan dilakukan, terutama dalam penataan Ibukota menjadi daerah yang lebih berkembang dan cantik. Upaya ini tidak dapat terwujud tanpa peran dan dukungan masyarakat, terutama segenap PL yang memang harus ditertibkan agar lebih layak dalam berdagang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Untuk pemindahan para PKL, pemerintah telah menyiapkan lokasi pasar lapak bertingkat. Saat ini masih dalam tahap pembangunan, dilokasi eks gedung serbaguna Tebing Tinggi. Setelah dipindahkan, saya harap tidak ada lagi PKL yang berdagang di lokasi jalan dan menggangu lalu lintas,” jelas HBA. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setidaknya kedepan sepanjang jalan dilokasi pasar akan dilebarkan, ini juga sangat membutuhkan kerjasama yang baik dari para pedagang dan pemilik bangunan yang ada. Karena bukan tidak mungkin dapat terganggu dalam pelaksanaannya, apalagi pelebaran badan jalan kemungkinan juga dapat memakan bagian depan bangunan mereka. “Karena konsef kota yang baik memiliki drynase, untuk ini akan dibangun pelebaran jalan dan drynase sepanjang jalan yang rapi. Selanjutnya badan jalan akan dibuat satu jalur, dengan dibagi dua badan jalan nantinya dibagian tengan dipasang tanaman dan lampu jalan. Memang dalam pembangunannya dilakukan secara bertahap, tetapi inilah yang harus jadi impian masyarakat Empat Lawang untuk mencapai Adipura mendatang,” imbuhnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diakui HBA, secara umum upaya pembangunan yang dilakukan, tidak lain untuk kepentingan masyarakat. Mendapatkan Adipura juga merupakan kebanggan bagi masyarakat, selain itu dapat dinikmati perkembangan dan keindahan Empat Lawang mendatang. Sehingga dengan adanya perubahan menuju hal yang baik ini, dapat menjadi ingatan bagi masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Salah satu kendala yang sulit saat ini adalah PKL, karenanya melalui pertemuan ini saya meminta selaku Bupati kepada PKL agar dapat mendukung upaya pembangunan. Jika nantinya dilakukan penertiban, harap mengerti dan memaklumi. Karena tidak lain, untuk kebaikan dan kemajuan bagi mereka sendiri. Dan yang pasti, kami akan menyiapkan pemindahan lokasi perdagangan yang layak dan bersih bagi PKL,” pungkas HBA.(02)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-188856725431720364?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/188856725431720364/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/hba-ajak-pkl-dukung-pembangunan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/188856725431720364'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/188856725431720364'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/hba-ajak-pkl-dukung-pembangunan.html' title='HBA Ajak PKL Dukung Pembangunan'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TLTYCJ2aGAI/AAAAAAAADLg/4FoxISMRrOs/s72-c/g.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-3756170226635838136</id><published>2010-10-11T04:25:00.000+07:00</published><updated>2010-10-11T04:25:20.147+07:00</updated><title type='text'>Dua Bangunan Gapura Mulai Rusak</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TLIvCWHmQhI/AAAAAAAADK4/gpUhAJMzi1g/s1600/d.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ex="true" src="http://3.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TLIvCWHmQhI/AAAAAAAADK4/gpUhAJMzi1g/s1600/d.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Lambang Empat Lawang Lepas&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;f-Saukani/Emapt Lawang Pos&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;GAPURA :&lt;/strong&gt; Dua tiang pada bangunan gapura Kabupaten Mura rusak dan nyaris patah.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG-&lt;/strong&gt; Bangunan gapura selamat datang di perbatasan Kabupaten Empat Lawang- Musi Rawas (Mura) mulai rusak. Diketahui tidak hanya kondisi bangunan mulai mengelupas dan retak, bahkan lambang daerah Empat Lawang yang dipasang terjatuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantauan wartwan koran ini, dari kejauhan memang kondisi gapura masih kokoh, tetapi dibagian bawah sudah mulai mengelupas. Sebagian besar plat semen ukir yang sebelumnya tersusun rapi, saat ini banyak yang terlepas dan pecah. Ironisnya, lambang Kabupaten Empat Lawang yang terpasang dibagian atas, sudah lepas dan terjatuh diduga karena tidak dilakukan perawatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disisi lain, gapura selamat datang Kabupaten Mura didekat gapura Empat Lawang, kondisi dua dari empat tiangnya sudah rusak atau patah. Beruntung terdapat rangka baja didalam bangunan tiang, tetapi tetap dikhawatirkan karena runtuhan tembok semen gapura itu terus terjadi. Belum diketahui penyebab patahnya tiang, informasinya karena ditabrak kendaraan berat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ida (43) warga yang membuka lahan perkebunan disekitar lokasi gapura mengakui, kerusakan bangunan gapura terjadi sejak dua bulan terakhir. Bahkan lepasnya lambang daerah yang terpajang, diperkirakan dalam satu bulan terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Untuk pastinya kapan gapura selamat datang ini dibangun kami tidak tahu, karena kami memang baru membuka kebun disekitarnya. Tetapi kalau lepasnya lambang baru satu bulan lalu, suami saya yang meletakkannya kembali disisi tengah gapura itu,” ungkap Ida ketika dibincangi wartawan koran ini, Sabtu (9/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, sejak membuka kebun disana, kondisi gapura memang sudah tidak terawatt. Padahal bangunan tersebut merupakan icon awal yang dapat dilihat pengunjung ketika masuk ataupun keluar dari wilayah Empat Lawang. Bangunan gapura ada dua, yang satu sudah mulai rusak sedangkan yang satunya lagi masih tertutup rumput jalar cukup tinggi dan nyaris tidak terlihat,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, Nurdin (48) warga lainnya yang melintas mengatakan, mengenai gapura Empat Lawang memang harus diperhatikan kembali. Setidaknya dapat dirawat atau diperbaiki. Apalagi jika lambang daerah terjatuh, harusnya dipasang ulang. “Setahu kami bangunan ini ada baru dua atau tiga tahun lalu, entah sebagai tugu atau gapura selamat datang di Empat Lawang,” ujarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain gapura Empat Lawang, diharapkan dilakukan upaya perbaikan terhadap gapura Kabupaten Mura, karena pada sisi kiri dua tiang penyangga sudah patah. Dikhawatirkan dapat roboh, bahkan membahayakan kendaraan yang melintas. “Patahnya sudah cukup parah, kemiringannya juga menghawatirkan. Memang ada kerangka baja didalamnya, dan dikhawatirkan runtuhan semen dapat membahayakan,” imbuhnya&lt;strong&gt;.(02)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-3756170226635838136?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/3756170226635838136/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/dua-bangunan-gapura-mulai-rusak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/3756170226635838136'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/3756170226635838136'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/dua-bangunan-gapura-mulai-rusak.html' title='Dua Bangunan Gapura Mulai Rusak'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TLIvCWHmQhI/AAAAAAAADK4/gpUhAJMzi1g/s72-c/d.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-651454985205170149</id><published>2010-10-11T04:23:00.002+07:00</published><updated>2010-10-11T04:23:33.576+07:00</updated><title type='text'>Pemerintah Kembali Diminta Perketat Pengawasan Bangub</title><content type='html'>&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG-&lt;/strong&gt; Meskipun baru sekitar dua bulan dana Bantuan Gubernur (Bangub) Sumatera Selatan (Sumsel) dicairkan, penggunaannya terus jadi perhatian warga. Karenanya tidak sedikit masyarakat meminta pemerintah dapat memperketat pengawasan dalam penerapannya. &lt;br /&gt;“Kalau tidak diawasi kami khawatir nanti penerapannya tidak maksimal, karena terkadang masyarakat tidak mengetahui arah penggunaan dana tersebut. Kami harap Pemerintah Empat Lawang, melalui BPMPD dan pihak kecamatan dapat memperketat pengawasan disetiap desa dan kelurahan” terang Yanto (36) warga Kelurahan Pasar Tebing Tinggi kepada wartawan koran ini, Minggu (10/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakannya, dana Bangub sudah berjalan sejak beberapa tahun, tetapi dalam penerapannya kurang transparansi dengan masyarakat. Dalam hal ini bukannya berbentuk tuduhan adanya penyimpangan, setidaknya kedepan diharapkan dapat diperjelas kegunaannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jangan sampai nantinya ada oknum Kades dan perangkat desa, yang menggunakan dana bantuan itu untuk kepentingan pribadi,” katanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan senada disampaikan Andi (29) warga Talang Padang, selaku pemuda dirinya sangat berharap kemajuan pada Karangtaruna didesanya. Jika memang kegunaan dana Bangub sesuai ketentuan, tentu ada hasil dan pencapaian yang dapat dipertanggungjawakan. Karena selain untuk upaya peningkatan ekonomi desa, dapat terlihat upaya pembinaan terhadap generasi muda melalui karang taruna. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sudah beberapa tahun terakhir, hampir tidak ada kejelasan kegunaan Bangub di desa kami. Karenanya kedepan untuk bantuan Gubernur 2010 diharapkan pengawasan lebih ketat, karena kasihan dengan masyarakat jika dana untuk kesejahteraan masyarakat tidak disampaikan,” imbuhnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dam Pemerintah Desa (BPMD) Empat Lawang, Burhansyah melalui Kabid Pemberdayaan Pemerintah Desa, Rasyidi mengatakan, secara umum dana bantuan gubernur periode 2010 sudah disampaikan. Dalam hal ini masing-masing desa sudah dikirim melalui rekening desa oleh pihak provinsi Sumatera Selatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami memang sering mendapat pengaduan mengenai adanya ketidak sesuaian penggunaan dana bantuan itu, bukan hanya dana bangub bahkan beberapa bantuan lain juga akan dilakukan evaluasi. Dalam hal ini tidak hanya BPMD, berbagai pihak terkait termasuk pemerintah provinsi akan melakukan peninjauan ulang, jika memang terbukti menyimpang akan dikenakan sanksi tegas,” terangnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkannya, diharapkan para Kades dan perangkat lainnya, dapat menggunakan semua dana bantuan baik Bangub maupun lainnya sesuai ketentuan yang ada. Jangan sampai digunakan untuk kepentingan pribadi, karena jika terbukti akan dikenakan sanksi tegas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Semua bantuan, termasuk Bangub sudah memiliki ketentuan penggunaannya. Karenanya diharapkan para kades dan perangkat desa di Empat Lawang dapat menyampaikan sesuai ketentuan, selanjutnya untuk evaluasi tetap akan dilakukan baik dari BPMD Empat Lawang, pihak Provinsi dan segenap unsur terkait lainnya. Jika memang menyimpang maka termasuk tindak kriminal, kemungkinan dapat dikenakan sanksi sesuai hukum,” imbau Rasyidi&lt;strong&gt;.(02)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-651454985205170149?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/651454985205170149/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/pemerintah-kembali-diminta-perketat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/651454985205170149'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/651454985205170149'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/pemerintah-kembali-diminta-perketat.html' title='Pemerintah Kembali Diminta Perketat Pengawasan Bangub'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-7386008553188213810</id><published>2010-10-11T04:22:00.002+07:00</published><updated>2010-10-11T04:22:53.685+07:00</updated><title type='text'>Tanjung Makmur Butuh Tembok Penahan</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TLIupHc4G8I/AAAAAAAADK0/RZeisGGbNpg/s1600/a.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ex="true" src="http://3.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TLIupHc4G8I/AAAAAAAADK0/RZeisGGbNpg/s1600/a.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;F-Saukani/Empat Lawang Pos&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;DAS :&lt;/strong&gt; Kondisi DAS di Desa Tanjung Makmur Kecamatan Tebing Tinggi, tanah terus tergerus aliran sungai musi. Foto diabadikan Minggu (10/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG-&lt;/strong&gt; Bangunan didaerah pinggiran sungai sangat dimungkinkan terjadi longsor. Seperti halnya kondisi yang terjadi di Desa Tanjung Makmur Kecamatan Tebing Tinggi, terus tergerus dan sangat membutuhkan dibangun tembok penahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantuan wartawan koran ini, kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) sudah hampir memakan sebagian desa. Bangunan rumah penduduk jaraknya hanya berkisar satu meter dari tepi sungai. Dengan derasnya aliran sungai Musi yang menerjang daerah, memungkinkan dapat terus tergerus dan berpotensi longsor. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa bekas batangan tembok dipinggiran desa, dipastikan sebelumnya telah dibangun tembok penahan. Tetapi kemungkinan karena posisi bangunannya berdiri dilokasi terjangan air, tembok penahan yang ada sudah ambruk. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika tidak segera diantisipasi, sepanjang lebih kurang 150 meter DAS dilokasi itu akan longsor dan terbawa arus sungai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marwan (33) warga setempat mengatakan, bangunan tembok penahan di sekitar DAS terutama titik rawan lonsor sangat penting. Karena jika sungai Musi kembali pasang maka gerusan akan semakin memperparah keadaan, sehingga pemukiman warga dapat terbawa aliran sungai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau hujan atau sungai Musi pasang kami tidak bisa tenang takut longsor. Karenanya diharapkan dibangun tembok penahan di titik rawan longsor,” katanya, Minggu (10/10). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ditinjau dari posisi titik rawan tersebut, setidaknya pembangunan tembok penahan harus lebih diperkuat. Dengan kata lain posisi tembok tidak harus tegak, melainkan dapat dibangun jenis landai dengan kemiringan agar aliran air tidak terlalu kuat menerjang bangunan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Untuk tekhnisnya kami tidak tahu, yang pasti kami harap dapat kembali dibangun. Karena saat ini kami mulai khawatir, apalagi saat musim penghujan dan air sungai pasang,” imbuhnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senada dikatakan, Amri (47) warga lain, jika tidak dibangun tembok penahan atau beronjong, bangunan rumah warga akan longsor bahkan jalan menuju desa tersebut juga dapat terputus. Karena saat ini posisi badan jalan, sudah terlalu dekat dengan air. Bahkan tanah penahan dibawahnya, sudah mulai tergerus arus deras sungai Musi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya kami harap dapat segera dibangun, sebelum kondisinya semakin parah,” harapnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, Kadus I Tanjung Makmur Usman (34) menhatakan, mengenai pembanguna tembok penahan dirinya belum menyampaikan usulan. Tetapi untuk pembangunan bronjong telah disampaikan ke pemkab langsung, namun hingga kini warganya belum menerima jawaban atas usulan tersebut. Pengusulan pembangunan bronjong sepanjang 150 mater dengan tinggi empat meter. Diharapkan dapat terealisasi setidaknya sebelum gerusan tanah semakin besar mengakibatkan kerugian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika tidak ditangani secepatnya maka berpotensi terjadinya longsor, namun hingga kini kami belum mendapat kejelasan kapan dibangun,” terangnya&lt;strong&gt;.(02)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-7386008553188213810?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/7386008553188213810/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/tanjung-makmur-butuh-tembok-penahan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/7386008553188213810'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/7386008553188213810'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/tanjung-makmur-butuh-tembok-penahan.html' title='Tanjung Makmur Butuh Tembok Penahan'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TLIupHc4G8I/AAAAAAAADK0/RZeisGGbNpg/s72-c/a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-3899461198503205074</id><published>2010-10-11T04:21:00.002+07:00</published><updated>2010-10-11T04:21:54.178+07:00</updated><title type='text'>Warga Lubuk Layang Minta Pembangunan Jalan Lingkar</title><content type='html'>&lt;strong&gt;PENDOPO-&lt;/strong&gt;Warga minta jalan lingkar Desa Lubuk Layang Kecamatan Pendopo, diperbaiki karena kerena sebagian besar badan jalan rusak parah. Diketahui panjang jalan berkisar 800 meter dan lebar 6 meter dibangun secara swadaya oleh masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ida (34) warga Pendopo kepada koran ini mangatakan, keadaan jalan penuh dengan batu koral dan lobang yang digenangi air sehingga menghambat transportasi. Hal ini dikhawatirkan berpotensi terjadinya laka lantas apalagi jalan tersebut telah berumur 20 tahun dibangun sekitar tahun 1990.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya khawatir apabila tidak segera diperbaiki, laju perekonomian akan terhambat. Karenanya kami mengharapkan adanya perhatian dari pemerintah untuk segera melakukan pembangunan jalan lingkar tersebut,” ungkap Mardian (34) warga Pendopo. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakannya, setiap musim hujan jalan tersebut selalu digenangi air dan berlumpur. Menurutnya jalan sangat membatu masyarakat dalam memperlancarkan tranportasi dan mempermudah warga untuk berpergian kekebun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jangankan mobil, motor saja susah untuk melintasi jalan tersebut, karena adanya lobang yang digenangi air sangat menganggu,” ujarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerusakan jalan yang tak kunjung diperbaiki, membuat para pengguna jalan tampak kesulitan menghindari lubang di jalan yang begitu lebar. Meski sudah berhati-hati, terkadang ada pula kendaraan yang terjebak dalam lubang. Hampir sebagian besar ruas jalan itu rusak parah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan tersebut sangat dibutuhkan jika badan jalan provinsi tertutup adanya tenda persedekahan warga. Sehingga pemindahan jalur beralih ke jalan lingkar agar tidak menghambat laju lalu lintas. Karena badan jalan mengalami kerusakan harapan warga kepada Pemkab Empat Lawang dapat melakukan pembangunan kembali jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Setidaknya ada perbaikan pada jalan lingkar karena jika tidak dilakukan secepatnya dikhawatirkan kami tidak bisa mengunakan jalan lingkar itu lagi, karena jalan ini sangat membatu kami dalam melakukan aktifitas keseharian,” sambung Edy (48) warga Lubuk Layang. &lt;strong&gt;(K-3)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-3899461198503205074?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/3899461198503205074/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/warga-lubuk-layang-minta-pembangunan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/3899461198503205074'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/3899461198503205074'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/warga-lubuk-layang-minta-pembangunan.html' title='Warga Lubuk Layang Minta Pembangunan Jalan Lingkar'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-2937652291817840328</id><published>2010-10-09T04:35:00.002+07:00</published><updated>2010-10-09T04:35:28.631+07:00</updated><title type='text'>Energi Listrik di Empat Lawang Masih Minim</title><content type='html'>&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG -&lt;/strong&gt; Pemadaman listrik masih terus mengahantui masyarakat di bumi Saling Keruani Sangi Kerawati. Berdasarkan informasi PLN Lahat, arus listik yang mengalir ke wilayah Empat Lawang memang masih kekurangan atau dengan kata lain minim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Untuk saat ini belum dipastikan kapan rencana dialirinya arus listrik pada jaringan baru, karena pasokan arus listirk PLN dari cabang Lahat memang masih kurang. Kami sudah mengajukan ke PLN, untuk arus dibeberapa jaringan baru termasuk rencana pengajuan pembangunan Gardu Induk (GI) di Empat Lawang. Tetapi memang harus bersabar, sebelum dimasukkan arus listrik harus dilakukan peninjauan pihak PLN mengenai kondisi jaringan yang sudah terpasang,” terang Kepala Dinas Pertambangan Energi (Distamben) Empat Lawang, Taswin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, sesuai penjelasan dari PLN pusat, untuk wilayah barat termasuk Empat Lawang akan diprioritaskan penambahan energi listrik. Karena saat ini memang untuk kabupaten Empat Lawang masih kekurangan daya listrik untuk kekuatan yang ada saat ini 6,5 MW, sedangkan untuk kebutuhan yang diperlukan paling tidak 20-25 MW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Solisinya bupati telah mengajukan pembuatan Gardu Induk ( GI ) sehingga dapat terpenuhi dan mencakup semua daerah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami telah mengajukan pembuatan gardur induk untuk Empat Lawang, bahkan sudah diajukan sebanyak dua kali ke Kantor Pusat langsung di Jakarta. Namu memang saat ini kita masih menunggu waktu dari PLN pusat realisasinya nanti,” terangnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai persiapan pembangunan GI, Empat Lawang sudah menyiapkan lahan yang dibutuhkan pihak PLN. Diharapkan dalam waktu dekat, pengajuan dapat disetujui pihak PLN pusat. Diakui Taswin, saat ini Distamben telah melakukan pemasangan 150 jaringan listrik dari 154 desa yang ada dibumi saling keruani sangi kerawati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk beberapa daerah lainnya, memang masih belum dilakukan pemasangan, diantaranya beberapa daerah talang dan dusun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Untuk masalah api listrik tugas dari PLN, kami tidak ada weweng. Dan tugas kita hanya membuatkan jaringan baru saja,” kata Taswin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkan Taswin, diharapkan masyarakat dapat bersabar, karena memang saat ini kondisi listrik di Empat Lawang masih kekurangan. Karenanya jangan sampai masyarakat mudah terpengaruh dengan janji dari berbagai oknum, karena keputusan masuknya arus listrik merupakan wewenang PLN. “Kami masih menunggu hasil kepastian dari PLN dan terus berupaya agar kondisi listrik dapat lebih baik dan maksimal,” imbuhnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, Manager PLN Ranting Tebing Tinggi, Poltak mengatakan, kondisi arus listrik untuk wilayah Empat Lawang, memang masih menginduk dari PLN Lahat. Dalam hal ini, arus yang masuk memang belum maksimal, dan masih tergolong minim. Mengenai pengaliran menuju jaringan baru, belum dapat dipastikan karena harus disesuaikan dahulu dengan kondisi listrik yang ada. Karenanya masyarakat diharapkan dapat bersabar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Untuk beberapa jaringan baru, kami masih melakukan peninjauan. Dalam hal ini harus diupayakan pemersihan disekitar jaringan, agar tidak membahayakan masyarakat disekitarnya,” jelasnya&lt;strong&gt;.(02)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-2937652291817840328?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/2937652291817840328/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/energi-listrik-di-empat-lawang-masih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/2937652291817840328'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/2937652291817840328'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/energi-listrik-di-empat-lawang-masih.html' title='Energi Listrik di Empat Lawang Masih Minim'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-4925315148160593095</id><published>2010-10-09T04:35:00.000+07:00</published><updated>2010-10-09T04:35:06.095+07:00</updated><title type='text'>Besi Dinding Jembatan Jalan Lingkar Raib</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;f-Saukani/Empat Lawang Pos&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TK-OhUrsUtI/AAAAAAAADKc/nv9c1FJ7yeM/s1600/b.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ex="true" src="http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TK-OhUrsUtI/AAAAAAAADKc/nv9c1FJ7yeM/s1600/b.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;DINDING :&lt;/strong&gt; Kondisi jembatan yang berada di Jalan lingkar Talang Gunung, saat ini semua besi pada dinding pengamannya sudah raib tidak tersisa. Foto diabadikan Jumat (8/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG-&lt;/strong&gt; Meski belum difungsikan secara maksimal, kondisi jembatan yang berada di Jalan Lingkar Talang Gunung cukup membahayakan. Karena saat ini kondisinya tidak ada dinding pengaman disisi kiri dan kananya, dengan demikian dikhawatirkan dapat berpotensi laka lantas. Diketahui besi pipa pengaman dinding jembatan di jalan lingkar itu raib, belum jelas keberadaanya sudah rusak dimakan usia ataupun hilang dicuri oknum tidak bertanggungjawab. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantauan wartawan koran ini, jembatan di area jalan lingkar Kupang – Talang Gunung setidaknya terdapat tiga unit. Berfungsi sebagai alat penghubung jalan yang dibawahnya terdapat anak-anak sungai yang kecil. Semua kondisi jembatan dalam keadaan baik, hanya saja besi jembatan tidak ada. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga sekitar, Sutini (49) mengatakan, dirinya tidak mengetahui secara pasti persisnya kapan besi jembatan tersebut hilang. Ditempatnya berada, memang jembatan tersebut sudah lama dilakukan pembangunan. Ditambah lagi saat ini sudah dilakukan pembangunan jalan lingkar yang secara langsung bertambah kuat posisi jembatannya. Hanya saja, bila besi jembatan tersebut tidak ada, bisa mengurangi pemandangan jalan yang tidak indah dimata. “Kami tidak tahu kalo jembatan yang satunya lagi pak, posisinya diatas sana. Kalu dak salah pembangunannya baru dilakukan, tapi sepertinya besi jembatannya juga hilang,”katanya seraya menambahkan setidaknya ketinggian dari dasar anak sungai, jurang dibawah jembatan mencapai lima meter lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkannya, selayaknya memang besi jembatan diperbaiki oleh pemerintah. Namun menggunakan besi yang kuat, dengan kata lain tidak bisa diambil oleh masyarakat. “Bukan berarti menyalahkan masyarakat, hanya saja untuk berjaga-jaga kalau ada oknum yang tidak bertanggung jawab yang mencurinya,” imbuhnya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum H Ismail Hanafi mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara pasti kehilangan besi jembatan di jalan lingkar Tanjung Kupang – Talang Gunung. Hanya saja, pihaknya memastikan segera menurunkan tim untuk memantau langsung ke lapangan dan melihat kondisi jembatan tersebut “Kami tidak tahu apakah hilang karena dicuri orang, atau karena hal lain. Namun untuk perbaikan, segera akan dipasang besi jembatan yang baru,” pungkasnya &lt;strong&gt;(02)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-4925315148160593095?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/4925315148160593095/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/besi-dinding-jembatan-jalan-lingkar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/4925315148160593095'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/4925315148160593095'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/besi-dinding-jembatan-jalan-lingkar.html' title='Besi Dinding Jembatan Jalan Lingkar Raib'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TK-OhUrsUtI/AAAAAAAADKc/nv9c1FJ7yeM/s72-c/b.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-1646801886802118297</id><published>2010-10-09T04:34:00.000+07:00</published><updated>2010-10-09T04:34:05.997+07:00</updated><title type='text'>Warga Minta Mitan Kembali Disubsidi</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;f-Saukani/Empat Lawang Pos&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TK-ORr0rLhI/AAAAAAAADKY/_VCSNv4LE20/s1600/c.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ex="true" src="http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TK-ORr0rLhI/AAAAAAAADKY/_VCSNv4LE20/s1600/c.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;MITAN:&lt;/strong&gt; Salah satu lokasi pedagang Mitan di Pasar Tebing Tinggi, diketahui meskipun langka dan semakin mahal mitan memang masih diminati. Foto diabadikan beberapa waktu lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG-&lt;/strong&gt; Kembali meningkatnya kebutuhan minyak tanah (Mitan), memacu kenaikan dan kelanggkaan jenis bahan bakar non subsidi ini. Tidak heran walaupun saat ini harga eceran cukup tinggi mencapai Rp 8000 perliter, warga terpaksa membeli karena khawatir dengan kelangkaan stock penjualan mitan dipasaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Secara ekonomis memang lebih baik menggunakan kompor gas, tetapi untuk keamanan kami kembali menggunakan kompor Mitan. Karenanya kami harap mitan kembali dapat disubsidi, agar harganya tidak terlalu tinggi,” terang Maryati (47) warga Kelurahan Pasar Tebing Tinggi, Jumat (8/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, meskipun telah mendapatkan jatah kompor gas elpiji tabung tiga kilogram, dalam penggunaannya tetap merasa khawatir. Sebaliknya, dengan kondisi Mitan yang semakin langka, serta tingginya harga jual dipasaran dirinya tidak bisa menolak dan memaksakan dengan mengencet kebutuhan ekonomi lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lebih baik seperti sebelumnya, Mitan disubsisdi dan lebih mudah didapatkan. Dari pada dikonversi dengan penggunaan kompor gas, karena lebih mudah mengoperasikan kompor mitan dan lebih aman,” katanya seraya menambahkan, sat ini saja sudah banyak tetangganya yang menjual tabung dan kompor gas elpiji, karena masih khawatir dalam pemakaiannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain halnya dengan Siti (53) warga lainnya ini mengaku tidak sempat mendapatkan jatah kompor gas pada pembagian sebelumnya, karenanya hingga saat ini masih menggunakan kompor mitan meskipun harganya cukup tinggi dan langka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami memang tidak kebagian pak, tapi meskipun kebagian kami juga masih takut pakai kompor gas karena belum mengerti tekhnis menggunakannya. Ya terpaksa beli minyak tanah, walaupun mahal. Kami juga berharap mitan dapat disubsidi kembali, agar kami yang tidak mendapat jatah gas ini tidak merasa dirugikan,” ungkapnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanggapi kenaikan harga Mitan hingga Rp 8000 perliter, dikatakannya dirinya sangat berharap Mitan dapat disubsidi kembali, karena dibanding menggunakan tabung gas masyarakat masih banyak yang menggunakan mitan. Tidak hanya karena cemas dengan banyaknya permasalahan, tetapi memang masih banyak masyarakat yang belum kebagihan kompor gas pada konversi Mitan beberapa waktu lalu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya kalau bisa mitan disubsidi lagi, buat apa dikonversi kalau tidak merata dan banyak menimbulkan masalah. Selain itu kami minta pengawasan harga Mitan, jangan nantinya dinaikan sesuka hati saja oleh pedagang,” harapnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantauan wartawan koran ini, selain mulai langka, jenis mitan yang beredar dimasyarakat saat memiliki perbedaan harga. Untuk mitan yang berwarna bening atau kelas baik, dijual dengan harga lebih tinggi dibading mitan yang agak keruh atau berwarna kecoklatan. Perbedaan harga bisa mencapai Rp. 1000 perliternya, hal ini disesuaikan dengan mutu mitan tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau yang bening Rp.8000 perliter, sedangkan yang keruh hanya Rp 7000 hinga Rp 7500 perliternya. Karenanya sebagian besar warga, berharap kebijakan pemerintah agar Mitan dapat kembali disubsidi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendati demikian, kebutuhan Mitan masih digunakan masyarakat terutama yang berada didesa terpencil. Bahkan sebagai antisipasi tingginya harga Mitan, sejumlah warga menggunakan kayu bakar untuk alternatif memasak. Karena untuk didaerah, jenis kebutuhan memasak tradisional ini masih mudah didapatkan. Apalagi bagi masyarakat yang memiliki usaha pertanian atau perkebunan, potongan kayu dihutan dan dikebun dapat diangkut untuk dijadikan bahan bakar memasak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai penggunaan kompor gas konversi mitan, atau jenis tabung hijau tiga kilogram. Diketahui masyarakat mulai khawatir, sehingga tidak sedikit yang hanya menyimpan tabung dan kompor gas tersebut. bahkan beberapa warga mulai menjual tabung dan kompor gas mereka, dengan harga beragam mencapai Rp 125 ribu per unit. &lt;strong&gt;(02)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-1646801886802118297?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/1646801886802118297/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/warga-minta-mitan-kembali-disubsidi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/1646801886802118297'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/1646801886802118297'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/warga-minta-mitan-kembali-disubsidi.html' title='Warga Minta Mitan Kembali Disubsidi'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TK-ORr0rLhI/AAAAAAAADKY/_VCSNv4LE20/s72-c/c.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-2537332860973414998</id><published>2010-10-09T04:33:00.000+07:00</published><updated>2010-10-09T04:33:10.596+07:00</updated><title type='text'>Fokuskan HTR dan KBR untuk Reboisasi Hutan</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: xx-small;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: xx-small;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TK-ODczyW-I/AAAAAAAADKU/GudpYu9_ubA/s1600/a.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" ex="true" src="http://3.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TK-ODczyW-I/AAAAAAAADKU/GudpYu9_ubA/s1600/a.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;f-Saukani/Empat Lawang Pos&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;q&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica; font-size: x-small;"&gt; Susyanto Tunut &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG-&lt;/strong&gt; Masih banyaknya masyarakat yang diduga melakukan aktifitas perkebunan dilokasi hutan, tentu berpotensi dapat merusak kelestariannya. Apalagi konsef pembukaan areal perkebunan, sebagian besar masih secara tradisional dengan membakar hutan. Karenanya dalam mengupayakan kelestarian, harus dilakukan penanaman ulang pohon kayu (reboisasi, red). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kedepan kami akan fokuskan dengan kegiatan reboisasi dilokasi perkebunan rakyat, terutama yang diketahui masuk lokasi hutan lindung. Dalam hal ini dilakukan konsef hutan tanaman rakyat (HTR) serta pengawasan kebun bubit rakyat (KBR). Agar kondisi hutan tidak mengalami kritis, yang dapat berakibat bencana bagi warga disekitarnya,” terang Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Empat Lawang, Susyanto Tunut melalui Kasi Perizinan, Wawan Ismawan, Jumat (8/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui konsef HTR dan KBR, masyarakat akan diajak dalam melestarikan hutan disekitarnya. Terutama yang masih membuka areal perkebunan yang ada dilokasi hutan harus mengupayakan penanaman ulang pohon kayu disekitarnya. Direncanakan dalam waktu dekat, kegiatan pengembangan kebun bibit rakyat akan dilakukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Umumnya memang perkebunan kopi dilokasi hutan sudah terjadi sejak dahulu, karena para petani kemungkinan belum mengetahui adanya larangan megelola lokasi tersebut. dengan demikian agar tidak berpengaruh mengurangi potensi hutan, para petani akan diupayakan untuk melakukan penanaman kembali jenis pohon hutan dilokasi perkebunan mereka,” kata Wawan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, potensi kelestarian hutan sangat berpengaruh dalam menjaga kemanan dilingkungan sekitarnya, dari berbagai bencana yang akan timbul akibat kritisnya hutan. Dakuinya saat ini kondisi hutan di Empat Lawang memang masih cukup baik, karenanya harus tetap dilakukan pengawasan agar potensi dan kelestariannya tetap terjaga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar krisis hutan bukan hanya karena adanya perkebunan dilokasi hutan, tetapi ada juga karena berpengaruh dari tindak illegaloging. Karenanya Dishutbun melakukan pengawasan disetiap areal hutan yang berkemungkinan terjadi tindak ilegalloging, dalam hal ini dilakukan dengan bekerjasama kepada pihak Satuan Kepolisian Hutan Reaksi Cepat (SPORC) dari Provinsi Sumatera Selatan. Selain itu diharapkan kepada para petani agar mengupayakan tindakan penanaman ulang atau reboisasi hutan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Termasuk pelaksanaan operasi rutin, yang nantinya akan dilakukan ke seluruh wilayah hutan di Empat Lawang,” jelasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai antisipasi berkurangnya kondisi hutan tersebut, maka setiap masyarakat yang sudah mengelolah perkebunan di hutan diwajibkan untuk menanam kembali, jenis pohon hutan disekitar perkebunannya. Agar dapat mengembalikan kondisi hutan. Diantaranya dapat ditanam jenis kayu Durian dan Karet, karena selain dapat menjaga kondisi hutan hasilnya dapat diambil masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kedepan akan diberlakukan larangan untuk membuka areal hutan sebagai perkebunan, karena sanksi yang akan diberikan sama dengan tindak perambahan hutan. karena jika kayu hutan tersebut diambil, maka sama dengan melakukan ilegal loging,” imbuh Wawan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri (HBA) mengatakan, sebagai upaya mengurangi tindak illegalogil saat ini digalakkan penggunaan kerangka baja dan aluminium bahan bangunan. Karena dengan berkurangnya kebutuhan kayu, maka oknum perambah kayu liar akan enggan untuk melakukan tindak ilegal loging. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Saat ini tindak ilegal loging sudah hampir tidak ada di Empat Lawang, tetapi bukan berarti pengawasan tidak dilakukan. Karenanya jika masih ada yyang melakukan tindak perusakan hutan secara liar tersebut, maka tidak ada ampun lagi tetap akan diberikan sanksi tegas sesuai hukum. Hal ini dilaukan agar kedepan, masih dapat dirasakan Empat Lawang yang tetap hijau dan subur,” pungkasnya&lt;strong&gt;. (02)&lt;/strong&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-2537332860973414998?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/2537332860973414998/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/fokuskan-htr-dan-kbr-untuk-reboisasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/2537332860973414998'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/2537332860973414998'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/fokuskan-htr-dan-kbr-untuk-reboisasi.html' title='Fokuskan HTR dan KBR untuk Reboisasi Hutan'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TK-ODczyW-I/AAAAAAAADKU/GudpYu9_ubA/s72-c/a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-6916080815808345703</id><published>2010-10-07T04:06:00.006+07:00</published><updated>2010-10-07T04:06:51.855+07:00</updated><title type='text'>Tagana Harus Siap Terjun ke Lokasi Bencana</title><content type='html'>&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG-&lt;/strong&gt; Guna memberikan bantuan dalam melakukan evakuasi terhadap korban bencana, taruna siaga bencana (Tagana) harus siap diterjunkan. Dalam hal ini sesuai dengan fungsinya, segenap generasi muda Empat Lawang yang diberikan pembekalan Tagana. Kedepan dapat menjalankan tugas, dan aktif setiap terjadi bencana di Empat Lawang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri (HBA) mengatakan, kehadiran TAGANA di suatu daerah adalah tidak lain untuk membantu meringankan masyarakat yang bila terkena musibah banjir, longsor, kebakaran dan sebagainya. Diibaratkan persis dengan lembaga yang berpetualang. Makanya, jangan berberat hati bila Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati dirulung musibah, anggota TAGANA harus siap turun ke lokasi musibah. “Sebagai jiwa yang berpetualang, anggota TAGANA harus siap turun ke lokasi bencana,”jelas HBA. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, dari pelatihan TAGANA tersebut sangat penting adalah kesetiakawanan terhadap sesama anggota TAGANA. Bilamana anggota TAGANA terjun ke lokasi musibah, kemudian mendapatkan permasalahan teknis di lapangan, selayaknya sesama rekan saling menjaga dan tolong menolong. “Harus dipegang rasa setia kawan terhadap sesama anggota TAGANA, agar dalam menjalankan tugas dapat timbul rasa saling bekerjasama dengan baik,” katanya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkan HBA, idealnya dalam satu desa itu minimal terdapat dua orang anggota TAGANA. Kemudian diharapkan dengan dinas yang berkaitan untuk lebih memprioritaskan pengkaderan anggota TAGANA yang wilayah kecamatannya sangat rawan dengan musibah. “Tak bisa dipungkiri Empat Lawang terutama dikecamatan Pasemah Air Keruh memiliki geografis yang rentan dengan musibah. Makanya kita harus mampu bersahabat dengan alam, meminta kepada Sang Pencipta untuk memberikan keberkahan kabupaten Empat Lawang,” imbuhnya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Empat Lawang, Hj Endang DS mengatakan, pelatihan TAGANA tahun 2010 kali ini mengundang 40 orang pemuda yang terbagi seluruh kecamatan di Empat Lawang. Dengan rincian Tebing Tinggi 16 orang, sedangkan Talang Padang 4 orang, kemudian Pendopo 6 orang. Selanjutnya Muara Pinang 7 orang, Pasemah Air Keruh 3 orang. Sedangkan Ulu Musi dan Lintang Kanan masing-masing 2 orang. “Materi yang disampaikan berupa teori dan praktek langsung di lapangan dengan narasumber sesuai bidangnya,”pungkas Endang seraya mengatakan hingga saat ini jumlah anggota TAGANA berjumlah 120 orang. &lt;strong&gt;(02)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-6916080815808345703?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/6916080815808345703/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/tagana-harus-siap-terjun-ke-lokasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/6916080815808345703'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/6916080815808345703'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/tagana-harus-siap-terjun-ke-lokasi.html' title='Tagana Harus Siap Terjun ke Lokasi Bencana'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-3752994064552242398</id><published>2010-10-07T04:06:00.001+07:00</published><updated>2010-10-07T04:06:12.964+07:00</updated><title type='text'>Balita Wajib Diimunisasi Lengkap</title><content type='html'>&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG- &lt;/strong&gt;Menciptakan kekebalan tubuh serta menghidari berbagai penyakit, balita wajibn diberikan imunisasi secara lengkap. Karenanya melalui sosialisasi dan kampanye pemberian imunisasi polio dan campak, diupayakan setiap anak yang ada di bumi saling keruni sangi kerawati dapat diimunisasi. “Kegiatan ini merupakan agenda nasional, selama masih dibutuhkan sosialisasi imunisasi tetap akan dilaksanakan. Untuk tahun ini, dilakukan selama satu bulan yaitu Oktober, dengan system pelayanan menyebar ke seluruh Puskesmas, Pustu, Posyandu, Polindes dan kelompok lainnya yang ada di Empat Lawang,” ungkap Kepala Dinkes Empat Lawang, dr Teguh Idrus melalui Kabid Kesmas, Syahrial Podril, Rabu (6/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, pemberian imunisasi memang wajib kepada anak, karena dapat memberikan system kekebalan tubuh. Sebagai contoh, untuk imunisasi polio dan campak, dapat memberikan kekebalan dalam menghindari penyakit lumpuh serta jenis campak. Karenanya masyarakat jangan enggan untuk mengikuti program ini, untuk keselamatan dan kesehatan anak anak sebagai generasi penerus. “Melalui sosialisasi ini pihak Dinkes memberikan ajakan dan anjuran kepada masyarakat, karena pemberian imunisasi saat ini memang sudah dapat dilakukan disetiap daerah. Dalam hal ini petugas kesehatan disetiap kecamatan, akan diberikan pembekalan secara tekhnis mengenai pemberian imunisasi,” terangnya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum jenis penyakit polio dan campak, merupakan salah satu dampak yang dapat menular. Bahkan bukan tidak mungkin dapat berpotensi sebagai penyebab kematian anak atau balita, karenannya harus dilakukan pencegahan dengan imunisasi. “Meskipun hanya satu bulan, diupayakan dalam program ini setiap anak balita dapat diberikan imunisasi secara lengkap campak dan polio,” imbuhnya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, Wakil Bupati Empat Lawang, H Sofyan Djamal saat membuka kampanye imunisasi polio dan campak tersebut mengatakan, pemerintah Empat Lawang sangat mendukung upaya kampanye imunisasi campak dan polio di Empat Lawang, karena memang sangat penting sebagai upaya menyelamatkan anak dan balita dari berbagai penyakit berbahaya seperti campak dan polio. “Memang ditinjau dari letak geografis dan kependudukan, dalam menjangkau masyarakat yang berada di perkebunan dan perbukitan dapat menjadi kendala program ini. Tetapi kami harap ini bukan kendala, tetapi dapat memberikan semangat dan tantangan kepada petugas medis dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” jelas Sofyan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah berharap, kedepan masyarakat Empat Lawang khususnya anak anak dan balita dapat terbebas dari penyakit campak dan polio. Karenanya diharapkan kepada segenap petugas di setiap kecamatan dapat melaksanakan dengan baik, selain itu diupayakan juga dapat diberikan dukungan aktif dari segenap instansi terkait. Agar program ini, dapat tercapai sesuai yang diinginkan. “Kepada masyarakat kami ajak untuk segera membawa anak dan balitanya untuk menuju tempat imunisasi terdekat, baik itu puskesmas, pos pin, posyandu dan lainnya. Dengan harapan generasi Empat Lawang mendatang, dapat sehat dan terbebas dari jenis penyakit campak dan polio,” imbau Sofyan&lt;strong&gt;.(02)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-3752994064552242398?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/3752994064552242398/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/balita-wajib-diimunisasi-lengkap.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/3752994064552242398'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/3752994064552242398'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/balita-wajib-diimunisasi-lengkap.html' title='Balita Wajib Diimunisasi Lengkap'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-7669839643444729565</id><published>2010-10-05T04:29:00.000+07:00</published><updated>2010-10-05T04:29:12.169+07:00</updated><title type='text'>Jalan Menuju Desa Muara Danau Makin Rusak</title><content type='html'>&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG- &lt;/strong&gt;Salah satu akses daerah yaitu jalan menuju Desa Muara Danau Kecamatan Lintang Kanan mengalami kerusakan dan semakin parah, selain banyak yang belubang salah satu titik pada badan jalan tersebut amblas dan nyaris terputus. Kondisi ini telah terjadi hingga beberapa bulan, karenanya masyarakat daerah itu dan yang melintas sangat berhadap dapat dilakukan upaya perbaikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rusak dan amblas memang sudah lama, kami harap dapat dilakukan perbaikan. Karena tidak sedikit warga yang berpenghasilan pertanian dan perkebunan yang membutuhkan ajalan ini, sebagai akses utama untuk pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan warga,” ungkap Aprizal (39) warga Desa Muara Danau, Minggu (3/10). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskannya, jalan diareal desanya persis terletak diantara Desa Babatan dengan Muara Danau, hingga saat ini kondisinya memang cukup mengkhawatirkan. Setidaknya salah satu titik badan jalan yang amblas hingga sebagian dan hampir putus yang terjadi cukup lama. Dari sekitar tiga meter lebar badan jalan, yang tersisa hanya sekitar satu meter lebih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maklum, kami ini berpenghasilan perkebunan diantaranya kopi,sedangkan untuk mengangkut hasil kopi ini harus melewati jalan itu. Untuk diketahui kebun saya terletak di desa Lesung Batu dan akan dibawa ke Muara Danau. Kalau tidak melewati jalan itu kami terpaksa memutar arah jalan yang membutuhkan waktu hingga satu jam,” jelas Rizal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkannya, untuk memutar jalan sedikitnya melewati lima desa melalui jalan lingkar. Yakni dari Babatan menuju ke desa Tanjung Alam, kemudian ke Rantau Alih. Selanjutnya ke arah Sukarami kemudian Rantau Kasai lalu ke Lubuk Cik dan masuk ke Karang Tanding, setelah itu baru ke Muara Danau. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau jalan itu bagus, kami cukup dari Lesung Batu lalu ke Babatan kemudian sampai ke Muara Danau,” imbuhnya seraya mengatakan sebagai warga yang berpenghasilan kebun kopi dirinya sangat berharap kepada pemerintah untuk segera memperbaikinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, Camat Lintang Kanan, Nawawi ketika dikonfirmasi mengatakan, kondisi kerusakan jalan menuju Desa Muara Danau itu sudah diketahui sebelumnya. Bahkan, hal itu sudah dilaporkan pihaknya ke Pemerintah Kabupaten Empat Lawang. “Mengenai kondisi kerusakan jalan itu, sudah kami laporkan ke pemerintah Kabupaten,” kata Nawawi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskannya, berdasarkan keterangan dari pemerintah kabupaten, jalan tersebut langsung mendapatkan bantuan untuk perbaikan jalan di tahun 2010 ini juga. Bahkan pada Minggu kemarin, dirinya telah melihat ada petugas dari Dinas PU yang mengukur badan jalan itu. Mudah-mudahan tidak lama lagi akan dilakukan perbaikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mudah-mudahan tidak lama lagi akan diperbaiki, kepada warga diharapkan bersabar,” jelas Nawawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(02)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-7669839643444729565?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/7669839643444729565/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/jalan-menuju-desa-muara-danau-makin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/7669839643444729565'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/7669839643444729565'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/jalan-menuju-desa-muara-danau-makin.html' title='Jalan Menuju Desa Muara Danau Makin Rusak'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-5606561183590014356</id><published>2010-10-05T04:28:00.002+07:00</published><updated>2010-10-05T04:28:36.547+07:00</updated><title type='text'>SMKN 1 Tidak ada Lahan Parkir</title><content type='html'>&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG-&lt;/strong&gt; Belum adanya tempat parkir di lingkungan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Tebing Tinggi di Desa Tersan, membuat kondisi parkir kendaraan terlihat semerawut. Kepala SMK Negeri 1 Tebing Tinggi Zukri Anwar mengatakan, lokasi pembangunan lahan parkir memang manjadi kendala pihaknya saat ini. Karena membuat suasana lingkungan Sekolah tampak tidak teratur. &lt;br /&gt;“Saat ini kami hanya menunggu pemerintah untuk melaksanakan pembangunan di sekolah ini, setidaknya dapat mengurangi berkeliarnya parkir kendaraan di perkarangan sekolah,” ungkapnya. Senin (4/10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakannya, lahan parkir yang ada saat ini masih bersipat sementara karena terbentur dengan dana pembangunan. Pihak sekolah telah berusaha mengajukan ke pihak terkait untuk dapat melaksanakan pembangunan lahan parkir dan jalan menuju lokasi sekolah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami masih menunggu perkebangan terhadap rencana pemabangunan di sekolah ini, karena belum adanya lahan perkir diperkarangan sekolah sehingga masih banyak kendaraan siswa iyang diletakan di luar sekolah,” imbuhnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, kondisi pekarangan sekolah akan semakin parah jika di lokasi SMK diguyur hujan. Karena dengan lokasi lapangan yang masih jika hujan tiba maka lokasi perkarangan perkantoran akan dipenuhi dengan lumpur dan tanah liat. “Setidaknya dilakukan pembangunan lokasi parkir secepatnnya, selain mempermudah satpam dalam melakukan pengawasan, juga pada saat musim hujan menimbulakan banyaknya lupur dan tanah liat yang mengotori lokasi sekolah,” tambah Erwin salah seorang guru kepada koran ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diharapkannya, untuk menunjang Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dilingkungan SMK Negeri 1 Tebing Tinggi, harus ada perlengkapan fasilitas sekolah yang akan berpengaruh pada masa depan siswa. “Tanpa adanya fasilitas yang mendukung termasuk lahan parkir dilingkungan sekolah digunakan oleh seluruh anggota sekolah sehingga menjadi penghambat dalam melaksanakan KBM maka susah bagi kami untuk cepat mengembangkan dan mengasah kemampuan peserta didik, setidaknya ada perhatian khusus dari pemerintah,” pungkasnya&lt;strong&gt;. (K-3)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-5606561183590014356?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/5606561183590014356/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/smkn-1-tidak-ada-lahan-parkir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/5606561183590014356'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/5606561183590014356'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/smkn-1-tidak-ada-lahan-parkir.html' title='SMKN 1 Tidak ada Lahan Parkir'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-8865061855793353474</id><published>2010-10-05T04:27:00.006+07:00</published><updated>2010-10-05T04:27:48.570+07:00</updated><title type='text'>Akhirnya Rachma Diperiksa Hakim</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Sebagai Saksi Sidang Tipikor Is&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/strong&gt;Akhirnya Rachma Istiati memenuhi panggilan Kejari Lubuklinggau untuk menjadi saksi bersama lima saksi lainnya PNS Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura). Keenamnya diperiksa hakim sehubungan perkara dugaan Tipikor dana Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Sumatera Selatan (Sumsel) 2008, dengan terdakwa, mantan Bendahara KPU Musi Rawas (Mura), Is (44).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sidang Tipikor ini digelar, Senin (4/10) di Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau. Dengan majelis hakim yang diketuai hakim Agusin, dengan anggota hakim Harun Yulianto dan hakim Neva Irawan, serta Panitera Pengganti (PP) Hamid mengagendakan mendengar keterangan enam saksi yang dihadirkan tim Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ricky Ramadhan, Fasyal Basni, Merry Meilani. Enam saksi tersebut yakni Rachma Istiati, M Sopian, Yoni, Maulana Efendi, Siti Rahmawati, dan Arios Osunggu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saksi pertama yang diperiksa, Rachma Istiati, mantan Sekretaris KPU Musi Rawas, dalam kesaksiannya mengatakan, ia tidak mengetahui mengenai daftar alokasi untuk dana pengangkutan logistik, honor anggota KPU, PPK, PPS, KPPS. Semuanya dibuat oleh Is. “Saya hanya menanda tangani saja berkas yang diserahkan Is, semua daftar dibuat oleh Is, saya tidak tahu-menahu,” kata Rachma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai kuitansi pembayaran yang ada, Rachma juga meragukan keaslian tanda tangannya. Menurutnya tidak semua tanda tangan di kuitansi itu benar-benar dirinya yang meneken, namun saya tidak tahu siapa orangnya yang memalsukan. Saat ditanya, apakah terdakwa mengetahui adanya transfer dana Rp 1 Miliar ke rekening Djunaidi Rasyid, suaminya, ia mengatakan. “Tentu IS tahu, sebab saya menyetor berdua dengannya”, ungkap Rachma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya saksi kedua yang diperiksa, M Sopian, mantan Bendahara Rutin KPU Mura, memberikan kesaksian, ia bertugas dengan dasar Surat Keputusan (SK) Sekjen KPU pusat. Selama bertugas Sopian mengaku tidak tahu siapa yang menyusun daftar-daftar pelaksanaan pengangkutan logistik, penyewaan tenda dan kursi, sortir surat suara, honor operator komputer, honornya sendiri dibayarkan langsung oleh Rachma. Untuk pengangkutan logistik saksi tidak tahu berapa truk yang dipakai untuk mengangkut logistik, pada intinya kesaksian saksi banyak dijawab dengan tidak tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saksi ketiga, Yoni, PLH Kasubag Teknis dan Humas KPU Mura, memberikan kesaksian, tugasnya meliputi menjalin hubungan baik antar lembaga KPU maupun dengan lembaga diluar KPU, namun selama ia bertugas belum pernah melihat Rencana Kerja Anggaran (RKA). Untuk sortir surat suara dilakukan olehstaf KPU dibantu dengan tenaga dari luar yakni masyarakat yang diberikan upah. Namun nama-nama yang ada di daftar penerima honor sortir surat suara, tak satupun nama yang dikenalnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saksi keempat, Maulana Efendi, PLH Kasubag Hukum KPU Mura, hanya memberikan kesaksian singkat, pada intinya ia bertugas untuk memilah-milah anggota PPK di Kecamatan, namun honornya dibayarkan oleh sekretaris KPU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya saksi kelima yang diperiksa hakim, Siti Ramawati, mantan staf Subag Umum KPU Mura, menjelaskan bahwa sortir surat suara itu memang dilakukan di sekretariat KPU Mura, namun agak berbeda kesaksian dengan saksi lain, Siti menjelaskan bahwa sortir dilakukan oleh orang lain diluar KPU, namun ia tidak tahu secara persis siapa-siapa saja orangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saksi Perkara Tipikor yang terakhir diperiksa yaitu, Arios Osunggu, mantan bendahara barang KPU Mura, memberikan kesaksian ia tidak tahu-menahu mengenai dana untuk pengangkutan logistik. Selanjutnya majelis hakim langsung menunda sidang hingga, Senin (11/10) dengan agenda masih dengan pemeriksaan saksi-saksi fakta dan saksi ahli&lt;strong&gt;. (mg02)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-8865061855793353474?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/8865061855793353474/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/akhirnya-rachma-diperiksa-hakim.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/8865061855793353474'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/8865061855793353474'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/akhirnya-rachma-diperiksa-hakim.html' title='Akhirnya Rachma Diperiksa Hakim'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-5784914754426882395</id><published>2010-10-05T04:27:00.001+07:00</published><updated>2010-10-05T04:27:15.552+07:00</updated><title type='text'>APV Vs Truk Diesel, Dua Lurat</title><content type='html'>&lt;strong&gt;LUBUKLINGGAU-&lt;/strong&gt;Tabrakan antara mobil Suzuki APV dengan mobil Truk Diesel, nyaris menelan korban jiwa. Korbannya harus menjalani perawatan medis di RS dr Sobirin Musi Rawas, masing-masing bernama Ilham (8) dan Andes (16), keduanya warga Tungkal Ulu, Kabupaten Tanjak Barak, Propinsi Jambi. Korban mengalami patah kaki kanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) itu terjadi di Jalan A Yani, Kelurahan Puncak Kemuning, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Senin (4/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi dihimpun wartawan koran ini menyebutkan, sebelum kejadian Frengky Tampubolon (23), warga proyek Aman Raja, Tungkal Ulu, Kabupaten Tanjak Barak, Provinsi Jambi mengemudikan mobil Suzuki APV Nopol BH 1068 EI, dengan tiga orang penumpang. Diantaranya, Srimukti (40), Andes dan Ilham. Mobil itu meluncur dari simpang Lintas RCA Lubuklinggau menuju ke Petanang. Sesampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tiba-tiba ada sepeda menyebrang jalan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Spontan Frengky Tampubolon menghindari dari kecelakaan dengan membanting stir ke kanan. Namun malah bertabrakan dengan mobil Truk Diesel Nopol BG 8034 G yang melaju dari arah berlawanan. Pengemudinya, Adi (22), warga Jalan Kenanga I, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Lubuklinggau Utara II. Tak pelak, kedua mobil bagian depan ringsek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga sekitar TKP yang mengetahui korban Ilham dan Ades mengalami luka-luka, langsung dibawa ke RS dr Sobirin Mura guna mendapat pengobatan. Sementara anggota Unit Laka Polres Lubuklinggau yang menerima laporan masyarakat, langsung meluncur ke lokasi kejadian guna olah TKP dan mengamankan kedua kendaraan guna kepentingan penyelidikan dan penyidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolres Lubuklinggau, AKBP Takwil Ichsan melalui Kasat Lantas, AKP I Ketut Suarnaya didamping Kanit Laka, Aipda Iswan Surya kepada wartawan koran ini membenarkan adanya kejadian tersebut. “Kami masih dalam pemeriksaan saksi-saksi dan tersangka,” ucapnya. &lt;strong&gt;(08)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-5784914754426882395?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/5784914754426882395/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/apv-vs-truk-diesel-dua-lurat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/5784914754426882395'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/5784914754426882395'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/apv-vs-truk-diesel-dua-lurat.html' title='APV Vs Truk Diesel, Dua Lurat'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-3431277679235070972</id><published>2010-10-01T04:56:00.001+07:00</published><updated>2010-10-01T04:56:25.026+07:00</updated><title type='text'>Disdik Temukan Penerima SK Bermasalah</title><content type='html'>&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG- &lt;/strong&gt;Berdasarkan hasil evaluasi dan pendataan kepada 180 SD tersebar di Empat Lawang, Dinas Pendidikan melalui bagian TKSD didampingi tim BKD Empat Lawang menemukan beberapa penerima SK tenaga Honorer Daerah (Honda) 2010 yang diduga bermasalah. Karenanya untuk pemutakhiran data Honda di Empat Lawang, penerbitan SK yang dianggap tidak layak akan direkomendasikan untuk dilakukan penarikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“zDari segenap SD yang langsung kami temui, memang terdapat beberapa tenaga Honda yang diterbitkan SK tetapi tidak layak. Diantaranya SK Honda diberikan kepada Kepala Desa ataupun guru yang sebelumnya tidak mengajar di Empat Lawang mendapat honda di Empat Lawang. Berdasarkan hasil pendataan, kami rekomendasikan penarikan SK tersebut atau dengan kata lain kelalaian ini harus dievaluasi ulang,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Empat Lawang, H Aminuddin Bahar melalui Kabid TKSD, Sayana, Kamis (30/9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskannya, sebelumnya pihaknya mendapatkan laporan terdapat Kades yang menerima SK Honda dan mencairkan gaji selama enam bulan. Melalui instruksi dari Bupati Empat Lawang pihaknya dan BKD langsung melakukan pengecekan ke masing masing sekolah. Dalam hal ini segenap SD, karena untuk tingkat menengah dilakukan pihak Dikmen Disdik dan evaluasinya masih berlangsung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berdasarkan hasil pendataan langsung ke sekolah inilah, dapat dijadikan data valid dalam pengangkatan honda di Empat Lawang,” terangnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan temuan dilapangan diakui Sayana, ternyata terdapat beberapa kelalaian dalam penerbitan SK Honda 2010. diantaranya Kades yang diangkat Honda di SD Negeri 4 Bandar Aji Kecamatan Ulu Musi. Selanjutnya terdapat juga guru Honda yang telah diangkat Kades di SD Negeri 10 Talang Benteng Muara Pinang, tenaga Honda di SD Negeri 34 Tebing Tinggi yang diketahui sebelumnya tidak mengajar di Empat Lawang serta beberapa temuan lainnya yang bermasalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami mengajukan rekomendasi penarikan SK nya, mengenai gaji yang sudah ditarik akan disesuaikan dengan penjelasan data selam dia bertugas. Karena dalam pembayaran gaji, dihitung selama bertugas dari Januari hingga Juni atau enam bulan. Ya kalau memang sudah menjadi haknya tidak ditarik lagi, tetapi kalau memang bukan haknya akan diupayakan pengembalian,” papar Sayana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum pihaknya hanya melakukan pendataan dan menyampaikan rekomendasi ke BKD, dalam hal ini untuk tindakan selanjutnya penarikan SK ataupun pemecatam dari tugas sebagai guru Honda merupakan wewenang Bupati Empat Lawang melalui BKD. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Karena kebijakan honda ini dilakukan sesuai kebutuhan pihak sekolah, tentu masih ada pertimbangan bagi tenaga yang memang dibutuhkan. Setidaknya dilakukan evaluasi ini bukan untuk mencari permasalahan, karena dengan data terbaru melalui tinjauan langsung kesekolah ini diharapkan dapat mendukung validasi data tenaga honda di Empat Lawang,” paparnya seraya mengatakan, dalam pendataan guru honda mendatang, pihaknya akan mengupayakan sistem satu pintu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini disdik selaku leading sector pendidikan, akan menyampaikan data dan rekomendasi pengangkatan tenaga Honda sesuai kebutuhan Empat Lawang kepada pihak BKD. Selanjutnya Bupati Empat Lawang, melalui BKD yang menentukan dalam penerbitan SK tugasnya&lt;strong&gt;. (02)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-3431277679235070972?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/3431277679235070972/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/disdik-temukan-penerima-sk-bermasalah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/3431277679235070972'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/3431277679235070972'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/10/disdik-temukan-penerima-sk-bermasalah.html' title='Disdik Temukan Penerima SK Bermasalah'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-4612265423508568723</id><published>2010-09-30T04:56:00.001+07:00</published><updated>2010-09-30T04:56:51.777+07:00</updated><title type='text'>Baru Diperbaiki Jalan Provinsi Retak</title><content type='html'>&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG- &lt;/strong&gt;Jalan provinsi yang ada di desa Batu Pance tepatnya di sekitar lokasi SMP Negeri 4 Tebing Tinggi, kembali mengalami retak. Keretalan jalan diperkirakan mencapai lima meter. Ironisnya jalan tersebut baru saja diperbaiki setelah terjadi kerusakan cukup parah beberapa waktu lalu melalui penimbunan dan pemasangan bronjong. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Jalan ini baru beberapa hari ini mengalami kerusakan, mungkin badan jalan tidak dapat menahan beban kendaraan yang melintas. Sehingga terjadi keretakan,” ungkap Shalim (39) salah seorang sopir Angdes kepada kontributor koran ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakannya, keretakan pada badan jalan tersebut sangat mengangu laju lalu lintas. Bahkan dapat menyebabkan terjadinya Lakalantas karena saat adanya retak di badan jalan tersebut membuat pengendara dari Kecamatan Tebing Tinggi tujuan Pendopo. Ditambah lagi dengan adanya tumpukan koral yang menghalangi jalan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ya, kalau tidak tahu dengan kerusakan ini, bisa saja nantinya dapat terjadi Lakalantas, ditambah lagi lokasi tersebut berada di antara tikungan,” Terangnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantauan wartawan koran ini, panjang keretakan kurang lebih mencapai 5 meter dengan posisi memanjang dan lebar diperkirakan hingga 15 cm. Jika tidak segera dilakukan perbaikan terhadap kondisi tersebut akan meningkatkan potensi Lalantas, terutama bagi kendaraan roda dua karena retak yang cukup melebar dengan posisi yang memanjang. Sehingga dapat membuat ban terperosok kedalam retakan tersebut. Selain itu dengan adanya koral di badan jalan juga dapat mengakibatkan Lakalantas, karena membuat ban tergelincir pada saat menikung dilokasi tersebut tanpa adanya tanda bahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Efran (31) warga Tebing Tinggi mengatakan, setidaknya segera dilakukan perbaikan terhadap jalan provinsi tersebut. Jika lamban dilakukan perbaikan maka kerusakan tersebut akan semakin parah, karena setiap harinya jalan tersebut dilalui kendaraan yang hilir mudik dengan kapasitas yang berat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikhawatirkan badan jalan tidak mampu untuk memenahan beban sehingga keretakan akan semakin melebar bahkan bronjong yang sudah dibuat bisa kembali rusak dan yang lebih parah jalan provinsi ini dapat terputus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Setiap hari mobil berkapasitas berat selalu melalui jalan ini, bisa jadi dalam waktu dekat ini, kerusakan akan lebih parah, jika tidak segera dilakukan perbaikan. Setidaknya dapat mengantisifasi terjadinya Lakalantas,” paparnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkannya, jalan yang merupakan akses transportasi dan sangat membatu masyarakat dalam melakukan semua aktifitas kesehariannya. Diharapkannya untuk dapat segera melakukan perbaikan pada jalan, karena dengan adanya jalan tersebut juga dapat melancarkan perekonomian warga namun jika jalan tersebut terputus. Maka proses penjualan hasil kebun menjadi terhambat terhambat, sehingga kesejahteraan masyarakat menjadi terganggu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Setidaknya dengan adanya jalan ini, masyarakat dapat melakukan aktifitas keseharian, jadi jika akses jalan ini terputus maka akan menghambat perekonomian yang ada pada masyarakat,” pungkasnya.&lt;strong&gt; (K-3)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-4612265423508568723?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/4612265423508568723/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/09/baru-diperbaiki-jalan-provinsi-retak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/4612265423508568723'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/4612265423508568723'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/09/baru-diperbaiki-jalan-provinsi-retak.html' title='Baru Diperbaiki Jalan Provinsi Retak'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-2634312610839793347</id><published>2010-09-29T04:50:00.001+07:00</published><updated>2010-09-29T04:50:24.567+07:00</updated><title type='text'>Guru Harus Profesional dan Bertanggungjawab</title><content type='html'>&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG&lt;/strong&gt;- Meningkatkan mutu pendidikan di Empat Lawang, tidak terlepas dari peran aktif tenaga pengajar. Karenanya dalam menjalankan tugas mengajar, segenap guru harus lebih professional dan bertanggungjawab. Hal ini diungkapkan Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri (HBA) saat melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) dilingkungan sekolah unggulan di Empat Lawang, Selasa (28/9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya sangat sesalkan jika masih ada guru yang hanya memberikan catatan dan buku, selanjutnya meninggalkan kelas saat proses belajar mengajar. Karena dalam penyerapan materi kepada siswa, dibutuhkan dampingan dan arahan secara professional oleh seorang guru,” tegasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan HBA, dalam penyampaian materi pendidikan, tidak hanya melalui catatan dan buku. Dibutuhkan penjelasan yang dapat diterima dengan baik oleh siswa, atau setidaknya sistem KBM yang lebih dipahami siswa. Terutama untuk sekolah ungggulan, tidak layak jika guru unggulan yang tidak profesional dalam mengajar. “Jangan hanya mengambil identitas sebagai tenaga guru sekolah unggulan, karena dalam hal ini diberikan kesejahteraan yang lebih baik. Harus ditekankan tanggungjawab dalam menjalankan tugas, sehingga dapat menciptakan SDM unggul dimasa depan,” terangnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya seorang guru tidak hanya dinilai dari usia, senioritas dan tenaga guru yang masih muda. Dalam hal ini dibutuhkan sifat mengayomi dan dapat memberikan arahan kepada siswa, agar dalam memberikan materi dapat diterima dengan baik oleh siswa. Terutama untuk para tenaga guru unggulan, harus lebih unggul dalam menyampaikan materi KBM kepada siswa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika memang memungkinkan dapat dilakukan study banding ke sekolah yang sudah maju didaerah lain, agar dapat diterapkan sistem pembelajaran yang baik kepada siswa. Yang pasti jangan lalai dengan tugas, dan jangan membuat siswa jadi terbengkalai saat belajar,” himbau HBA. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diakui HBA, peningkatan mutu pendidikan di Empat Lawang merupakan target utama pemerintahan. Bukan hanya untuk kecamatan Tebing Tinggi dalam hal ini akan merata ke seluruh Empat Lawang. Secara umum pada tahap awal konsef unggulan diupayakan di ibukota kabbupaten, mengingat dalam pengawasan dapat lebih diketahui. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dengan perkembangan yang ada di sekolah unggulan saat ini, kedepan akan diupayakan pengembangan yang sama untuk kecamatan lainnya. Dengan kata lain, pemerataan mutu pendidikan, akan terus diupayakan,” terangnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, diharapkan kedepan segenap guru dapat selaras dengan tujuan pengembangan mutu pendidikan di Empat Lawang. Dengan menjalankan tugas secara profesional dan bertanggungjawab, serta tidak melalikan siswa saat menyampaikan materi pelajaran. “Kedepan saya tidak mau lagi ada guru yang masih lalai dengan tugas utamanya, mari sama sama kita bangun Empat Lawang dengan meningkatkan mutu pendidikan. Karena peningkatan SDM generasi muda, merupakan investasi pembangunan Empat Lawang dimasa mendatang,” pungkasnya &lt;strong&gt;(02)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-2634312610839793347?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/2634312610839793347/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/09/guru-harus-profesional-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/2634312610839793347'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/2634312610839793347'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/09/guru-harus-profesional-dan.html' title='Guru Harus Profesional dan Bertanggungjawab'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-3266149204911634551</id><published>2010-09-29T04:49:00.003+07:00</published><updated>2010-09-29T04:49:53.354+07:00</updated><title type='text'>Rekrut Karyawan Perusahaan Wajib Lapor</title><content type='html'>&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG- &lt;/strong&gt;Guna mengetahui data jumlah pengangguran di bumi Saling Keruani Sangi Kerawati, dapat ditinjau dari hasil pendataan pembuat kartu pencari kerja (AK 1). Karenanya akan diupayakan kerjasama dengan pihak perusahaan, untuk melaporkan jika melakukan perekrutan atau penerimaan karyawan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui kerjasama ini, dapat mengoptimalkan upaya meminimalisir angka pengangguran yang ada. “Setiap perusahaan wajib melapor ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), begitu juga saat melakukan penerimaan karyawan. Karena jika semua perusahaan dapat satu jaringan dengan Disnaker, maka setiap ada peluang penerimaan tenaga kerja dapat diketahui, dengan demikian para pencari kerja di Empat Lawang akan lebih mudah mendapatkan informasi tersebut,” ungkap Kepala Disnakertrans Empat Lawang, A Matcik US, melalui Sekretaris Ali Fe’I kepada wartawan koran ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diakuinya, saat ini masih banyak perusahaan yang belum melapor, setidaknya hal ini dapat menyulitkan dalam melakukan pendataan. Meskipun pada kenyataannya dalam penerimaan karyawan, banyak pencari kerja yang mengambil AK 1 di Disnakertrans. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami menyayangkan kelalaian pihak perusahaan ini, karenanya kami harap dapat segera melapor. Setidaknya untuk kejelasan perusahaan tersebut, karena telah berdiri dan membuka usaha di Empat Lawang,” terangnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui laporan dari masing-masing perusahaan tersebut, Disnaker Empat Dapat memberikan informasi kepada para pencari kerja yang ada. Untuk melengkapi persyaratan dalam pendaftaaran akan diberikan pelatihan kepada para pencari kerja Empat Lawang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dengan adanya pelatihan maka para pencari kerja dapat mempersiapkan diri sebelum mengajukan pendaftaran. Setidaknya setiap ada peluang kerja, melalui pelatihan yang diberikan dapat direkomendasikan para pencari kerja yang sudah dibina Disnaker,” kata Ali seraya mengatakan saat ini pihak Disnaker masih melakukan pendataan jumlah pencari kerja di Empat Lawang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendataan dilakukan dengan menjumlahkan keluarnya kartu kuning (AK.1, red) setiap tahunnya, selain itu data dapat lebih akurat jika para pencaker yang membuat kartu kuning dapat melapor kembali. Diharapkan kepada semua perusahaan yang akan melakukan perekrutan tenaga kerja, untuk melapor ke Disnaker Empat Lawang. Melalui informasi pihak perusahaan tersebut, Disnakertans akan menyampaikan kepada para pembuat AK.1 yang belum diterima kerja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami berharap kerjasama dengan perusahaan dapat dilakuka secepatnya, untuk kejelasan penerimaan tersebut ke masyarakayat. Dengan kata lain melalui kerjasama yang baik pihak perusahaan itu, dapat membantu meminimalisir jumlah pencari kerja yang ada di Empat Lawang,” imbuhnya. &lt;strong&gt;(02)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-3266149204911634551?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/3266149204911634551/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/09/rekrut-karyawan-perusahaan-wajib-lapor.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/3266149204911634551'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/3266149204911634551'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/09/rekrut-karyawan-perusahaan-wajib-lapor.html' title='Rekrut Karyawan Perusahaan Wajib Lapor'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-515786329888570405</id><published>2010-09-29T04:49:00.001+07:00</published><updated>2010-09-29T04:49:25.395+07:00</updated><title type='text'>Lagi, Polisi Gelar Razia Teroris</title><content type='html'>&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG-&lt;/strong&gt; Demi mengantisifasi terjadinya tindak kejahatan dan penertiban peraturan jajaran Polsek Tebing Tinggi kembali menggelar razia terhadap masyarakat setempat dan pendatang baru serta kendaraan luar daerah yang melintasi ibukota Kabupaten Empat Lawang. Razia dipimpin Kapolsek Tebing Tinggi AKP Suparlan kemarin dimulai pukul 08.30 WIB hingga 10.30 WIB. Selain memeriksa KTP, SIM dan kelengkapan dalam kendaraan lain, polisi juga mengeledah pengendara yang dicurigai membawa senjata tajam dan barang berbahaya. &lt;br /&gt;“Razia ini akan dilakukan secara rutin, pemeriksaan juga dilakukan terhadap mobil boox dan mobil luar daerah, demi menciptakan kenyamanan masyarakat dari tindak kejahatan. Razia ini juga masih dalam siaga satu,” ungkap Kapolsek Tebing Tinggi AKP Suparlan, Selasa (28/9). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakannya, Razia yang dilakukan terhadap kendaraan roda empat maupun roda dua dilingkungan Kabupaten Tebing Tinggi. Saat ini ketertiban sudah mulai menunjukan peningkatan, dan belum melihat gerik mencurigakan, karena pengendara sudah menujukan identitas serta kelengkapannya dalam berkendaraan, yang membawa sajam juga tidak ditemukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Alhamdulilah, sekarang ketertiban warga dan pengendara sudah mulai meningkat, hanya saja masih ada beberapa warga yang belum memiliki SIM dan tidak memakai helm,” imbuhnya seraya menekankan bagi pengendara untuk dapat mematuhi peraturan dan rambu rambu lalulintas serta melengkapi kelengkapan dalam berkendaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, dengan adanya isu menyebarnya teroris dilingkungan masyarakat, setidaknya menimbulkan kecemasan dan kekhawatiran, sehingga AKP Suparlan mengharapkan agar masyarakat dapat melaporkan kepihak kepolisian jika melihat tingkah laku yang mencurigakan, dan segera melapor ke kades setempat jika ada pendatang baru, hal ini guna mengantisifasi adanya terorris dilingkungan Kabupaten Empat Lawang. “Untuk menciptakan kenyamanan dilingkungan, kerja sama antara pihak kepolisian dan masyarakat sangat dibutuhkan, dan bila ada hal yang mencurigakan, kami mengharap segera dilaporkan kepihak yang berwajib,” pungkasnya. &lt;strong&gt;(K-3)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-515786329888570405?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/515786329888570405/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/09/lagi-polisi-gelar-razia-teroris.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/515786329888570405'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/515786329888570405'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/09/lagi-polisi-gelar-razia-teroris.html' title='Lagi, Polisi Gelar Razia Teroris'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-4008710981771646263</id><published>2010-09-28T05:01:00.002+07:00</published><updated>2010-09-28T05:01:49.434+07:00</updated><title type='text'>Dugaan Penyimpangan Bangub akan Diselidiki</title><content type='html'>&amp;nbsp;&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG- &lt;/strong&gt;Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Kabupaten Empat Lawang menghimbau segenap  perangkat desa terutama Kades harus professional dalam menjalankan tugas. Himbauan ini disampaikan terkait adanya informasi dugaan penyelewengan dana Bantuan Gubernur (bangub). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Secara umum bangub langsung disampaikan menuju rekening desa, karenanya dalam penggunaannya harus sesuai dengan juknis dan juklak yang sudah ditentukan. Jika ada yang menyimpang maka dapat dikenakan sanksi, untuk ini sanksi bukan desa tetapi pejabat pemerintahan yang melakukan penyimpangan,” terang Kepala BPMPD Empat Lawang, Burhansyah melalui Kabid PMPD, Rasyidi, Senin (27/9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakannya, mengenai adanya penyimpangan dana Bangub dan permasalahan desa, pihaknya memang sudah mendapatkan beberapa laporan dari masyarakat. Salah satunya di Desa Remantai Kecamatan Talang Padang, melalui laporan dari Ketua BPD, Sekdes dan masyarakat setempat. &lt;br /&gt;“Kami akan melakukan evaluasi dan pemeriksaan terhadap Kades tersebut, dalam hal ini tidak bisa dengan tuduhan sepihak dan harus diketahui dahulu kebenarannya. Dalam pengawasan ini  akan dilakukan kepada segenap desa di Empat Lawang, karenanya diharapkan Kades dan perangkatnya dapat lebih professional dalam mengelola pemerintahan dan dana bantuan di desanya,” kata Rasyidi seraya mengatakan mengenai laporan dugaan penyelewengan itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak inspektorat dan izin Bupati untuk memeriksa penggunaan dana Bangub didesa tersebut.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pengawasan penggunaan dana Bangub, dijelaskan Rasyidi, tidak hanya dari pemerintah kabupaten Empat Lawang. Dalam hal ini juga akan dilakukan pihak BPKP dan Inspektorat dari provinsi. Karenanya setiap akhir tahun, akan dilakukan evaluasi dan pemeriksaan dari penggunaan dana bantuan terutama Bangub disetiap desa. &lt;br /&gt;“Setidaknya semua bantuan yang disampaikan, sudah memiliki pos-pos dalam penggunaan masing masing. Diantaranya untuk peningkatan usaha ekonomi produktif, posyandu, PKK dan Karang taruna didesa tersebut. Untuk Bangub dari rekening provinsi disampaikan menuju rekening desa masing-masing, untuk penggunaannya dipercayakan kepada kades dan perangkatnya secara transparan dan tepat sasaran,” imbuhnya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya ia mengimbau, dalam pelaksanaan tugas hendaknya Kades harus lebih professional, jangan mementingkan diri sendiri. Secara umum pemerintah telah memberikan fasilitas yang cukup kepada aparatur desa, karenanya diharapkan dapat menjalankan tugas sesuai ketentuan. Terutama dalam mengelola bantuan dana baik dari pemerintah kabupaten, pusat ataupun Bangub, harus disampaikan kemasyarakat sesuai ketentuan petunjuk pelaksanaan yang ada. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika memang pada hasil pemeriksaan terbukti menyimpang, selaku pembinaan kami akan memberikan saksi tegas. Kepada aparat terkait, bukan kepada desanya,” tegas Rasyidi. &lt;br /&gt;Infomasi dilapangan menyebutkan, disampaikan laporan atas dugaan penyimpangan dana bantuan gubernur 2010 di desa Remantai Kecamatan Talang Padang, diduga dana yang diterima sekitar satu bulan terakhir itu, dikelolah secara tertutup oleh kades dan tidak disampaikan sesuai petunjuk kepada pos yang ditentukan. Diantranya, untuk Posyandu, semestinya diberikan sebesar Rp 2,5 juta disampaikan hanya Rp 300 ribu, selanjutnya untuk PKK, semestinya Rp 2,5  juta disampaikan hanya 300 ribu serta dana karang taruna Rp 2,5 juta belum disampaikan dan diterapkan. Karenanya untuk mendapat kejelasan, pihak BPD, Sekdes dan masyarakat menyampaikan laporan secara tertulis kepada Bupati melalui pihak terkait dantaranya BPMD dan Inspektorat Kabupaten Empat Lawang. &lt;strong&gt;(02)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-4008710981771646263?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/4008710981771646263/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/09/dugaan-penyimpangan-bangub-akan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/4008710981771646263'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/4008710981771646263'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/09/dugaan-penyimpangan-bangub-akan.html' title='Dugaan Penyimpangan Bangub akan Diselidiki'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-2190693706989563487</id><published>2010-09-22T05:09:00.000+07:00</published><updated>2010-09-22T05:09:46.709+07:00</updated><title type='text'>Xenia Tabrak Murid SD</title><content type='html'>&lt;b&gt;EMPAT LAWANG- &lt;/b&gt;Naas dialami Jeti Putra Hariansyah bin Saipa (6) warga Desa Sawah Belau, Kecamatan Tebing Tinggi. Murid&amp;nbsp; SD Negeri 15 Tebing Tinggi ini, menderita luka lecet disekujur tubuh akibat ditabrak mobil Xenia warna silver Nopol B 1882 UFY dikemudikan Syafrigon Warga Palong Kelurahan Suka Pura, Jakarta Utara. Pristiwa itu terjadi, Selasa (21/9) pada pukul 10.00 WIB, di Desa Sawa Belau, Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut ketenagan Syafrigon (37) warga Palong Jakarta Utara,&amp;nbsp; dirinya salah seorang pemudik dari kota Padang yang hendak pulang ke Jakarta. Saat melintas di tempat kejadian perkara (TKP), memang ada anak SD pulang sekolah berjalan di sisi kiri jalan bersama temannya. Diduga korban tidak memperdulikan kendaraan yang melintas, berlari ketengah jalan. “Saya terkejut, tiba tiba anak itu melangka ke tengah jalan, dan saya berusaha menghindari tapi karena jarak yang dekat serta dia datang secara tiba-tiba hingga tidak bisa dihindari,” terang Syafrigon. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diakui Syafrigon, setelah kejadian tersebut dirinya berniat berhenti dilokasi. Namun setelah melihat banyak warga yang berhamburan keluar, ia cemas takut diamuk massa, sehingga Syafrigon memilih untuk menyelamatkan diri ke Polsek Tebing Tinggi. &lt;br /&gt;“Tadinya saya ingin berhenti, tapi saya khawatir akan diamuk massa, sehingga saya memilih untuk langsung kekantor polisi,” tambahnya seraya mengungkapkan dirinya tidak lagi bisa mengelak karena musibah yang saat ini menimpa korban dan hanya bisa pasrah menyerahkan pristiwa ini ke pihak kepolisian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kejadian laka, Jeti yang masih duduk dibangku kelas I SD Negeri 15 Desa Sawa Belau Kecamatan Tebing Tinggi, langsung dibawa ke Puskesmas Tebing Tinggi. Akibat peristiwa tersebut, Jeti mengalami luka lecet dibagian lutut kanan dan kiri, punggung kiri, betis kiri bagian belakang serta luka robek pada bibir samping. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolsek Tebing Tinggi AKP Suparlan melalui, Kanit Lantas, Iptu Ali Rahman membenarkan pristiwa lakalantas tersebut. Dikatakannya, saat ini polisi telah mengamankan sopir beserta mobil yang dikendarai, di Mapolsek Tebing Tinggi. “Kami telah menerima laporan kejadian, kasusnya masih dalam proses penyelidikan,”jelasnya seraya menghimbau seluruh pengendara dapat berhati-hati dalam perjalanan.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diharapkannya, dengan pristiwa ini hendaknya dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat agar dapat memberikan pengawasan terhadap anak yang masih dibawah umur. Apalagi jika anak tersebut telah duduk dibangku SD, bahkan kepada pengendara agar dapat menaati peraturan lalu lintas dan mematuhi rambu-rambu jalan. &lt;br /&gt;“Pengawasan anak jangan hanya dirumah, terutama mereka yang telah duduk dibangku SD, lebih baik di lakukan antar jemput secara langsung, dan larang anak tersebut untuk bermain dijalan raya, karena dapat membahayakan diri anak,” pungkasnya &lt;b&gt;(K-3)&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-2190693706989563487?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/2190693706989563487/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/09/xenia-tabrak-murid-sd_22.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/2190693706989563487'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/2190693706989563487'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/09/xenia-tabrak-murid-sd_22.html' title='Xenia Tabrak Murid SD'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-3149172148094087979</id><published>2010-09-22T04:54:00.001+07:00</published><updated>2010-09-22T04:54:47.513+07:00</updated><title type='text'>Xenia Tabrak Murid SD</title><content type='html'>&lt;b&gt;EMPAT LAWANG- &lt;/b&gt;Naas dialami Jeti Putra Hariansyah bin Saipa (6) warga Desa Sawah Belau, Kecamatan Tebing Tinggi. Murid&amp;nbsp; SD Negeri 15 Tebing Tinggi ini, menderita luka lecet disekujur tubuh akibat ditabrak mobil Xenia warna silver Nopol B 1882 UFY dikemudikan Syafrigon Warga Palong Kelurahan Suka Pura, Jakarta Utara. Pristiwa itu terjadi, Selasa (21/9) pada pukul 10.00 WIB, di Desa Sawa Belau, Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut ketenagan Syafrigon (37) warga Palong Jakarta Utara,&amp;nbsp; dirinya salah seorang pemudik dari kota Padang yang hendak pulang ke Jakarta. Saat melintas di tempat kejadian perkara (TKP), memang ada anak SD pulang sekolah berjalan di sisi kiri jalan bersama temannya. Diduga korban tidak memperdulikan kendaraan yang melintas, berlari ketengah jalan. “Saya terkejut, tiba tiba anak itu melangka ke tengah jalan, dan saya berusaha menghindari tapi karena jarak yang dekat serta dia datang secara tiba-tiba hingga tidak bisa dihindari,” terang Syafrigon. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diakui Syafrigon, setelah kejadian tersebut dirinya berniat berhenti dilokasi. Namun setelah melihat banyak warga yang berhamburan keluar, ia cemas takut diamuk massa, sehingga Syafrigon memilih untuk menyelamatkan diri ke Polsek Tebing Tinggi. &lt;br /&gt;“Tadinya saya ingin berhenti, tapi saya khawatir akan diamuk massa, sehingga saya memilih untuk langsung kekantor polisi,” tambahnya seraya mengungkapkan dirinya tidak lagi bisa mengelak karena musibah yang saat ini menimpa korban dan hanya bisa pasrah menyerahkan pristiwa ini ke pihak kepolisian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kejadian laka, Jeti yang masih duduk dibangku kelas I SD Negeri 15 Desa Sawa Belau Kecamatan Tebing Tinggi, langsung dibawa ke Puskesmas Tebing Tinggi. Akibat peristiwa tersebut, Jeti mengalami luka lecet dibagian lutut kanan dan kiri, punggung kiri, betis kiri bagian belakang serta luka robek pada bibir samping. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolsek Tebing Tinggi AKP Suparlan melalui, Kanit Lantas, Iptu Ali Rahman membenarkan pristiwa lakalantas tersebut. Dikatakannya, saat ini polisi telah mengamankan sopir beserta mobil yang dikendarai, di Mapolsek Tebing Tinggi. “Kami telah menerima laporan kejadian, kasusnya masih dalam proses penyelidikan,”jelasnya seraya menghimbau seluruh pengendara dapat berhati-hati dalam perjalanan.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diharapkannya, dengan pristiwa ini hendaknya dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat agar dapat memberikan pengawasan terhadap anak yang masih dibawah umur. Apalagi jika anak tersebut telah duduk dibangku SD, bahkan kepada pengendara agar dapat menaati peraturan lalu lintas dan mematuhi rambu-rambu jalan. &lt;br /&gt;“Pengawasan anak jangan hanya dirumah, terutama mereka yang telah duduk dibangku SD, lebih baik di lakukan antar jemput secara langsung, dan larang anak tersebut untuk bermain dijalan raya, karena dapat membahayakan diri anak,” pungkasnya &lt;b&gt;(K-3)&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-3149172148094087979?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/3149172148094087979/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/09/xenia-tabrak-murid-sd.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/3149172148094087979'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/3149172148094087979'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/09/xenia-tabrak-murid-sd.html' title='Xenia Tabrak Murid SD'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-798209386940271211</id><published>2010-09-16T04:02:00.004+07:00</published><updated>2010-09-16T04:02:47.252+07:00</updated><title type='text'>Jalan Babatan–Muara Danau Dikeluhkan</title><content type='html'>&lt;b&gt;EMPAT LAWANG- &lt;/b&gt;Warga disekitar Desa Babatan dan Muara Danau Kecamatan Lintang Kanan Kabupaten Empat Lawang mengeluhkan kondisi jalan desa. Saat ini kondisi jalan penghubung Desa Babatan dengan Muara Danau kondisinya nyaris tidak dapat dilalui. &lt;br /&gt;Salah seorang warga Desa Babatan Kecamatan Lintang Kanan Rizal (37), mengatakan, jalan diareal desanya terdapat titik yang mengkhawatirkan. Kerusakan jalan mencapai sekitar tiga meter nyrais putus. Sementara disisi kanan dan kiri terdapat ruas jurang yang dapat membahayakan pengguna jalan.&lt;br /&gt;“Sebenarnya sudah lama jalan itu rusak, tapi yang paling parah baru sekitar dua minggu,” keluh Rizal. &lt;br /&gt;Kondisi jalan desa yang ada saat ini menurit Rizal dikhawatirkan dapat membahayakan pengguna jalan. Ia berharap pemerintah dapat memperhatikan kondisi jalan yang ada saat ini serta menanggulangi kerusak. “Kami berharap ada perhatian dari pemerintah, semoga cepat diperbaiki agar tidak ada korban kecelakaan nantinya,”tambah Rizal. &lt;br /&gt;Sementara, Camat Lintang Kanan, Nawawi menjelaskan, kondisi jalan diantara kedua desa Babatan dan Muara Danau itu sudah diketahui sebelumnya. Bahkan, hal itu sudah dilaporkan pihaknya ke pemerintah Kabupaten Empat Lawang. &lt;br /&gt;“Kami sudah mendapatkan laporan dari petugas, dan sudah kita laporkan ke pemerintah kabupaten,” terangnya. &lt;br /&gt;Dijelaskannya, berdasarkan keterangan dari pemerintah kabupaten, jalan tersebut langsung mendapatkan bantuan untuk perbaikan jalan di tahun 2010. Hanya saja, untuk merealisasikannya membutuhkan waktu. “Setahu saya jalan itu akan diperbaiki di tahun 2010 ini juga, mungkin tidak lama lagi,” jelasnya . &lt;br /&gt;Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Empat Lawang, H Ismail Hanafi mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara pasti kondisi jalan desa yang dimaksud. Namun ia menjanjikan segera menurunkan tim ke lapangan untuk mengecek kepastian laporan warga adanya jalan yang mengkhawatirkan itu. &lt;br /&gt;“Terima kasih atas laporannya, kami akan segera menurunkan tim ke lapangan,” katanya singkat&lt;b&gt; (02).&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-798209386940271211?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/798209386940271211/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/09/jalan-babatanmuara-danau-dikeluhkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/798209386940271211'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/798209386940271211'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/09/jalan-babatanmuara-danau-dikeluhkan.html' title='Jalan Babatan–Muara Danau Dikeluhkan'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-7285151049960934279</id><published>2010-09-16T04:02:00.002+07:00</published><updated>2010-09-16T04:02:30.668+07:00</updated><title type='text'>Sungai Dijadikan Alternatif TPA Sampah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TJE0Xw3ocRI/AAAAAAAADJw/CgLhSezNgbc/s1600/a.tif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TJE0Xw3ocRI/AAAAAAAADJw/CgLhSezNgbc/s320/a.tif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;f-Saukani/Empat Lawang Pos&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;SAMPAH : &lt;/b&gt;Tumpukan sampah berada di pinggiran sungai. Padahal didekat lokasi pinggir sungai tersebut telah dibangun unit TPS yang memang belum difungsikan. Foto diabadikan Rabu (15/9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;EMPAT LAWANG- &lt;/b&gt;Sebagian besar masyarakat di bumi Saling Keruani Sangi Kerawati, masih mengandalkan air sungai Musi untuk kebutuhan sehari hari. Sementara disisi lain, hingga saat ini aliran sungai masih digunakan sebagai alternatif tempat pembuangan akhir (TPA) sampah dan limbah masyarakat. Tentunya dengan potensi kotornya aliran sungai Musi, dapat memberikan pengaruh negatif terhadap kesehatan masyarakat yang masih menggunakan bahkan mengkonsumsi untuk kebutuhan setiap hari. &lt;br /&gt;“Kami mau buang dimanna lagi tempat sampah cukup jauh, sedangkan kendaraan pengangkut sampah tidak lewat daerah kami. Kalau memang disiapkan tempat sampah tentu kami tidak akan buang ke sungai, karena kami juga masih menggunakan sungai untuk kebutuhan sehari hari,” ungkap Marlian (36) warga Kelurahan pasar Tebing Tinggi, Rabu (15/9) kepada wartawan koran ini.&lt;br /&gt;Menurutnya, memang saat ini sudah dibangun lokasi pembuangan sampah, namun belum difungsikan. Karena bangunan itu berada didekat sungai, tidak heran jika warga sekitar masih membuang sampah ke sungai. Karenanya jika memang diberlakukan larangan membuang sampah kesungai, setidaknya disiapkan tempat sampah ataupun mobil angkut sampah dapat menjangkau setiap daerah terutama yang berada di pinggiran sungai. &lt;br /&gt;“Hingga saat ini mobil pengangut sampah tidak masuk ke Tanjung Beringin lama, makanya kami lebih memilih buang saja disungai. Walaupun seyogyanya memang tidak baik untuk kesehatan masyarakat, karena air sungai akan kotor dan khawatir jika digunakan untuk kebutuhan sehari hari,” katanya. &lt;br /&gt;Sementara, Kepala Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pengelolahan Pasar (DKP3) Empat Lawang, Syarkowi Tohir ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya secara umum sudah memberikan himbauan untuk tidak membuang sampah ke sungai. Setidaknya untuk beberapa daerah memang sudah diberikan tong sampah, selajutnya dilakukan pemungutan oleh kendaraan pengangkut menuju TPA. &lt;br /&gt;“Untuk daerah yang belum dilakukan upaya pengangkutan sampah, memang kami sudah mengagendakan jangkauannya. Setidaknya kedepan akan disiapan kendaraan unit lagi untuk menjangkay beberapa daerah lainnya, dengan mengupayakan TPS yang sudah dibangun,” terang Syarkowi.&lt;br /&gt;Diakui Syarkowi, sedikitnya lebih kurang 300 unit tong sampah hingga kemarin (Rabu,14/9) telah disebarkan ke seluruh Kabupaten Empat Lawang. Sedangkan bangunan TPS sudah dilakukan sebanyak empat unit, dibeberapa daerah yang berpotensi pembuangan sampah sembarangan. &lt;br /&gt;“Untuk unit tong sampah memang masih kurang, termasuk bangunan TPS. Saat ini kami belum fungsikan karena masih menunggu angkutan sampah, diupayakan berupa mobil pick up dan sepeda motor yang akan menjangkau seluruh daerah termasuk yang disiapkan TPS,” katanya. &lt;br /&gt;Selain itu Syarkowi mengajak, masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, karena dapat mengakibatkan pencemaran dapat merusak tatanan kebersihan lingkungan. Ia berharap masyarakat dapat menjaga fasilitas umum yang sudah dibangun pemerintah, jangan sampai belum digunakan sudah rusak. &lt;br /&gt;“Untuk jenis sampah rumah tangga, hendaknya jangan dibuang kesungai. Dapat disiapkan tempat sementara didepan rumah, selanjutnya akan dipungut pihak pengangkut sampah keliling. Selain itu diharapkan bangunan TPS yang ada dapat dijaga, sebelum nanti diresmikan agar tetap dalam kondisi baik,” imbaunya&lt;b&gt; (02)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-7285151049960934279?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/7285151049960934279/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/09/sungai-dijadikan-alternatif-tpa-sampah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/7285151049960934279'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/7285151049960934279'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/09/sungai-dijadikan-alternatif-tpa-sampah.html' title='Sungai Dijadikan Alternatif TPA Sampah'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TJE0Xw3ocRI/AAAAAAAADJw/CgLhSezNgbc/s72-c/a.tif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-2852165252110356756</id><published>2010-09-16T04:01:00.004+07:00</published><updated>2010-09-16T04:01:49.216+07:00</updated><title type='text'>Mobil Pelayanan KTP Segera Dioperasikan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TJE0N1LWFuI/AAAAAAAADJo/KPzvGngRB4U/s1600/Halaman+Tebing+%28THL%29a.tif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TJE0N1LWFuI/AAAAAAAADJo/KPzvGngRB4U/s320/Halaman+Tebing+%28THL%29a.tif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;f-Saukani/Empat Lawang Pos&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;KTP :&lt;/b&gt; Petugas saat melakukan pengecekan pada satu unit kendaraan KTP keliling, yang sudah siap dioperasionalkan. Foto diabadikan Rabu (15/9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;EMPAT LAWANG- &lt;/b&gt;Melalui program pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) gratis, dipastikan target 2011 mendatang segenap wajib KTP dibumi saling keruani sangi krawati sudah menjalankan kewajibannya. Karenanya melalui berbagai upaya, Pemerintah Empat Lawang meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib administrasi kependudukan. &lt;br /&gt;“Sejak diberlakukannya program KTP gratis, permintaan semakin meningkat. Selanjutnya untuk memberikan pelayanan lebih maksimal, disiapkan system pembuatan KTP mobile atau dengan kendaraan operasional yang akan menjangkau langsung ke tiap daerah. Dengan dilakukan jemput bola ini, dipastikan upaya tertib administrasi kependudukan di Empat Lawang dapat segera dicapai,” ungkap Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Empat Lawang, Bahtiar Sikin, Rabu (15/9).&lt;br /&gt;Dikatakannya, untuk kelengkapan operasional KTP mobile, saat ini sadah disiapkan sau unit kendaraan keliling. Untuk tahap awal pihaknya masih melakukan persiapan operator serta persiapan administrasi lainnya, selanjutnya diupayakan Oktober kendaraan KTP keliling sudah siap dioperasikan ke masyarakat. &lt;br /&gt;“Tidak ada alasan lagi bagi wajib KTP, karena selain gratis system pembuatannya akan langsung dijangkau disetiap desa di Empat Lawang. Untuk tekhnis kemungkinan akan disesuaikan dengan jadwal, dipastikan setiap desa dapat dijangkau,” terangnya.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Sebelumnya, diketahui masih banyak masyarakat yang belum memiliki KTP dengan alasan jarak tempuh, dengan adanya mobil keliling ini akan lebih difokuskan disetiap daerah yang terpencil. “Untk saat ini kami belum bisa memastika apakah dengan mobil keliling nantinya KTP dapat langsung jadi dalam satu hari, tetapi setidaknya dapat menjangkau setiap daerah sehingga wajib KTP dapat lebih mudah. Jika operasional dilakukan disalah satu kecamatan, maka system pendaftaran pembuatan KTP di Kantor Disdukcapil akan distop dahulu karena dikhawatirkan terjadi kesalahan atau nomor register ganda,” kata Bahtiar.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Saat ini kesadaran segenap wajib KTP mulai tinggi, terbukti pada peningkatan data pendaftaran KTP dan yang sudah diterbitkan. Dipastikan dengan program mobil kelilng, 2011 mendatang semua wajib KTP di Empat Lawang sduah menjalankan kewajibannya. &lt;br /&gt;“Jika semua sudah membuat KTP, kami hanya melanjutkan dengan pedataan bagi wajib KTP baru. Ataupun hanya memperpanjang bagi yang habis masa berlaku, dengan demikian program tertib administrasi kependudukan di Empat Lawang dapat tercapai,” imbuhnya. &lt;br /&gt;Sebagai informasi, dalam meningkatkan upaya tertib adminstrasi kependudukan, pemerintah Empat Lawang memberikan perhatian khsus kepada masyarakat dengan program pembuatan KTP, KK dan Akta kelahiran gratis. Tidak heran jika hanya dalam satu tahun awal program ini, peningkatan kesadaran wajib KTP di Empat Lawang sudah mencapai 50 persen lebih. Dipastikan 2011 mendatang, dengan peningkat‘an program KTP keliling, segenap wajib KTP sudah melaksanakan kewajibanya untuk menjalankan tertib administrasi kependudukan&lt;b&gt;. (02)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-2852165252110356756?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/2852165252110356756/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/09/mobil-pelayanan-ktp-segera-dioperasikan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/2852165252110356756'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/2852165252110356756'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/09/mobil-pelayanan-ktp-segera-dioperasikan.html' title='Mobil Pelayanan KTP Segera Dioperasikan'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TJE0N1LWFuI/AAAAAAAADJo/KPzvGngRB4U/s72-c/Halaman+Tebing+%28THL%29a.tif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-1102936512398579837</id><published>2010-09-16T04:01:00.001+07:00</published><updated>2010-09-16T04:01:04.087+07:00</updated><title type='text'>Disnakertrans Ciptakan SDM Siap Pakai</title><content type='html'>&lt;b&gt;EMPAT LAWANG- &lt;/b&gt;Pemerintah Kabupaten Empat Lawang terus melakukan evaluasi berkelanjutan bagi masyarakat Empat Lawang yang telah mendapatkan pembekalan ilmu dan pelatihan menjahit dan montir beberapa waktu lalu. Ini dimaksudkan agar dari pelatihan ketrampilan tersebut menghasilkan perkembangan sumber daya manusia yang siap pakai dan bisa mengembangkan usaha. &lt;br /&gt;Bupati Empat Lawang H Budi Antoni Aljufri melalui Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans),&amp;nbsp; A Matcik US mengatakan, dari pelatihan montir dan menjahit yang dilakukan beberapa waktu lalu selama satu bulan diharapkan bisa mengembangkan kreatifitas bagi peserta. Karena pemerintah telah memberikan secara cuma-cuma peralatan montir dan mesin jahit kepada peserta. Selanjutnya dari peralatan tadi bisa mengembangkan sumber daya manusia (SDM) juga mengembangkan nilai usaha bagi masyarakat. &lt;br /&gt;“Dari bantuan peralatan mesin jahit dan montir, pengembangan SDM dan usaha masyarakat yang diharapkan,”terangnya. &lt;br /&gt;Menurutnya, jangan sampai peserta yang diberikan pembekalan ilmu tadi menjual peralatan yang dibantu oleh pemerintah. Karena siapa tahu, pada kesempatan mendatang, pemerintah kembali mengadakan pelatihan ketrampilan yang sama, namun dengan peserta yang berbeda. Jadi, peralatan tadi bisa dimanfaatkan secara bersama-sama sebagai bahan praktek pelatihan. Karenanya untuk menghindari ini, pihaknya terus melakukan evaluasi dilapangan setiap bulan, dengan cara mendatangi lokasi-lokasi usaha bagi peserta pelatihan. Memberikan pembinaan secara khusus dalam mengembangkan usahanya. &lt;br /&gt;“Evaluasi ke lapangan terus dilakukan,”ujar Matcik. &lt;br /&gt;Sebelumnya, Bupati Empat Lawang H Budi Antoni Aljufri (HBA) mengatakan, dengan memberikan pelatihan montir dan menjahit serta memberi bantuan peralatannya bertujuan untuk memberikan bekal dan modal kepada masyarakat agar memiliki keahlian hingga nanti dapat membuka&amp;nbsp; peluang kerja bagi dirinya dan orang lain. “Dengan adanya ketrampilan seperti ini diharapkan kedepannya angka pengangguran di Empat Lawang dapat berkurang. Selain itu juga dapat dijadikan modal mereka, karena tidak semua warga itu yang dapat menjadi pegawai,” kata HBA. &lt;br /&gt;Ditambahkannya, jangan pernah malu ataupun gengsi dalam melakukan pekerjaan apapun. Yang penting usaha telah dilakukan, dan pekerjaan itu bernilai halal. Begitu banyak orang yang berhasil dan sukses bukan dari pegawai kantoran. “Memang awal suatu pekerjaan itu harus dari kecil dahulu, tidak langsung berhasil, untuk itulah kerja keras dan sabar adalah kunci utama dari keberhasilan,” imbuh HBA seraya mengatakan diharapkan pemuda di Empat Lawang harus kreatif dan aktif dalam menjalankan kehidupan&lt;b&gt;.(02)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-1102936512398579837?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/1102936512398579837/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/09/disnakertrans-ciptakan-sdm-siap-pakai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/1102936512398579837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/1102936512398579837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/09/disnakertrans-ciptakan-sdm-siap-pakai.html' title='Disnakertrans Ciptakan SDM Siap Pakai'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-5752945818237010119</id><published>2010-09-16T04:00:00.001+07:00</published><updated>2010-09-16T04:00:44.534+07:00</updated><title type='text'>Pasar Tradisional Kembali Digelar</title><content type='html'>&lt;b&gt;EMPAT LAWANG- &lt;/b&gt;Kondisi pasar tradisional Tebing Tinngi hari ini kembali normal, karena para PKL yang biasanya mangkal meliburkan diri saat hari raya Idul Fitri 1431 Hijriah kemarin, pasar tradisional ini terlihat lengang saat hari kemenangan hingga H+2. Selain para pembeli sepi pada saat lebaran, para Pedagang kaki Lima (PKL) juga sibuk dengan acara keluarga. &lt;br /&gt;“Kami kembali menepati lapak, baru hari ini pak, karena kemaren saya masih merayakan hari raya bersama kluarga, lagian siapa yang akan membeli dagangan saya kalu pada hari raya saya masih berjualan,” ungkap Lia (46) salah seorang PKL di pasar Tebing Tinggi. &lt;br /&gt;Dikatakannya, selama tiga hari kemarin para PKL masih menutup dagangannya, dan masih ada juga membuka lapak pada hari H+2. Namun meski mereka membuka lebih awal para pembeli juga masih tergolong sepi, dan saat ini tidak ada kebutuhan dapur yang diserang warga.&amp;nbsp; “Saat ini memang belum ada peningkatan pembeli untuk memenuhi kebutuhan sehari hari, mungkin mereka masih mempunyai persiapan sebelumnya,” imbuh Lia.&lt;br /&gt;Pantauan wartawan koran ini, hingga H+3, kondisi pasar tradisional Tebing Tinggi sudah mulai beroperasi kembali, meski belum sepenuhnya berjalan normal. Terlihat beberapa PKL yang telah melapak dikawasan tersebut dan para pembeli yang juga sibuk mencari barang kebutuhan sehari hari. Karena pada H+3 masih ada beberapa lapak PKL yang belum ditempati. &lt;br /&gt;“Berbagai keperluan dapur saat ini memang sudah disediakan oleh PKL, tapi hari ini masih ada lapak yang kosong, karena saya biasa langanan kesana, jadi untuk membeli ke PKL lain masih singkuh,” kata Widya (39) warga Tebing Tinggi.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Hingga lebaran lanjutnya, kebutuhan pokok telah dipenuhi dalam pasar tradisional Tebing Tinggi, namun karena saat ini masih dalam suasanan lebaran dan para konsumen masih memiliki kebutuhan dapur. Sehingga pada H+3 kondisi masih dalam keadaan lenggang dan sepi pembeli, tidak seperti biasanya yang selalu ramai dikunjungi oleh pembeli bahkan terkadang jalan tersebut susah untuk dilalui karena tertutup oleh sibuknya aktifitas yang dilakukan para pedagang dan konsumen. &lt;b&gt;(K-3)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-5752945818237010119?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/5752945818237010119/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/09/pasar-tradisional-kembali-digelar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/5752945818237010119'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/5752945818237010119'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/09/pasar-tradisional-kembali-digelar.html' title='Pasar Tradisional Kembali Digelar'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-4752123748820623754</id><published>2010-09-15T04:19:00.002+07:00</published><updated>2010-09-15T04:19:37.589+07:00</updated><title type='text'>Petani Harapkan Bantuan Insectisida</title><content type='html'>&lt;b&gt;EMPAT LAWANG - &lt;/b&gt;Sejumlah petani yang berada di tiga kecamatan yaitu Pasemah Air Keruh, Ulu Musi dan Talang Padang, mulai kualahan menghadapi berbagai jenis hama yang muncul diareal persawahan mereka. Karenanya untuk mengantisipasi terjadinya gagal panen, para petani sangat berharap dapat diberikan bantuan pembasmi hama (insectisida, red). &lt;br /&gt;Informasi dilapangan menyebutkan,sebagian besar lahan persawahan yang ada di tiga kecamatan tersebut diserang jenis hama werang coklat, tungro, kepinding tanah dan tikus dan. Karenanya bayak lahan komoditi unggulan pertanian ini mengalami kerusakan, jika tidak segera dilakukan upaya pencegahan dan pembasmian maka kedepan dikhawatirkan akan terus mengalami kekurangan hasil panen bahkan kemungkinan gagal panen.&lt;br /&gt;Saat ini sebagian besar tanaman rusak dan tidak menghasilkan, terutama yang sedang memasuki masa tanam kerusakannya secara total dan akan menurunkan hasil panen bahkan mengakibatkan gagal panen. Salah satu contoh, pada areal persawahan di Desa Muara Sindang yang saat ini baru memasuki masa tanam, karena diserang hama tungro saat ini mengalami kerusakan, dan sudah ada beberapa yang gagal panen. &lt;br /&gt;Salah seorang petani di Desa Padang Tepong Ulu Musi, Delesef (35) mengakui, pihaknya sangat berharap ada solusi terbaik dari Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Empat Lawang, terutama dalam mengatasi permasalahan hama yang memang telah menyebar disebagian besar areal persawahan mereka. “Setidaknya kami sangat berharap mendapat bantuan insectisida, selain itu kami memang kualahan dalam tekhnis pembasmiannya. Diharapkan dari pihak Dinas Pertanian dapat memberikan pengarahan tekhnis pembasmian hama, atau selain itu diharapkan peranan para penyuluh pertanian, agar dapat lebih merata disetiap daerah,” terangnya&lt;br /&gt;Kepala Dinas Tanaman Pangan Peternakan Pertanian dan Perikanan (Tapanakperik) Empat Lawang, Tirta Jaya melalui kabid pemberantasan hama, Turhadi mengakui saat ini memang kondisi perubahan cuaca yang tidak stabil mengakibatkan banyak hama yang merusk areal persawahan. Tidak hanya di Empat Lawang, tetapi memang sudah terasa dibeberapa daerah lainnya bahkan dipulau jawa. ”Seharusnya memasuki masa tanam ini telah dilewati musim panas, sehingga jenis hama persawahan akan mati. Tetapi karena musim tidak menentu, kadang curah hujan cukup deras kadang panas terik jadi jenis hama masih ada yang berkembangbiak,” ungkap Turhadi&lt;br /&gt;Mengenai upaya pembasmian, piahknya akan terus berupaya terus membantu para petani dalam upaya pembasmian. Sedangkan untuk bantuan insectisida, saat ini memang stocknya masih kurang dan masih terus diupayakan lagi bantuan dari pihak Provinsi Sumatera Selatan. ”Kedepan akan diupayakan bantuan insectisida kepada para petani, saat ini kami masih mengupayakan dari pihak Provinsi,” terang Turhadi &lt;br /&gt;Mengenai jumlah Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), sebelumnya Kepala Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian Perkebunan dan kehutanan (BP4K) Helmi Darmansyah melalui Kabid Program Iskandar mengatakan, saat ini jumlah pegawai penyuluh memang masih kurang, bahkan untuk tiap kecamatan memang tidak mencukupi. ”Saat ini hanya ada sekita empat sampai enam tim penyuluh di tiap kecamatan, padahal seyogyanya memang setiap desa ada satu penyuluh. Karenanya kedepan akan diajukan, untuk formasi penerimaan pegawai penyuluh pertanian untuk Empat Lawang,” pungkas Iskandar.&lt;b&gt;(02)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-4752123748820623754?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/4752123748820623754/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/09/petani-harapkan-bantuan-insectisida.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/4752123748820623754'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/4752123748820623754'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/09/petani-harapkan-bantuan-insectisida.html' title='Petani Harapkan Bantuan Insectisida'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-808718006810458775</id><published>2010-09-15T04:18:00.000+07:00</published><updated>2010-09-15T04:18:43.147+07:00</updated><title type='text'>Konvoi Kendaraan Arus Balik Mulai Terlihat</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TI_ml5MXPjI/AAAAAAAADJI/l9SOHc421Y8/s1600/Halaman+Tebing+%28THL%29aa.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TI_ml5MXPjI/AAAAAAAADJI/l9SOHc421Y8/s320/Halaman+Tebing+%28THL%29aa.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;SEPI : &lt;/b&gt;Kondisi Jalisumteng pasar Tebing Tinggi masih terlihat sepi, hingga H+4 Idul Fitri arus balik masih minim. Foto diabadikan Selasa (14/9). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;EMPAT LAWANG- &lt;/b&gt;Memasuki H+4 Idul Fitri 1431 Hijriah, arus kendaraan balik lebaran mulai terlihat disepanjang Jalinsumteg Kecamatan Tebing Tinggi. Sebagian besar arus balik didominasi kendaraan pribadi, dengan sistem konvoi paling tidak tiga hingga lima kendaraan dengan nomor kendaraan yang sama.&lt;br /&gt;Pantauan wartawan Koran ini, sejak pagi hingga malam hari kendaraan arus balik terus melintas, sebagian besar dengan urutan konvoi jenis kendaraan priadi. Sedangkan unuk jenis angkutan lebaran seperti Bus dan travel, masih terlihat minim. Berbanding terbalik dengan suasana pada arus mudik lebaran sebelumnya, didominasi jenis kendaraan bus AKAP dan AKDP dan travel. &lt;br /&gt;Firman (38) salah seorang pengendara arus balik menuju pulau Jawa mengakui, dengan berkonvoi terasa lebih aman. Karena untuk melintasi jalinsumteng, walaupun saat ini kondisi lalu lintas sudah tergolong aman tetapi sejumlah pemudik masih merasa perlu ada kewapadaan lebih teradap ganuan di perjalanan. “Lebih baik konvoi dengan sewa kendaraan, karena kalau naik Bus sudah tidak kebagian tiket. Apalagi kami mudik memang secara kelompok, dengan demikian biaya sewa kendaraan pribadi jauh lebih menguntungkan,” ungkapnya yang mengaku mudik dari Bengkulu. &lt;br /&gt;Terpisah, Hendri ( 30 ), dirinya bersama kelurga lainya memilih melakukan perjalanan pada siang hari karena jalan di Lahat Tebing Tinggi ini terbilang banyak tikungan tajam. Selain itu berjalan di siang hari lebih baik dari pada malam karena mengingat kondisi keamanan daerah yang belum diketahui.“Kami berangkat dari Jambi pagi-pagi sekali hingga waktu tiba di Tanjung Karang Lampung kondisi masih tidak terlalu malam. Selain itu, keluarga bisa melihat pemandangan dari tiap daerah. selain itu bila ada keruakan akan lebih enak karena bisa terlihat,” ungkapnya , Selasa ( 14/9 ).&lt;br /&gt;Menurutnya, selama perjalanan yang dilewatinya arus mudik juga mulai ramai, karena suasana tersebut mulai terlihat selama ia dan keluarganya melakukan perjalanan balik. Dan rata-rata diperjalanan kendaraan tidak sendirian sangat jarang ada kendaraan yang tidak beriringan.“Memang enak kalau jalan konvoi apabila ada kerusakan bisa saling bantu dan juga suasanaya akan tidak terasa bila jalan bersamaan. Selama perjalanan tadi sudah mulai banyak kendaraan yang melintas untuk pulang mudik,” imbuhnya ketika dibincangi sedang istirahat pada salah satu rumah makan di Tebing Tinggi.&lt;b&gt; (02)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-808718006810458775?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/808718006810458775/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/09/konvoi-kendaraan-arus-balik-mulai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/808718006810458775'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/808718006810458775'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/09/konvoi-kendaraan-arus-balik-mulai.html' title='Konvoi Kendaraan Arus Balik Mulai Terlihat'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TI_ml5MXPjI/AAAAAAAADJI/l9SOHc421Y8/s72-c/Halaman+Tebing+%28THL%29aa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-1690403953153554900</id><published>2010-09-15T04:16:00.001+07:00</published><updated>2010-09-15T04:16:44.421+07:00</updated><title type='text'>2011, Agendakan Rehab Perkantoran</title><content type='html'>&lt;b&gt;EMPAT LAWANG- &lt;/b&gt;Rencana rehab dan pembangunan perkantoran di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati sangat di perhatikan Bupati Epat Lawang, H Budi Antoni Aljufri (HBA) karena konisi perkantoran yang saat ini memang perlu mendapat perhatian, karenanya dalam sidak yang dilakukan kemaren (14/9). HBA juga memperhatikan lingkungan dan langsung meninjau kondisi perkantoran yang layak dilakukan pembangunan pada tahun mendatang. “Pada tahun mendatangdirencanakan akan melakukan rehab dan pembanguna perkantoran”, ujar HBA&lt;br /&gt;Kantor BKD dan Bapeda, dengan posisi perkantoran yang begitu dekat sehingga direncanakan akan dilakukan pembangunan lagi dengan kedua bangunan tersebut dijadikan satu, selain itu rencana pembangunan Ruangan Lab pada Badan Pengendalian Dampak Lingkunagan Daerah (Bapedalda) juga di tinjau langsung oleh HBA, karena dalam rencana, akan dilakukan pembanguna di samping kantor lama, sehingga dengan adanya peninjauan tersebut, rencana pembangunan pada Bapedalda juga akan perubahan.&lt;br /&gt;Pembagunan perkantoran tahun mendatang, direncanakan akan memakan bagian depan kantor yang bersangkutan karena lokasi depan kantor, cukup memadai untuk dilakukan pembanguan, seperti pada kantor Bapedalda dan Dinsos “Posisi kantor dalam pembangunan nanti akan di majukan kedepan, dengan memakan jalan yang ada di depan perkantoran tersebut, karena lokasinya memang luas”, ibuh HBA disela sela sidak. Selasa (14/9)&lt;br /&gt;Dikatakannya, selain rencana pembangunan pada tahun mendatang, HBA juga melarang penebangan pohon yang sebelumnya melarang masyarakat untuk menebang pohon durian dan sekarang pohon pelindung, yang ada di depan perkantoran juga perlu diperhatikan, karena selain dapat memperindah lokasi perkantoran juga dapat difungsikan sebagai tempat berteduh. “Pohon pelindung yang ada, jangan sampai ditebang, karena pohon dapat mempercantik lokasi perkantoran,” kata HBA. &lt;b&gt;(K-3)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-1690403953153554900?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/1690403953153554900/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/09/2011-agendakan-rehab-perkantoran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/1690403953153554900'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/1690403953153554900'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/09/2011-agendakan-rehab-perkantoran.html' title='2011, Agendakan Rehab Perkantoran'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-7444243343132732963</id><published>2010-09-03T03:29:00.002+07:00</published><updated>2010-09-03T03:29:58.628+07:00</updated><title type='text'>Tim Gabungan Hadang Angdes Masuk Pasar</title><content type='html'>Taks foto: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RAZIA: Kadishub Empat Lawang, H Pik Malil Arwan dan Kapolsek Tebing Tinggi saat mendampingi anggotanya, melakukan razia penertiban dengan mencegat beberapa angdes yang masih masuk dan beroperasi dipasar Tebing Tinggi. foto diabadikan Kamis (2/9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG- &lt;/strong&gt;Setelah dilakukan peringatan beberapa kali, tim gabungan (Timgab) akhirnya mengambil tindakan tegas terhadap angkutan desa (angdes) yang memasuki kawasan pasar Tebing Tinggi, Kamis (2/9). Timgab ini terdiri dari yang terdiri dari pihak kepolisian Polsek Tebing Tinggi, Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika, Fik Malil Anwan mengatakan, seharusnya Dishub dalam razia kemarin, telah melakukan tindakan berupa penilangan. Namun pada razia kemarin, Dishub hanya memberikan tindakan teguran dan melakukan sosialisasi bahwa mobil angdes dilarang masuk ke pasar Tebing Tinggi. “Kita masih dalam tahap sosialisasi kepada Angdes agar mereka jangan masuk ke pasar Tebing Tinggi,” terangnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain melakukan sosialisasi, sambung Fik Malil, pihaknya juga melakukan penulisan jurusan Angdes menggunakan spidol hitam. Misalnya, Angdes jurusan dari Talang Padang ke Tebing Tinggi, maka yang ditulis pada sudut mobil dengan kalimat Talang Padang – Tebing Tinggi. Maksudnya, bila lain kali dilakukan sosialisasi dan Angdes tersebut masih masuk ke pasar, maka dengan berat hati petugas akan melakukan penilangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ditulis dengan spidol hitam permanen, jadi kalau esok harinya masih masuk ke pasar, maka tindakan selanjutnya akan ditilang,”tambahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolsek Tebing Tinggi, AKP Suparlan mengatakan, pengamanan kali ini bukan hanya ditujukan para sopir Angdes. Melainkan juga para ojek gandeng. Karena sering terjadi ojek gandeng menaikkan dan menurunkan penumpang diareal pasar Tebing Tinggi. Padahal sudah diketahui bahwa diareal pasar sering terjadinya kemacetan. “Kita sosialisasikan kepada sopir ojek gandeng bahwa mereka jangan menaikkan dan menurunkan penumpang di area pasar Tebing Tinggi,” imbuhnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Kasat Pol PP Empat Lawang, H Bron Laksana mengatakan, kendati mengatur orang yang banyak cukup sulit. Namun bukan penghalang untuk melakukan tugas sebagai penegak Perda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berupaya mengamankan sopir Angdes dan ojek gandeng itu dengan kekeluargaan, tapi kita berharap para sopir angdes mampu memahami aturan lalu lintas,”pungkasnya. &lt;strong&gt;(02)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-7444243343132732963?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/7444243343132732963/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/09/tim-gabungan-hadang-angdes-masuk-pasar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/7444243343132732963'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/7444243343132732963'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/09/tim-gabungan-hadang-angdes-masuk-pasar.html' title='Tim Gabungan Hadang Angdes Masuk Pasar'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-2291952603777919505</id><published>2010-09-02T03:22:00.002+07:00</published><updated>2010-09-02T03:22:42.904+07:00</updated><title type='text'>Omzet Pedagang Baju Masih Minim</title><content type='html'>&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG-&lt;/strong&gt;Cukup menarik usaha yang dilakoni para pedagang terutama penjual baju. Apalagi pada saat bulan suci Rahmadhan, dengan harapan akan lebih banyak lagi para pembeli yang dapat menghabiskan barang dagangan, meski bersifat musiman juga sangat menjanjikan. Namun pada Ramadhan tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Menjelang hari raya Idul Fitri 1431 Hijriah, penghasilan pedagang pakaian belum bisa dipastikan meningkat. ”Ya kalau lebaran tahun belakang, memang banyak para pembeli, tapi saat ini karena musim tidak mendukung dan harga karet masih murah, jadi para pembeli tidak terlalu banyak mempunyai persiapan,” ungkap Rita (37) salah seorang pedagan baju di kawasan Pasar Tebing Tinggi kepada kontributor koran ini, Rabu (1/9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisnis menjual pakain, memang dilirik beberapa pedagang. Beberapa pedagang menjalani bisnin ini hanya pada bulan Ramadhan saja. Sebab menurutnya dibulan Ramadhan akan lebih banyak permintaan masyarakat akan sandang. Adapun cara yang dilakukan para pedagang dengan melapak di sisi jalan dan ada juga yang berjulan di Ruko.”Lebaran tahun ini, saya tidak mendapat keuntungan yang diinginkan, seperti tahun kemaren, perharinya saya dapat meraup keuntungan hingga Rp 400 ribu, namun sekarang hanya Rp200 ribu perhari, karena mungkin dikarenakan perekonomian masyarakat saat ini masih murah,”tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan cara penjualan yang berbeda, juga berpengaruh dengan hasil penjualan, dan pasti ada kekurangan dan kelebihan masing masing. Jika menjalankan penjualan di Ruko maka keuntungan akan mudah didapat, karena terkadang para pembeli mementingkan gengsi jika dibanding untuk membeli di PKL. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menyaingi pedagang Ruko, para PKL juga harus bekerja super keras, adapun diantara pedagang benting harga agar dagangannya laris. Tempat penjualan juga patut menjadi perhatian, untuk itu diperlukan kejelian para pedagang terhadap perekonomian warga saat ini, dengan mata pencarian warga saat ini yang kebanyakan petani serta dengan anjloknya harga saat ini. Sehingga mempengaruhi pembeli, dan juga perlu memperhatikan model baju yang tren saat ini.&lt;strong&gt; (K-3)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-2291952603777919505?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/2291952603777919505/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/09/omzet-pedagang-baju-masih-minim.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/2291952603777919505'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/2291952603777919505'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/09/omzet-pedagang-baju-masih-minim.html' title='Omzet Pedagang Baju Masih Minim'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-9169160137236628751</id><published>2010-08-26T03:48:00.002+07:00</published><updated>2010-08-26T03:48:34.753+07:00</updated><title type='text'>Sepuluh Sepeda Motor Terjaring Razia</title><content type='html'>&lt;strong&gt;EMPAT LAWANG- &lt;/strong&gt;Guna menekan tindak pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), serta dalam upaya meningkatkan tertib administrasi kendaraan bermotor, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Tebing Tinggi melakukan Operasi Sikat Musi (OSM). Dalam pelaksanaannya petugas memeriksa kelengkapan adminsistrasi dan kendaraan bermotor yang melewati Jalinsumteng Pasar Tebing Tinggi.&lt;br /&gt;z&lt;br /&gt;Dalam razia yang dilakukan depan Mapolsek Tebing Tinggi, Rabu (25/8) sekitar pukul 12.00 WIB, polisi berhasil mengamankan sedikitnya 10 unit sepeda motor dari berbagai jenis yang diduga bodong atau tidak memiliki surat menyurat dan kelengkapan kendaraan lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantauan wartawan koran ini, puluhan anggota polisi gabungan langsung melakukan pemeriksaan setiap sepeda motor yang melintas di depan kantor polsek Tebing Tinggi. Tidak hanya memeriksa kelengkapan dan surat-surat kendaraan saja, polisi juga memeriksa motor dan tubuh pengendara yang dicurigai membawa senjata tajam ataupun narkoba. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolsek Tebing Tinggi AKP Suparlan mengatakan razia tersebut dilakukan untuk menekan pencurian sepeda motor, dan menertibkan para pengguna kendaraan untuk mematuhi peraturan lalu lintas.  “Hasil dari razia tadi kita mengamankan sebanyak 10 motor yang mana surat-surat kendaraanya tidak ada, serta motornya tidak lengkap seperti tidak ada nomor polisi, kaca spion, dan si pengendarannya tidak memakai helm. Saya harap para pengendara di Tebing Tinggi ini mematuhi peraturan terutama memakai helm, agar kalau kecelakaan mereka terhindar dari kematian,” terangnya.&lt;strong&gt; (02)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-9169160137236628751?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/9169160137236628751/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/sepuluh-sepeda-motor-terjaring-razia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/9169160137236628751'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/9169160137236628751'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/sepuluh-sepeda-motor-terjaring-razia.html' title='Sepuluh Sepeda Motor Terjaring Razia'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-8265439449115974169</id><published>2010-08-20T14:12:00.002+07:00</published><updated>2010-08-20T14:12:36.813+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Angdes Masih Beroperasi di Pasar'/><title type='text'>Angdes Masih Beroperasi di Pasar</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TG4q3rwFVnI/AAAAAAAADII/-pCAr5JnZxk/s1600/MOGOK.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TG4q3rwFVnI/AAAAAAAADII/-pCAr5JnZxk/s320/MOGOK.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;EMPAT LAWANG– Memasuki hari ketujuh bulan rahmadhan 1431 h, kondisi pasar Tebing Tinggi kembali terjadi kemacetan. Hal ini disebabkan para sopir Angkutan Desa (Angdes) masih membandel mencari penumpang dengan parkir disisi kiri dan kanan jalan, khususnya pada waktu sore hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantauan kontributor koran ini dilapangan, kondisi jalan pasar Tebing Tinggi mulai terjadi kemacetan jika ada mobil yang parkir disisi jalan. Hal ini diduga kurangnya kesadaran para sopir mentaati peraturan. Padahal terminal sementara yang terletak di pangkal jembatan dan desa Skip depan PLN telah di tentukan. Namun mereka masih membandel menerobos dan ngetem di badan jalan pasar.&lt;br /&gt;Kondisi kemacetan semakin diperparah akibat ulah sopir yang membelok di badan jalan&lt;br /&gt;Pasar dan adanya mobil boox yang bongkar muat untuk panambahan stok pertokoan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironisnya kondisi yang terjadi saat ini tidak membuat kesal para pengunjung pasar Tebing Tinggi. Bahkan sebaliknya, mereka mengaku merasa senang dengan masuknya Angdes karena mempermudah masyarakat yang akan bepergian ke pasar. “Jika mobil masuk pasar, saya tak perlu lagi menyewa ojek untuk diantar ke terminal,” ucap Nirma (45) warga Tebing Tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkan Nirma, jika berbelanja pada siang hari untuk membeli keperluan berbuka, masih banyak pedagang yang belum membuka lapaknya. Sehingga para ibu rumah tangga memilih pergi kepasar pada sore hari, “Saya pergi ke pasar sore hari karena kalau siang, cuaca sangat panas dan untuk membeli keperluan berbuka juga belum terlalu banyak” imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Dinas Perhubunga (Dishub) Empat Lawang, H Pik Malil Arwan sebelumnya mengatakan, untuk menertibkan kondisi sepanjang jalan lintas tengah (Jalinsumteng) pasar Tebing Tinggi, diberikan larangan kepada para sopir angkutan pedesaan (Angdes) untuk masuk ke pasar. Karenanya telah disiapkan beberapa terminal tunggu, bagi Angdes untuk semua jalur yang ada.&lt;br /&gt;Sesuai dengan peraturan pemerintah Nomor 41 tahun 1992, serta Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 35 tahun 2004 tentang &amp;nbsp;angkutan umum dan penertiban lalu lintas &amp;nbsp;yang menyangkut ketentuan trayek para angkutan pedesaan.&lt;br /&gt;“Penertiban tersebut dilakukan seiring upaya mengatasi kemacetan di Jalinsumteng pasar Tebing Tinggi, karena meningkatnya arus lalu lintas dan kepadatan kendaraan memungkinkan terjadinya macet,” jelas Pik Malil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskannya, saat ini kondisi lalu lintas di Jalinsumteng pasar memang sudah berangsur normal. Begitu juga dengan para pemilik Angdes sudah mulai tertib di setiap terminal sementara yang ada. Hanya saja ada beberapa sopir Angdes yang masih nakal, mengambil dan menurunkan penumpang di pasar.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;“Karena sudah ditetapkan peraturan oleh Bupati Empat Lawang, maka Angdes yang masih masuk lokasi pasar akan ditindak tegas,” pungkasnya. (K-3)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-8265439449115974169?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/8265439449115974169/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/angdes-masih-beroperasi-di-pasar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/8265439449115974169'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/8265439449115974169'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/angdes-masih-beroperasi-di-pasar.html' title='Angdes Masih Beroperasi di Pasar'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TG4q3rwFVnI/AAAAAAAADII/-pCAr5JnZxk/s72-c/MOGOK.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-5467574396730419339</id><published>2010-08-18T13:43:00.000+07:00</published><updated>2010-08-18T13:43:08.563+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Enam WTS Terjaring Razia Pekat'/><title type='text'>Enam WTS Terjaring Razia Pekat</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TGuA3yYu0uI/AAAAAAAADGw/h85suFdQNJc/s1600/WTS.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" ox="true" src="http://2.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TGuA3yYu0uI/AAAAAAAADGw/h85suFdQNJc/s320/WTS.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;EMPAT LAWANG- Pengawasan dan pertiban terhadap penyakit masyarakat (Pekat), yang mulai meresahkan di bumi Saling Keruani Sangi Kerawati terus dilakuakan. Hal ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat, selama menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan. Jaminan rasa nyaman selama melaksanakan ibadah puasa diberikan dalam bentuk razia Pekat di semua café dan warung remang remang di Talang 12 Kecamatan Tebing Tinggi.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Hasil nihil yang didapat tim gabungan (Timgab) Pemkab Empat Lawang dan aparat Kepolisian Sektor Tebing Tinggi tidak membuat surut razia. Terbukti dihari kedua razia dipimpin langsung Kapolsek Tebing Tinggi AKP Suparlan, berhasil mengamankan enam Wanita Tuna Susila (WTS), delapan pria pengujung café serta tujuh unit sepeda motor. Razia dilaksanakan Minggu (15/8) sejak pukul 22.30 WIB hingga pukul 23.30 WIB didahului dengan apel bersama di halaman Polsek Tebing Tinggi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat melaksanakan razia, petugas melihat banyak motor yang parker di café Diana. Lalu tanpa basa-basi polisi langsung melakukan pemeriksaan terhadap para pengunjung yang berada dilobi café. Setelah melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung, polisi mengamankan enam WTS masing-masing berinisial Ust (27) warga Merapi Kabupaten Lahat, SA (27) warga Lubuk Linggau, LS (22) warga Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir, ES (22) warga Pasar Bawah Kabupaten Lahat, En (32) dan RST (30) keduaya warga Tanjung Ning tengah Kabupaten Empat Lawang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu petugas juga mengamankan delapan pria pengunjung café berinisial AA (40) warga desa Terusan Baru Kabupaten Empat Lawang, ES (25) warga Tanggo Raso Kecamatan Ulu Musi Empat Lawang. lalu TAM (30) warga Tebing Tinggi Empat Lawang, SLS (35) warga Terusan Tebing Tinggi, YY (27) warga Talang Jati Kecamatan Pendopo Empat Lawang, RS (40) warga desa Terusan Kecamatan Tebing Tinggi Empat Lawang, JK (25) warga Lorong Talang Padang Tebing Tinggi Empat Lawang, dan Zailnul Abidin (35) warga Jalan Lingkungan II Musi Rawas. &lt;br /&gt;Kemudian polisi mengamankan tujuh unit sepeda motor diduga milik pengunjung café. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolsek Tebing Tinggi AKP Suparlan kepada wartawan koran ini mengatakan razia pekat dilaksanakan untuk menekan Pakat diantaranya WTS, Miras, Sajam, dan Narkoba. “Razia ini dilakukan karena untuk menghormati umat islam, dalam menjalankan ibadah puasa. WTS ini akan kita data dan diserahkan kepihak dinas Sosial kabupaten Empat Lawang, untuk mendapatkan pembinaan dan keterampilan.” Terangnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Empat Lawang, Endang Dwi Suryadhani membenarkan pihaknya sudah menerima limpahan enam orang WTS yang terjaring razia pekat tersebut. Untuk upaya pembinaan pihaknya sudah memberikan arahan dan bimbingan menuju kebaikan kepada para WTS. Selanjutnya, karena belum memiliki wadah penampungan dan pembinaan, ke enam WTS tersebut dikembalikan ke daerahnya masing masing. &lt;br /&gt;”Untuk tahap awal kami masih memberikan keringan dan mengembalikan ke daerahnya masing masing, dengan catatan tidak boleh melakukan lagi perbuatannya terutama di Empat Lawang. Jika memang kedepan masih ditangkap beroperasi, kami akan kirimkan ke Provinsi untuk diberikan binaan,” pungkas Endang (02)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-5467574396730419339?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/5467574396730419339/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/enam-wts-terjaring-razia-pekat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/5467574396730419339'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/5467574396730419339'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/enam-wts-terjaring-razia-pekat.html' title='Enam WTS Terjaring Razia Pekat'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/TGuA3yYu0uI/AAAAAAAADGw/h85suFdQNJc/s72-c/WTS.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-1355929726105272549</id><published>2010-08-18T03:50:00.005+07:00</published><updated>2010-08-18T03:50:39.271+07:00</updated><title type='text'>Pengendara Minta Pemasangan Rambu Lantas</title><content type='html'>&lt;b&gt;EMPAT LAWANG-&lt;/b&gt; Keberadan rambu lalu lintas (Lantas) sangat dibutuhkan para pengendara dan masyarakat. Terutama dititik rawan kecelakaan seperti di tikungan, persimpangan serta beberapa lokasi yang berpotensi keramaian. Tidak heran jika dengan kondisi minimnya pemasangan rambu lalu lintas terutama di Jalinsumteng Tebing Tinggi, menjadi keluhan warga dan para pengedara yag melintas. &lt;br /&gt;Karenanya masyarakat berharap beberapa titik rawan Kecalakaan lalu lintas (Lakalantas), dapat diupayakan pemasangan rambu atau peringatan bagi pengendara. ”Rambu lalu lintas memang masih tergolong minim, terutama sepanjang Jalinsumteng mulai dari Pasar Tebing Tinggi hingga perbatasan ke Musi Rawas. Padahal sepanjang jalan itu banyak terdapat titik rawan Lakalntas, diantaranya tikungan tajam dan lokasi penyebrangan anak sekolah. Sebagai pengendara, kami sangat berharap dapat diupayakan rambu setidaknya dapat memberikan petunjuk bagi pengendara untuk menghindari dampak laka lantas,” keluh Junaidi (43) warga Tebing Tinggi kepada wartawan koran ini, Minggu (15/8).&lt;br /&gt;Menurutnya, untuk pengendara yang sering melintas di Jalinsumteng Tebing Tinggi tentu tidak menjadi persoalan karena sudah hapal dengan kondisi. Namun jika ada pengedara yang dari luar daerah pasti akan terkejut dan dikhawatirkan terjadi laka lantas. Terutama menjelang arus mudik dan balik lebaran mendatang, kendaraan akan semakin ramai baik jenis kendaraan pribadi maupun truk fuso dan bus AKAP serta jenis AKDP. &lt;br /&gt;”Setahu saya sebelumnya memang ada rambu disepanjang jalan, tapi sekarang banyak yang hilang. Ya, kami hanya berharap ada alternatif dari pihak terkait dalam hal ini Dishub dan kepolisian, agar dapat meminimalisir penyebab Lakalntas,” harap Junaidi yang bekerja sebagai sopir sejak puluhan tahun. &lt;br /&gt;Kapolsek Tebing Tinggi, AKP Suparlan ketika dikonfirmasi mengatakan, mengakui  dengan adanya rambu lalu lintas dapat meminimalisir Lakalantas. Setidaknya dapat menjadi petunjuk bagi pengendara mengenai kondisi jalan didepannya yang akan dilewati.  ”Saat ini memang kondisi rambu lalu lintas, terutama di sepanjang Jalinsumteng Tebing Tinggi hingga perbatasan Mura masih minim. Terutama dibeberapa tikungan dan tempat potensi keramaian memang sangat perlu dipasang rambu lalu lintas,” terangnya.&lt;br /&gt;Mengenai rambu lalu lintas, dikatakan Suparlan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Empat Lawang. Karena memang di beberapa titik tikungan sangat perlu dipasang rambu lalu lintas. &lt;br /&gt;”Dihimbau agar pengedara tetap berhati hati, kurangi kecepatan saat melewati daerah rawan Lakalantas dan titik keramaian. Terutama menjelang arus mudik dan arus balik lebaran mendatang, kondisi jalinsum akan semakin ramai karenanya pengedara harus upayakan jangan sampai terjadi laka lantas. Untuk posko lebaran, Kepolisian, TNI dan tim Dinas Perhubungan, Dinkes dan BPBD akan menyiapkan Poskaptis memberikan pelayanan kepada arus mudik,” imbau Suparlan. &lt;br /&gt;Sementara, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Empat Lawang, H. Pik Malil Arwan sebelumnya mengungkapkan, mengenai pemasangan rambu lalu lintas pihaknya sudah mengajukan ke Provinsi. Karena untuk Jalinsumteng memang wewenang pemasangan rambu dari anggaran Provinsi. &lt;br /&gt;”Memang sudah banyak rambu yang hilang, karenanya kami masih mengupayakan pemasangan rambu dan sudah menyampaikan ke pihak Provinsi. Informasinya, untuk rambu lalu lintas, insyaAllah akan dialokasikan pasca pelaksanaan Sea Games di Provinsi Sumsel mendatang,” terangnya. &lt;br /&gt;Dijelaskan Pik Malil, sebenarnya pemasangan rambu lalu lintas memang sudah dilakukan. Tetapi sangat disayangkan banyak yang hilang. Memang jenis bahan pembuatan rambu sebagian besar dari bahan yang cukup berharga, misalnya pipa dan plat. Hal inilah yang menjadi faktor utama, hilangnya beberapa fasilitas umum, diantaranya besi rambu dan lainnya. ”Informasinya, kedepan diupayakan pembuatan rambu dengan bahan yang tidak terlalu berharga, hal ini dilakukan agar tidak hilang kembali. karenanya dalam pengawasan dilapangan, hendaknya masyarakat dapat mendukung dan mencegah jika ada oknum yang ingin mengambil besi rambu. Karena dengan adanya rambu lalu lintas, dapat memberikan keterangan mengenai kondisi jalan kepada pengemudi sehingga dapat terhindar dari bahaya kecelakaan,” pungkasnya (02).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-1355929726105272549?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/1355929726105272549/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/pengendara-minta-pemasangan-rambu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/1355929726105272549'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/1355929726105272549'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/pengendara-minta-pemasangan-rambu.html' title='Pengendara Minta Pemasangan Rambu Lantas'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-2959263305675207044</id><published>2010-08-18T03:50:00.003+07:00</published><updated>2010-08-18T03:50:20.322+07:00</updated><title type='text'>Warga Sugiwaras Minta Perbaikan Jalan dan Listrik</title><content type='html'>&lt;b&gt;EMPAT LAWANG- &lt;/b&gt;Masyarakat Desa Sugi Waras Kecamatan Tebing Tingggi, sangat mendambakan perbaikan fasilias jalan dan masuknya aliran listrik. Karena sejak beberapa tahun terakhir, kondisi jalan menuju desa tersebut mengalami kerusakan. &lt;br /&gt;Begitu juga dengan aliran listrik dari PLN, hingga saat ini belum juga didapatkan.  &lt;br /&gt;”Masalah utama masyarakat desa kami, karena akses jalan menuju kota Tebing Tinggi sangat sulit dilewati, belum lagi jika musim penghujan kondisi jalan jalan akan berlumpur dan nyaris tidak bisa dilewati. Selain itu pada malam hari masyarakat harus tetap dalam kondisi gelap, karena belum dialiri listrik PLN. Karenanya sangat diharapkan, jika ada perbaikan jalan dan jembatan serta masuknya aliran listrik ke desa kami,” ungkap Kepala Desa Sugi Waras, M Basir kepada wartawan koran ini.  &lt;br /&gt;Dijelaskannya, dari Pasar Tebing Tinggi menuju Desa yang terkenal dengan potensi pertambangan batu bara ini mencapai sekitar 18 kilometer, menuju perbatasan antara Desa Baturaja sekitar 14 kilometer, kondisi jalannya sudah cukup baik. Tetapi untuk menuju Sugiwaras masih harus menempuh jarak sekitar empat kilometer, dengan kondisi jalan yang sudah rusak parah dengan sebagian besar tebingan curam. &lt;br /&gt;Apalagi saat musim penghujan, sangat sulit untuk melewati sepanjang jalan tersebut. ”Tidak ada alternatif akses jalan lain untuk menuju Pasar Tebing Tinggi, terpaksa jika memang ada hal mendesak untuk melewati jalan tersebut tidak jarang harus bermalam ditengah jalan. Karena sudah dilewati, maka jarang sekali kendaraan angkutan umum yang mau masuk daerah kami,” kata Basir.&lt;br /&gt;Menurutnya, kendala lainnya untuk menuju pusat kota Tebing Tinggi, saat jembatan kayu sepanjang lebih kurang sepuluh meter yang dibuat secara swadaya masyarakat beberapa waktu lalu hanyut saat terbawa arus banjir. Karenanya untuk antisipasi, warga dua desa Sugiwaras dan Baturaja melakukan perbaikan kembali secara swadaya. &lt;br /&gt;”Padahal dari sekitar seribu jiwa penduduk desa sebagian besar kebutuhan pokok sehari hari harus dibeli dipasar, selain itu sejumlah anak sekolah dari Sugiwaras terpaksa mengontrak rumah di wilayah pasar. Karena kondisi jalan tidak memungkinkan untuk dilewati, selain itu fasilitas untuk penerangan saat belajar masih sangat minim,” terangnya.&lt;br /&gt;Ditambahkannya, sebagian besar penduduk desa berpenghasilan sebagai petani karet dan kopi. Dengan kondisi kerusakan jalan maka hasil panen masyarakat terkadang tidak dapat dijual kepasar dan sebagai alternatif dijual pada pengumpul yang datang hingga setiap pecan. Tentunya harga jual dengan pengumpul yang datang jauh lebih murah dibanding pada pengumpul dipasar. &lt;br /&gt;Belum lagi kondisi keamanan, karena tidak ada listrik warga terasa tidak nyaman dan takut pada malam hari.  ”Beruntung warga desa masih mau diajak kerjasama untuk swadaya berjaga malam, setidaknya dapat mengupayakan kemanan terhadap masyarakat desa,” akunya. &lt;br /&gt;Mengenai kebutuhan tenaga listrik, dikatakannya saat ini belum ada jaringan PLN yang masuk. Karenanya untuk mencukupi kebutuhan listrik sementara, pihak desa mengelolah listrik tenaga surya. Tetapi karena hanya menggunakan serapan tenaga yang tidak banyak, terkadang lampu hanya menyala hingga pukul 20.00 WIB. Untuk selanjutnya terpaksa kondisi desa harus gelap membuat para siswa yang ingin belajar dan kegiatan masyarakat lainnya terganggu.&lt;br /&gt;”Sebagian masyarakat memang sudah ada yang memiliki mesin genset, tetapi hanya warga yang cukup mampu karena biayanya cukup tinggi. Semua kendala ini sudah berupaya kami usulkan hampir setiap tahunnya, tetapi hingga saat ini belum ada kejelasan realisasinya,” imbuhnya.&lt;b&gt;(02)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-2959263305675207044?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/2959263305675207044/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/warga-sugiwaras-minta-perbaikan-jalan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/2959263305675207044'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/2959263305675207044'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/warga-sugiwaras-minta-perbaikan-jalan.html' title='Warga Sugiwaras Minta Perbaikan Jalan dan Listrik'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-2714339049151516317</id><published>2010-08-18T03:50:00.000+07:00</published><updated>2010-08-18T03:50:02.072+07:00</updated><title type='text'>Bocah Tak Dikenal Diduga Hanyut di Sungai</title><content type='html'>EMPATLAWANG- Warga Desa Padang Kabu Kecamatan Ulu Musi dan sekitarnya heboh. Pasalnya Senin (16/8) salah seorang ibu rumah tangga yang sedang mencuci pakaian dipinggir sungai Air Latak, Ulu Musi melihat sesosok bocah tengah hanyut terbawa arus. Karena informasi itu, sejumlah warga sekitar langsung turun dan melakukan pencarian dengan mengitari sepanjang sungai hingga ke muara Sungai Musi. &lt;br /&gt;Hingga kemarin, (Selasa,17/8) belum diketahui secara pasti, identitas bocah hanyut tersebut. Informasi dilapangan menyebutkan, penemuan seseorang bocah tidak dikenal hanyut masih menjadi misteri. Bocah tersebut diperkirakan berumur 6 tahun belum diketahui pasti asalnya. &lt;br /&gt;Informasi adanya bocah ahnyut disungai ini bermula saat seorang  ibu rumah tangga yang saat itu sedang mencuci di pinggiran Sungai Air Latak, Senin (16/8) sekitar pukul 10.00 WIB terkejut melihat sesosok bocah hanyut di sungai melambaikan tangan meminta tolong. Selanjutnya warga tadi langsung pulang dan menceritakan kepada tetangganya dan dengan sigap warga beramai-ramai melakukan pencarian sampai ke muara Sungai Musi. &lt;br /&gt;Namun, warga tidak menemukan seseorang pun yang hanyut. Bahkan warga desa yang melakukan pencarian, tidak ada yang merasa kehilangan anaknya. &lt;br /&gt;“Kita belum ketahui pasti, apakah yang hanyut itu memang benar manusia apa bukan, namun yang melihat pertama kali yakin kalau ada bocah yang hanyut. Ya, karena belum ada kepastian itulah banyak warga yang beranggapan tidak logis, ada yang menyebutkan yang hanyut itu anak penyakit, ada pula yang menyatakan suatu petanda kalau Sungai Musi kembali meminta tumbal,” ujar Andika (28), salah seorang warga yang sempat melakukan pencaharian, Selasa (17/8).&lt;br /&gt;Kabar adanya bocah yang hanyut ini terus menyebar hingga ke Kota Tebing Tinggi. Akibatnya para warga mulai cemas dan mewanti-wanti anaknya untuk tidak mandi ke sungai, apalagi setelah hujan deras dua hari belakangan, kondisi arus sungai Musi cukup deras. “Meskipun Sungai Air Latak itu tidak terlalu besar, namun warga sudah mulai berhati-hati setelah kejadian ini. Kan lebih baik menghindari sebelum terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” imbuhnya.&lt;br /&gt;Sementara, Maimuna (46) warga lainnya mengaku, dengan adanya informasi bocah hanyut tersebut, dirinya mulai cemas dan akan melarang anaknya untuk mandi di sungai. ”Kami hanya cemas pak, dari pada nanti ada keluarga yang hanyut. Lebih baik berhati hati,” pungkasnya. &lt;b&gt; (02). &lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-2714339049151516317?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/2714339049151516317/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/bocah-tak-dikenal-diduga-hanyut-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/2714339049151516317'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/2714339049151516317'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/bocah-tak-dikenal-diduga-hanyut-di.html' title='Bocah Tak Dikenal Diduga Hanyut di Sungai'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-7378685394379060343</id><published>2010-08-18T03:49:00.002+07:00</published><updated>2010-08-18T03:49:42.982+07:00</updated><title type='text'>Rutan Tebing Tinggi Direncanakan Pemindahan</title><content type='html'>&lt;b&gt;EMPAT LAWANG- &lt;/b&gt;Mengingat lokasi rumah tahanan (Rutan) Tebing Tinggi merupakan salah satu aset sejarah, selain itu kondisi bangunan cukup sempit berada di belakang bangunan Rumah Dinas Bupati Empat Lawang. Pemerintah mengajukan upaya pemindahan lokasi rutan, dalam hal ini pengajuan disampaikan ke Kementrian Hukum dan HAM pusat.  ”Bangunan Rutan ini merupakan bangunan peninggalan sejarah yang memang sudah cukup tua, karnannya selain dalam rangka meningkatkan kondisi pembinaan dan memperluas lahan rutan. Rencananya rutan akan dipindahkan ke lokasi lain, agar bangunan rutan lama dapat ditingkatkan sebagai aset yang menyimpan sejarah dibumi saling keruani sangi kerawati,” ungkap Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri (HBA) dalam agenda pemberian remisi HUT RI kepada Napi di Rutan Tebing Tinggi, Selasa (17/8).&lt;br /&gt;Dalam pembinaan kepada para warga binaan yang ada, dapat diberikan berbagai kreatifitas baik dibidang pertanian, perkebunan, seni, olahraga dan peningkatan keimanan. Karennya untuk menyiapkan berbagai agenda ini, harus ditunjang dengan lokasi yang cukup luas. Setidaknya dengan lokasi bangunan yang ada sekarang, memang cukup sempit untuk melakukan upaya pembinaan yang maksimal. &lt;br /&gt;”Secara umum rencana pemindahan bangunan rutan Tebing Tinggi sudah disampaikan ke Kementrian Hukum dan HAM pusat, saat ini masih menunggu persetujan,” kata HBA.&lt;br /&gt;Diceritakannya, selaku putra asli Empat Lawang diakui HBA, bangunan Rutan Tebing Tinggi merupakan bangunan tua yang menyimpan banyak sejarah perjuangan bangsa. Karena memang sejak usia kecil, banguan tua itu merupakan salah satu lokasi yang sering dikunjunginya. Disisi lain, dalam perluasan bangunan sekitar rumah dinas bupati, memang lokasi rutan kemungkinan menjadi bagian lingkungan rumah dinas Bupati Empat Lawang. &lt;br /&gt;”Jika lokasinya sempit, kesulitan untuk meningkatkan fasilitas kreatifitas para warga binaan. Karena banyak hal positif yang dapat diberikan kepada mereka, selama menjalani hukuman. Dengan demikian setelah dibebaskan kembali ke masyarakat, dapat menjadi bekal keterampilan dan jati diri baru menuju jalan yang lebih baik,” imbuh HBA.&lt;br /&gt;Kepala Rutan Tebing Tinggi, M Nazib mengatakan, secara umum pihaknya mendukung penuh rencana pemindahan lokasi rutan yang diagendakan Pemerintah Empat Lawang. dikatakannya, karena jika ditinjau dari lokasi bangunan saat ini, memang cukup sempit untuk upaya pengembangan dengan fasilitas pembinaan kepada para napi. Selain itu, diketahui memang banguna rutan merupakan bangunan sejarah, setidaknya dapat dikembangkan sebagai salah satu aset sejarah daerah Empat Lawang. ”Kami mendukung upaya pemindahan lokasi rutan, karena memang dapat lebih meningkatkan fasilitas pembinaan kepada para warga binaan yang ada. Setidaknya dapat disiapkan lokasi perkebunan, pertanian dan berbagai fasilitas pendukung kreatifitas lainnya,” terangnya.  Menurut Najib, memang informasinya Pemerintah Empat Lawang sudah mengajukan surat kepada Kementrian Hukum dan HAM, mengenai rencana pemindahan lokasi rutan. ”Setidaknya ini merupakan salah satu agenda yang baik, karenanya kami sangat mendukung. Memang lokasinya belum siap, dimanapun lokasi baru dibangun nantinya, kami harap dapat diwilayah yang strategis dan mudah,” pungkasnya. &lt;b&gt;(02).&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-7378685394379060343?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/7378685394379060343/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/rutan-tebing-tinggi-direncanakan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/7378685394379060343'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/7378685394379060343'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/rutan-tebing-tinggi-direncanakan.html' title='Rutan Tebing Tinggi Direncanakan Pemindahan'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-7741672735439636526</id><published>2010-08-14T02:48:00.000+07:00</published><updated>2010-08-14T02:48:03.453+07:00</updated><title type='text'>Pipa Pembatas Jembatan Hilang Dicuri</title><content type='html'>EMPAT LAWANG- Salah satu jembatan penghubung di jalan provinsi, Desa Kembahang Baru Kecamatan Talang Padang Kabupaten Empat Lawang mengalami kerusakan cukup parah. Sebagian besi pipa pengaman jembatan hilang, bahkan beberapa potong lainnya patah. Kondisi ini dapat membahayakan kendaraan dan masyarakat yang melewati, karena dibawah jembatan terdapat jurang dengan kedalaman sekitar tujuh meter.&lt;br /&gt;“Kami tidak mengetahui dengan jelas kapan hilangnya, yang pasti sudah beberapa bulan terakhir ini memang besi pipa jembatan itu banyak yang rusak dan hilang,” jelas Suparlan (32) warga sekitar lokasi jembatan ketika dibincangi wartawan koran ini, Kamis (12/8). &lt;br /&gt;Selain itu ditambahkan Suparlan, hilangnya pipa pengaman jembatan, diduga akibat dicuri oknum warga yang melintas. Karena memang bangunan rangkaian pipa tidak terlalu kuat pengikatnya, bahkan bahan dasar pipa cukup tipis dan mudah untuk dipotong. &lt;br /&gt;“Kapan dilakukan pembangunan jembatan ini kami tidak begitu jelas. Yang pasti sudah puluhan tahun lalu. Dilihat dari kondisi bangunan rangkaian pipa besi masih cukup baru, paling tidaklah belum satu tahun,” bebernya seraya mengaku, sebelumnya memang tidak sedikit warga yang sering menjadikan lokasi jembatan ini sebagai tongkrongan sore hari. &lt;br /&gt;Saat memasuki jembatan, kondisi jalan menikung  dan tidak ada lampu penerangan. Dengan tidak adanya pipa pembatas jembatan, dikhawatrkan dapat membahayakan kendaraan yang melintas. “Masyarakat berharap dapat dilakukan perbaikan, sebelum semua pipa pembatas jembatan hilang dicuri. selain itu, jika memang akan diganti diupayakan dipasang besi pipa lebih tebal dan rangkaian pengikat harus lebih kuat,” sarannya. &lt;br /&gt;Senada dikatakan Alpiansyah (46) salah seorang sopir yang mengaku sering melintas diata jembatan tersebut. Menurutnya sekitar satu bulan terakhir memang kondisi banguan dinding pengaman jembatan semakin parah. Hal ini disebabkan banyak pipa pengaman yang hilang, bahkan beberapa kali, ditemukan adanya bengkokan pipa besi yang arahnya menghalagi badan jembatan. &lt;br /&gt;“Sayang jika bangunan pemerintah dirusak, apalagi jika ditinjau dari segi keselamatan berpotensi membahayakan orang banyak. Karenanya diharapkan dilakukan peninjauan oleh pihak terkait, karena banguna jembatan ini berada dijalan Provinsi yang dilewati tidak hanya kendaraan dalam daerah Empat Lawang,” katanya.  &lt;br /&gt;Pantauan wartawan koran ini dilapangan, kondisi jembatan memang masih kokoh, tetapi beberapa batangan besi pipa pengaman sudah banyak yang bengkok, patah dan hilang. Diketahui panjang jembatan sekitar 30 meter dengan lebar mencapai sekitar delapan meter, dibagun sebagai akses penghubung jalan Provinsi Sumatera Selatan dari Kecamatan Tebing Tinggi menuju Pendopo tepatnya di Desa Kembahang Kecamatan Talang Padang. &lt;br /&gt;Dari keterangan beberapa warga, diduga hilangnya besi pipa pengaman jembatan tersebut karena dicuri oknum yang tidak bertanggung jawab.&lt;br /&gt;(02)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-7741672735439636526?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/7741672735439636526/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/pipa-pembatas-jembatan-hilang-dicuri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/7741672735439636526'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/7741672735439636526'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/pipa-pembatas-jembatan-hilang-dicuri.html' title='Pipa Pembatas Jembatan Hilang Dicuri'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-7516617917155834551</id><published>2010-08-14T02:47:00.005+07:00</published><updated>2010-08-14T02:47:46.064+07:00</updated><title type='text'>Disperindag Pastikan Kenaikan Harga Masih Standar</title><content type='html'>EMPAT LAWANG- Berdasarkan hasil monitoring tim Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Empat Lawang, kenaikan harga kebutuhan sembilan bahan pokok (Sembako) di pasaran masih standar. Hal ini ditinjau dari gejolak kenaikan harga menjelang Ramadhan dan Idul Fithri pada tahun sebelumnya, serta pantauan harga Sembako skala provinsi dan nasional.  &lt;br /&gt;“Secara umum kami memang belum terjun dan melakukan Sidak di pasar, tetapi setidaknya dari pantauan tim monitoring mingguan harga kebutuhan Sembako dipasar tetap dapat dipantau. Memang secara umum terdapat kenaikan harga beberapa jenis sembako, tetapi dari skala perdagangan Nasional jenis harga yang dipatok masih standar,” ungkap Kepala Disperindag Empat Lawang, H Thamrin Muis.&lt;br /&gt;Dijelaskannya, mengenai adanya kenaikan harga memang sering terjadi menjelang Ramadhan dan Idul Fithri, karena pada momen ini kebutuhan pembeli akan meningkat. Sedangkan jika dibandingkan dengan jumlah stock dagangan yang ada, kemungkinan masih stabil seperti hari biasa. &lt;br /&gt;Selain itu, terkadang pedagang hanya mentransfer nilai kenaikan harga dari daerah luar, bahkan kemungkinan disamakan dengan harga pasaran skala provinsi. &lt;br /&gt;“Untuk kenaikan memang sering terjadi dimana saja, bukan hanya di Empat Lawang,dan masyarakat tidak mengeluh, daya beli masyarakat tetap walaupun ada kenaikan, karena tiap tahunya harga naik pada saat masuk bulan puasa apalagi menjelang lebaran nanti,” terangnya. &lt;br /&gt;Dalam pengawasan harga, dikatakan Thamrin, pihaknya akan memantau kondisi stock yang ada. Karena dikhawatirkan adanya dugaan penimbunan barang dagangan jenis Sembako oleh pedagang. Hal inilah yang dapat memicu kenaikan harga cukup tinggi, karena keseimbangan antara permintaan dan stock akan semakin berlawanan cukup tinggi. &lt;br /&gt;“Secara umum memang belum ada indikasi penimbunan Sembako di Empat Lawang, tetapi diharapkan pedagang tidak menyetok barang dalam jumlah besar dan tidak dipasarkan sementara jenis  kebutuhan Sembako. Karenanya Disperindag akan secara rutin melakukan monitoring terhadap hal tersebut, agar tidak ada pedagang yang melakukan penimbunan Sembako,” papar Thamrin. &lt;br /&gt;Ditambahkan Thamrin, kenaikan harga bahan pokok dan beberapa jenis barang lainnya, tidak dapat dielakkan jika permintaan meningkat. Karena sesuai dengan hukum ekonomi, bahwa setiap permintaan meningkat tentu para penjual akan melakukan spekulasi harga untuk mendapatkan keuntungan. &lt;br /&gt;Dalam hal ini, berdasarkan pantauan tim monitoring kenaikan yang dipatok tidak terlalu tinggi dan masih dalam kategori standar untuk skala perdagangan dibeberapa daerah lainnya di Sumatera Selatan bahkan di Indonesia. &lt;br /&gt;“Diharapkan para pedagang tidak terpancing dengan gejolak harga, terutama dengan melakukan penimbunan barang dagangan. Karena menjelang Ramadhan dan Idul Fitri memang kebutuhan akan meningkat, dipastikan setelah fase ini harga barang jenis sembako dan lainnya akan kembali stabil,” imbuh Thamrin (02)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-7516617917155834551?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/7516617917155834551/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/disperindag-pastikan-kenaikan-harga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/7516617917155834551'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/7516617917155834551'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/disperindag-pastikan-kenaikan-harga.html' title='Disperindag Pastikan Kenaikan Harga Masih Standar'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-7495018145669446233</id><published>2010-08-14T02:47:00.002+07:00</published><updated>2010-08-14T02:47:26.626+07:00</updated><title type='text'>Jangan Cemari Sungai Dengan Sampah dan Putas</title><content type='html'>EMPAT LAWANG- Sebagian besar warga kabupaten Empat Lawang masih mengunakan air sungai untuk keperluan sehari hari, seperti Mandi, Cuci, Kakus (MCK) maupun untuk Memasak, dari anak-anak hingga orang dewasa. Dengan kondisi air sungai Musi surut, keruh dan kotor, karena banyaknya sampah, namun untuk alternative lain sebagai sarana air bersih masih kurang. &lt;br /&gt;Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Dampak Lingkungan Daerah  (Bapedalda) Empat Lawang, M Siregar, melalui Kabid Pengendalian Pencemaran Lingkungan, Rizal Effendi mengatakan, pihaknya akan menghimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai. Upaya ini akan dilakukan dengan cara sosialisasi ataupun pemasangan baliho. &lt;br /&gt;”Kami telah mengganggarkan dana untuk pembuatan 16 baliho yang nantinya akan dipasang pada beberapa titik. Terutama pada Daerah Aliran Sungai (DAS) tempat pemukiman penduduk.” Ungkapnya. &lt;br /&gt;Selain ajakan untuk tidak membuang sampah ke sungai, himbauan lain juga agar masyarakat jangan memanfaatkan keadaan surutnya sungai Musi melakukan penyetruman ataupun memutas untuk menangkap ikan. Karena hal ini juga dapat merusak biota yang ada di dalam sungai.&lt;br /&gt; “Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan, jangan sampai tercemari, dan jangan sampai memanfaatkan keadan dengan mengunakan putas maupun setrum untuk menangkap ikan. Apalagi dampak pencemaran itu masyarakat yang merasakan sendiri,” terangnya.&lt;br /&gt;Apabila masyarakat menggunakan ataupun mengkonsumsi sungai yang sudah tercemar itu akan mudah terserang penyakit. Seperti gatal-gatal pada kulit jika mandi ke sungai. Sedangkan apabila dikonsumsi bisa menyebabkan penyakit diare, tipes dan berbagai jenis penyakit lainnya. &lt;br /&gt;“Kalau sudah tidak layak pakai, masyarakat jangan lagi menggunakan atau mengkonsumsi untuk menjaga kesehatan diri masing-masing. Dan juga menjaga kebersihan lingkungan serta membiasakan diri hidup sehat,” imbuhnya. &lt;b&gt;(02)&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-7495018145669446233?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/7495018145669446233/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/jangan-cemari-sungai-dengan-sampah-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/7495018145669446233'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/7495018145669446233'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/jangan-cemari-sungai-dengan-sampah-dan.html' title='Jangan Cemari Sungai Dengan Sampah dan Putas'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-2925213957759505147</id><published>2010-08-13T02:37:00.002+07:00</published><updated>2010-08-13T02:37:15.548+07:00</updated><title type='text'>RTRW Masih Tahap Revisi Laporan Pendahuluan</title><content type='html'>EMPAT LAWANG- Sebagai acuan pembangunan daerah dalam jangka 20 tahun, setiap daerah memiliki Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Konsef penyelesaiannya memang tidak dalam waktu singkat, namun membutuhkan pembahasan dan kepastian data yang detil serta pemetaan yang lengkap. &lt;br /&gt;Menurut informasi, RTRW Empat Lawang saat ini baru mencapai tahap laporan pendahuluan. Itupun data sementara masih dalam tahap revisi ulang dari beberapa detil pemetaan yang belum memenuhi kelengkapan. &lt;br /&gt;”Tahap laporan pendahuluan sebelumnya sudah dikoreksi pihak Provinsi, selanjutnya dilakukan pembaharuan mengingat beberapa struktur BAP laporan masih kurang. Termasuk untuk detil pemetaan, memang ada beberapa yang belum lengkap. Dalam hal ini masih mengacu arahan dari pihak Bappeda Provinsi Sumatera Selatan,” ungkap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda) Empat Lawang, Januarsyah, Kamis (12/8).&lt;br /&gt;Menurutnya, salah satu pembahasan yang memang membutuhkan waktu adalah masalah batas wilayah, Empat Lawang dan Kepahyang. Selain itu, memang diketahui dalam laporan pendahuluan pertama, beberapa detil pemetaan sungai dan jalan belum tercantum. Salah satunya jalan poros yang merupakan akses Tebing Tinggi menuju Pendopo, termasuk jalan lingkar yang diagendakan sebagai jalan Nasional. &lt;br /&gt;”Untuk penetapan batas wilayah harus berdasarkan kesepakatan setiap daerah yang berbatasan, secara umum memang masih terkendala khusunya dengan perbatasan daerah Kepahyang, Bengkulu yang memang masih dipermasalahkan,” terangnya. &lt;br /&gt;Untuk pihak ketiga yang mengerjakan RTRW, diagendakan dalam waktu dekat segera melanjutkan pembahasan pemetaan dan laporan pendahuluan di Empat Lawang. Dalam hal ini sebelumnya untuk pemetaan memang tim Bapeda dan pihak ketiga sudah turun langsung ke lapangan, tetapi sempat ada kesalahan pada wilayah hutan lindung. Termasuk dalam data sementara pendahuluan, memang detil peta jalan belum lengkap. &lt;br /&gt;”Masih banyak yang harus direvisi, jadi tidak mungkin dalam waktu dekat. Sama halnya dengan daerah lain, kemungkinan untuk tahap pendahuluan memang masih banyak yang belum disetujui,” imbuh Januarsyah.&lt;br /&gt;Untuk pembahasan selanjutnya, detil pemetaan dan pembahasan wilayah memang harus menjadi perhatian utama. Termasuk mengenai penentuan batas wilayah, yang memang masih belum tepat. &lt;br /&gt;”Kami akan berupaya agar RTRW Empat Lawang yang merupakan gambaran acuan pembangunan 20 hingga 20 tahun mendatang dapat segera dilengkapi. Sehingga pembangunan Empat Lawang dapat lebih maksimal,” pungkasnya &lt;b&gt;(02)&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-2925213957759505147?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/2925213957759505147/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/rtrw-masih-tahap-revisi-laporan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/2925213957759505147'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/2925213957759505147'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/rtrw-masih-tahap-revisi-laporan.html' title='RTRW Masih Tahap Revisi Laporan Pendahuluan'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-4258583458146593832</id><published>2010-08-13T02:36:00.008+07:00</published><updated>2010-08-13T02:36:58.819+07:00</updated><title type='text'>Siapkan Program Pasar Murah</title><content type='html'>EMPAT LAWANG- Meningkatnya harga sembilan bahan pokok (Sembako) di pasaran, mendapat tanggapan serius dari Pemerintah Kabupaten Empat Lawang. Untuk memberikan keringanan kepada masyarakat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Empat Lawang akan menggelar bazar atau pasar murah khusus Sembako. &lt;br /&gt;”Sesuai agedanya kegiatan pasar murah akan dilakukan sekitar hari ke 20 ramadhan, dalam hal ini secara tekhnis akan dikelolah langsung oleh TPPKK Empat Lawang,” ucap Kepala Disperindag Empat Lawang, Thamrin Muis kepada wartwan koran ini, Kamis (12/8).&lt;br /&gt;Secara umum akan dipasarkan jenis kebutuhan utama masyarakat, seperti beras, gula dan minyak sayur serta kebutuhan pokok lainnya. Mengenai harga akan diupayakan berbanding hingga 50 persen dari harga normal kebutuhan bahan pokok tersebut di pasaran saat ini. &lt;br /&gt;Untuk stock bazar akan disiapkan, melalui subsidi harga dari Pemerntah Empat Lawang. ”Namanya saja pasar murah, jadi harga jula yang ditargetkan lebih murah dari harga pasaran. Mengenai sistem penjualan belum dapat dipastikan, digunakan sistem kupon atau lainnya sesuai ketentuan pihak TP PKK Empat Lawang selaku tim pengelolah bazar tersebut,” terangnya. &lt;br /&gt;Rencananya, kata Thamrin, kegiatan bazar pasar murah akan dilakukan ditiga kecamatan, yakni Kecamatan Tebing Tinggi, Ulu Musi dan Pasemah Air Keruh. Mengenai stock Sembako yang akan disiapkan dimasing masing lokasi bazar, belum dapat dipastikan. Namun akan diupayakan akan semaksimal mungkin untuk membantu kebutuhan pokok masyarakat menjelang Idul Fitri mendatang. &lt;br /&gt;”Program ini merupakan partisipasi TPPKK Empat Lawang dalam upaya memberikan bantuan kepada masyarakat, untuk mencukupi kebutuhan pokok selama gejolak kenaikan harga Sembako normal dipasaran masih cukup tinggi. Dalam hal ini, pemerintah kabupaten Empat Lawang melalui Disperindag selaku pendukung,” imbuhnya.&lt;br /&gt;Ditambahkannya, untuk harga Sembako dipasar memang masih tahap kenaikan, seperti pada tahun sebelumnya keniakan harga terjadi menjelang ramadhan dan Idul Fitri. Karena secara tekhnis, kebutuhan sembako akan meningkat, sementara stock dagangan dipasaran tetap dan tidak mengalami peningkatan. &lt;br /&gt;”Untuk kenaikan harga frekuensinya massih stabil dengan beberapa daerah lain dan provinsi, tetapi tetap diimbau agar para pedagang tidak melakukan penimbunan barang agar tidak mempengaruhi peningkatan harga pasaran terlalu drastis,” pungkas Thamrin.(02)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-4258583458146593832?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/4258583458146593832/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/siapkan-program-pasar-murah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/4258583458146593832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/4258583458146593832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/siapkan-program-pasar-murah.html' title='Siapkan Program Pasar Murah'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-5183376962840690915</id><published>2010-08-13T02:36:00.005+07:00</published><updated>2010-08-13T02:36:42.331+07:00</updated><title type='text'>Kerikil di Jalan, Berpotensi Penyebab Lakalantas</title><content type='html'>EMPAT LAWANG- Banyaknya kerikil bertebaran di badan jalan, berpotensi sebagai penyebab terjadinya kecelakaan terutama bagi pengendara sepeda motor. Kerikil tersebut diketahui berasal dari bahan material pembangunan gedung yang ada dipinggil jalan akibat terbawa air saat hujan. &lt;br /&gt;Kondisi ini terjadi di Jalan Provinsi Desa Kemahang Kecamatan Talang Padang. Dikecamatan ini terdapat pembangunan gorong-gorong membuat tanah dari pembangunan tersebut menumpuk di sisi jalan. Sehingga laju lalu lintas terganggu, ditambah lagi lokasi pembangunan gorong-gorong berada di tikungan. &lt;br /&gt;Pintarja salah seorang guru SD 15 Ulu Musi mengaku menjadi korban kecelakaan lalu lintas (Lakalntas) saat berangkat menuju kantir Disdik Empat Lawang. Kecelakaan disebabkan banyaknya tanah bekas pembangunan yang tidak dibersikan disekitar lokasi pembuatan gorong-gorong. Ia mengalami luka lecet pada kedua tangannya. “Pagi tadi  (Kamis, 12/8) saya bersama kawan kawan menuju Disdik untuk mengajukan berkas. Namun pada saat saya melintas di desa Kemahang disana terdapat pembuatan gorong-gorong, ditambah lagi disana terdapat jalan menikung dan tanah dari pembangunan bertebaran sehingga ban motor saya tergelincir,” cerita Pintarja kepada wartawan koran ini, Rabu (11/8).&lt;br /&gt;Pantauan koran ini, meningkatnya curah hujan beberapa hari terkhir membuat tanah maupun kerikil di tempat ketinggian mengalami longsor dan menumpuk di badan jalan. Selain itu, tumpukan kerikil juga dapat terjadi saat adanya pembangunan di sisi jalan dan jika hal ini dibiarkan maka akan mengundang bahaya bagi para pengendara motor. &lt;br /&gt;“Saya berharap pihak terkait dapat melakukan pembersihan jalan dari banyaknya kerikil dan tanah yang berserakan agar tidak terjadi kecelakaan,” harapnya.&lt;br /&gt;Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishutkominfo), H Pik Malil Anwan mengatakan apapun yang menghalagi prasarana umum akan dikenakan sangsi. Termasuk adanya penumpukan material, PKL yang membuka lapak. “Yang jelas, dampak dari berhamburnya material pada jalan harus bertanggung jawab. Penguna jalan yang mengalami kecelakaan bisa menuntut dengan jalur hukum,” imbuhnya. &lt;b&gt;(02)&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-5183376962840690915?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/5183376962840690915/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/kerikil-di-jalan-berpotensi-penyebab.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/5183376962840690915'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/5183376962840690915'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/kerikil-di-jalan-berpotensi-penyebab.html' title='Kerikil di Jalan, Berpotensi Penyebab Lakalantas'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-1918480279116525439</id><published>2010-08-13T02:36:00.002+07:00</published><updated>2010-08-13T02:36:22.338+07:00</updated><title type='text'>Pemerintah Himbau Petani Perluasan Lahan Kolam</title><content type='html'>EMPAT LAWANG- Guna menuju kabupaten Swasembada ikan, Pemerintah Empat Lawang mengajak petani yang memiliki lahan untuk perluasan kolam.  “Selagi memiliki lahan yang berpotensi kolam, terdapat aliran air yang bagus dapat membentuk anggota kelompok. Kemudian usulkan kepada pemerintah,”ungkap Kepala Dinas Tanaman Pangan Peternakan dan Perikanan (DTP3) Empat Lawang, Tirta Jaya kepada wartawan koran ini, Kamis (12/8). &lt;br /&gt;Menurutnya, Swasembada ikan yang dicanangkan pemerintah mencapai produksi enam juta bibit ikan, bukan hal yang tidak mungkin terjadi. Pasalnya, saat ini di Empat Lawang terdapat 20 Unit Pembenihan Rakyat (UPR) yang telah diberikan bantuan bibit dan induk ikan. &lt;br /&gt;”Saat ini sudah ada 20 UPR, sebelumnya telah diberikan bantuan bibit ikan untuk menghidupkan kembali UPR. Bahkan Empat Lawang juga sudah bekerjasama dengan BBI Sukabumi untuk magang perihal budidaya ikan. Selanjutnya UPR mentransfer ilmu dari BBI Sukabumi, mulai dari tata cara pengembangan bibit yang efektif dan secara teknologi. Kemudian menerapkannya di Empat Lawang. Bantuan induk ikannya sudah diberikan beberapa waktu lalu,”jelasnya.  &lt;br /&gt;Selain itu, terdapat juga dibeberapa desa di Empat Lawang melakukan perluasan lahan kolam diantaranya desa Tanjung Agung dan Padang Tepong Ulu Musi. Dua desa tersebut terdapat anggota kelompok budidaya ikan membuka lahan baru. Lokasinya cukup cocok untuk dijadikan kolam, selain terdapat aliran air yang ckup deras, juga luasnya yang memadai. &lt;br /&gt;Mengenai bantuannya Pemerintah akan berupaya mencarikan bibit ikan yang terbaik dan menyalurkannya kepada anggota kelompok budidaya ikan. &lt;br /&gt;”Kepada anggota masyarakat selagi memiliki lahan potensi kolam, bisa saja mendapatkan bantuan bibit ikan. Tapi membentuk kelompok kemudian buka lahannya dan ajukan usulan kepada pemerintah,” sarannya. &lt;br /&gt;Ditambahkan Tirta, pihaknya optimis memproduksi sekitar 6 juta bibit ikan bersertifikat di Empat Lawang. Ini dihasilkan dari masing-masing UPR yang telah dibina. &lt;br /&gt;“Kami mengasumsi setiap UPR menghasilkan bibit ikan sebanyak 350 ribu bibit ikan setiap tahunnya,”ungkapnya. &lt;br /&gt;Sebelumnya, pemerintah Empat Lawang telah memberikan bantuan bibit ikan kepada kepada 17 kelompok budidaya ikan. Terdiri dari bibit ikan Nila, yakni Tebing Tinggi terdapat dua kelompok. Kemudian Ulu Musi sebanyak empat kelompok, dan Talang Padang serta Muara Pinang masing-masing satu kelompok.  Sedangkan Pendopo dan Pasemah Air Keruh bantuan bibit ikan mas, masing-masing sebanyak dua kelompok dan tujuh kelompok. (02)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-1918480279116525439?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/1918480279116525439/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/pemerintah-himbau-petani-perluasan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/1918480279116525439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/1918480279116525439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/pemerintah-himbau-petani-perluasan.html' title='Pemerintah Himbau Petani Perluasan Lahan Kolam'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-5183567823014336552</id><published>2010-08-12T02:59:00.003+07:00</published><updated>2010-08-12T02:59:34.659+07:00</updated><title type='text'>Pengedar Shabu Dipenjara Lima Tahun</title><content type='html'>LUBUKLINGGAU-Terbukti mengedarkan sabu-sabu, Yuhanis Habibi (25), warga Desa Suka Mulya, Kecamatan Sumber Harta Kabupaten Musi Rawas, divonis lima tahun penjara. Selain itu, ia juga didenda Rp 1 milyar subsidair 1,5 bulan kurungan, Senin (10/8) di Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau.&lt;br /&gt;Sidang putusan yang diketuai majelis hakim R Sabarrudin dengan hakim anggota Harun dan Mooris serta Panitera Pengganti (PP) Harmen, putusan tersebut lebih ringan satu tahun kurungan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Aka Kurniawan yang menuntut terdakwa dengan pidana 6 tahun penjara.&lt;br /&gt;“Setelah mendengar keterangan saksi-saksi, pengakuan Yuhanis serta bukti yang terungkap dalam persidangan, kami menyatakan Yuhanis terbukti bersalah melanggar Pasal 114 Ayat (1) Undang-undang nomor 35 Tahun 2005 Tentang Narkotika, yakni mengedarkan sabu-sabu,” kata majelis hakim. &lt;br /&gt;Adapun bahan pertimbangan memberatkan, perbuatan Yuhanis menghambat program pemerintah dalam memberantas narkotika. Sedangkan hal yang meringankan, Yuhanis berlaku sopan dan berterus terang selama persidangan, menyesali perbuatannya dan belum pernah dihukum. Usai mendengar putusan itu, terdakwa dan JPU menyatakan piker-pikir.&lt;br /&gt;Seperti diketahui perkara ini berawal, Selasa (6/4) sekitar pukul 11.30 WIB di Jalan umum Desa O Mangun Harjo, Kecamatan Tugo Mulyo Kabupaten Musi Rawas, terdakwa bersama Ahmad Yani (berkas terpisah) membeli satu paket kecil shabu-shabu dari Herman (berkas terpisah).&lt;br /&gt;Kemudian terdakwa bersama Ahmad Yani mengendarai sepeda motor tanpa Nopol, pada saat itu anggota kepolisian Polres Tugo Mulyo yang patroli segera menghentikan keduanya, saat digeledah ditemukan satu paket kecil yang diduga shabu-shabu, terdakwa sempat membuang barang bukti tersebut tapi diketahui anggota Satlantas yang lain.&lt;br /&gt;Kemudian kedua terdakwa langsung ditangkap beserta barang bukti, dan digelandang ke Mapolres Tugo mulyo untuk diperiksa.(mg02)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-5183567823014336552?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/5183567823014336552/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/pengedar-shabu-dipenjara-lima-tahun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/5183567823014336552'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/5183567823014336552'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/pengedar-shabu-dipenjara-lima-tahun.html' title='Pengedar Shabu Dipenjara Lima Tahun'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-5429315849424964445</id><published>2010-08-12T02:59:00.000+07:00</published><updated>2010-08-12T02:59:05.598+07:00</updated><title type='text'>Puasa,  Rumah Makan   Dihimbau Pakai Tirai</title><content type='html'>EMPAT LAWANG-Setiap Rumah Makan (RM) yang masih buka di bulan Ramadhan diharapkan untuk menutup tempatnya dengan menggunakan tirai atau kain panjang. Tujuannya adalah untuk menghormati umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa. Oleh karenanya, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol-PP) Empat Lawang terjun ke lapangan untuk memantau setiap RM yang ada, apakah tempatnya ditutup pakai kain atau tidak. &lt;br /&gt;Dari pantauan wartawan koran ini di lapangan, petugas Sat Pol-PP melakukan penelusuran ke daerah pasar Tebing Tinggi yang banyak terdapat RM ataupun Warteg. &lt;br /&gt;Hasilnya, petugas Sat Pol-PP tidak menemukan RM yang tidak memakai kain penutup, semuanya memakai kain penutup dan juga ada yang tutup. “ Kita harap para pemilik RM atau pedagang yang menjual makanan untuk menutup tempat makannya dengan menggunakan kain putih panjang, gunanya agar tidak mengundang para umat Islam yang sedang berpuasa, untuk mengurangi pahala puasanya, ataupun sampai ia batal puasanya,” Kata Kepala Sat Pol PP Kabupaten Empat Lawang, Bron Laksana, usai melakukan penelusuran, Rabu (11/8).            &lt;br /&gt;Menurutnya, pengecekan ini dilakukan atas perintah langsung Bupati Empat Lawang H Budi Antoni Aljufri (HBA), guna mensosialisasikan kepada pemilik RM untuk menutup tempatnya dengan kain penutup yang panjang selama bulan puasa. “Saya bersyukur pada hari pertama puasa ini banyak pemilik warung yang mengerti dengan menutup tempat usahanya dengan kain panjang,” ungkap Bron kepada koran ini. &lt;br /&gt;Ditambahkan Bron, pihaknya akan tetap melakukan pemantauan dan sosialiasasi selama bulan puasa ini, “kepada pemilik RM untuk menutup tempatnya dengan tirai atau kain panjang,” pungkasnya. &lt;b&gt;(02)&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-5429315849424964445?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/5429315849424964445/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/puasa-rumah-makan-dihimbau-pakai-tirai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/5429315849424964445'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/5429315849424964445'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/puasa-rumah-makan-dihimbau-pakai-tirai.html' title='Puasa,  Rumah Makan   Dihimbau Pakai Tirai'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-4890186037547921664</id><published>2010-08-12T02:58:00.007+07:00</published><updated>2010-08-12T02:58:49.794+07:00</updated><title type='text'>Warga Keluhkan Gatal-gatal</title><content type='html'>EMPAT LAWANG-Sungai Musi merupakan salah satu sumber kehidupan masyarakat di Kabupaten Empat Lawang. Sebab, sungai tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari mulai untuk keperluan Mandi Cuci Kakus ( MCK ) bahkan sebagian besar orang di “Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati” ini menggunakannya untuk dikonsumsi.&lt;br /&gt;Namun, belakangan warga yang tinggal di Daerah Aliran Sungai (DAS) mulai mengeluhkan keruhnya sungai yang kini sudah berbeda dengan beberapa waktu lalu. Tak hanya itu, kini warga mulai merasakan gatal-gatal pada kulitnya. Contoh kasus, Sri (43), warga Tanjung Beringin mengeluhkan keruhnya sungai tersebut. Ditambahkannya, biasanya kalau ia dan keluarganya mandi disungai tidak pernah merasakan gatal-gatal seperti ini. &lt;br /&gt;“Seumur hidup saya tinggal di Tebing Tinggi ini belum pernah merasakan gatal-gatal, memang air Sungai Musi ini tidak jernih namun dulu tidak merasakan gatal pada kulit, lain dengan kondisi yang sekarang ini, sudah keruh bikin kulit merasa tidak enak,” keluhnya.&lt;br /&gt;Selain itu, kondisi Sungai Musi ini mulai berubah hal ini diungkap oleh Sahrun (58) tokoh masyarakat Kecamatan Ulu Musi. Ia mengatakan kondisi Sungai Musi ini sudah jauh berbeda dengan beberapa tahun yang silam. Sungai Musi yang ada dulunya airnya tampak bergelombang selain itu untuk melintasinya pun harus menggunakan perahu.&lt;br /&gt;“Kalau dulu itu, bila memancing bisa menggunakan beberapa gulungan tali, namun sekarang 4-5 meter tali sudah sampai di dasar sungai. Tidak hanya itu kalau dulu bila kita hendak menyeberang tidak bisa kalau tidak naik perahu, namun sekarang dengan berjalan kakipun bisa dilintasi,” ungkapnya.&lt;br /&gt;Menurut warga yang tinggal di Desa Simpang Perigi ini, kemungkinan besar pendangkalan ini disebabkan adanya pembuatan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang ada di Propinsi Bengkulu karena air yang ada di Sungai Musi diambil mungkin lebih dari separuhnya. “Mungkin pengaruh dari itulah Sungai Musi menjadi dangkal dan akibatnya banyak terbentuk pulau baru akibat surutnya air,” jelasnya. &lt;br /&gt;Sementara itu, Kepala Bappedalda Kabupaten Empat Lawang, Siregar mengatakan, pihaknya telah memeriksa kembali kelayakan Sungai Musi sekarang ini dapat dikonsumsi atau tidak. Selain itu juga pihaknya akan meninjau langsung ke lokasi PLTA.&lt;br /&gt;“Kalau hasil penelitian pertama, semakin ke hulu sungai semakin keruh dan tidak layak airnya,” pungkasnya (02)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-4890186037547921664?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/4890186037547921664/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/warga-keluhkan-gatal-gatal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/4890186037547921664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/4890186037547921664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/warga-keluhkan-gatal-gatal.html' title='Warga Keluhkan Gatal-gatal'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-1847043048726768925</id><published>2010-08-12T02:58:00.004+07:00</published><updated>2010-08-12T02:58:33.744+07:00</updated><title type='text'>TP PKK Isi Ramadhan dengan Tadarusan</title><content type='html'>EMPAT LAWANG-Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) yang bekerjasama dengan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Kabupaten Empat Lawang mengadakan tadarusan selama bulan ramadhan ini, kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggotanya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menambah pengetahuan tentang agama dan meningkatkan pengetahuan.&lt;br /&gt;Selain itu, dengan adanya tadarusan yang diadakan di Masjid Jamik Tebing Tinggi ini juga untuk mempererat silaturahmi sehingga ikatan kekeluargaan akan menjadi erat. &lt;br /&gt;Kepala Bagian Kesra Setda Empat Lawang, Kencana Sotar mengatakan, kegiatan yang diadakan oleh TP PKK yang dipimpin oleh Ny Hj Suzana Antoni ini sangat positif karena selama bulan puasa ini diisi dengan amal ibadah. “Semua anggota PKK yang ada itu mengikuti kegiatan keagamaan ini. Dalam kegiatan tersebut, tiap orang akan mengaji secara bergantian hingga paling tidak dalam satu bulan ini dapat mengkhatamkan Al Quran sebanyak tiga kali. Selain itu juga akan memperlancar membaca firman Allah tersebut,” jelasnya. Tidak hanya itu, lanjut Kencana, untuk memeriahkan Bulan Suci Ramadhan ini, TP PKK juga akan mengadakan lomba mengaji, azan, untuk anak-anak dan terbuka untuk umum. Sehingga suasana ramadhanpun akan terasa. &lt;br /&gt;“Moment seperti ini juga sangat bagus untuk mencari bibit unggul di Empat Lawang sehingga kita juga dapat mendidiknya,” pungkasnya.&lt;b&gt; (02)&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-1847043048726768925?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/1847043048726768925/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/tp-pkk-isi-ramadhan-dengan-tadarusan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/1847043048726768925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/1847043048726768925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/tp-pkk-isi-ramadhan-dengan-tadarusan.html' title='TP PKK Isi Ramadhan dengan Tadarusan'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-1205555976222002654</id><published>2010-08-12T02:58:00.002+07:00</published><updated>2010-08-12T02:58:21.183+07:00</updated><title type='text'>Masyarakat Diminta Tak Menggunakan Air Sungai Musi</title><content type='html'>EMPAT LAWANG-Saat ini, kondisi air Sungai Musi sudah tampak surut, keruh dan kotor karena banyak sampah. Namun, sebagian besar masyarakat masih menggunakan air untuk keperluan Mandi, Cuci, Kakus (MCK) dari anak-anak hingga orang dewasa, ataupun untuk keperluan memasak.&lt;br /&gt;Sebagian besar warga yang ditemui menyatakan mereka terpaksa menggunakan air sungai untuk keperluan sehari-harinya, karena memang tidak ada sarana air bersih. Sedangkan untuk menggali sumur air sulit ditemukan.&lt;br /&gt;Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Dampak Lingkungan Daerah (Bappedalda) Empat Lawang, M Siregar, melalui Kabid Pengendalian Pencemaran Lingkungan, Rizal Effendi mengatakan, pihaknya akan menghimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah ke dalam sungai, baik dengan cara sosialisasi ataupun pemasangan baliho. &lt;br /&gt;Setidaknya mereka telah mengganggarkan dana untuk pembuatan 16 baliho yang nantinya akan dipasang pada beberapa titik, terutama pada Daerah Aliran Sungai (DAS) tempat pemukiman penduduk. “Kita mengajak warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan, jangan sampai tercemari. Apalagi dampak pencemaran itu masyarakat yang merasakan sendiri,” ajaknya.&lt;br /&gt;Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Empat Lawang, M Teguh Idrus, sangat mendukung adanya himbauan untuk tidak membuang sampah ke dalam sungai. Apabila masyarakat menggunakan ataupun mengkonsumsi sungai yang sudah tercemar itu akan mudah terserang penyakit, seperti gatal-gatal pada kulit jika mandi ke sungai. Sedangkan apabila dikonsumsi bisa menyebabkan penyakit diare, tipus dan berbagai jenis penyakit lainnya. &lt;br /&gt;“Kalau sudah tidak layak pakai, masyarakat jangan lagi menggunakan atau mengkonsumsi untuk menjaga kesehatan diri masing-masing. Dan juga menjaga kebersihan lingkungan serta membiasakan diri hidup sehat,” pungkasnya.(02)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-1205555976222002654?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/1205555976222002654/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/masyarakat-diminta-tak-menggunakan-air.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/1205555976222002654'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/1205555976222002654'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/masyarakat-diminta-tak-menggunakan-air.html' title='Masyarakat Diminta Tak Menggunakan Air Sungai Musi'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-4223591643373381193</id><published>2010-08-11T02:51:00.005+07:00</published><updated>2010-08-11T02:51:31.912+07:00</updated><title type='text'>Jangan Biarkan Lahan Terbengkalai</title><content type='html'>&lt;b&gt;Potensi Pertanian Empat Lawang Tinggi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EMPAT LAWANG- Melihat potensi luas areal pertanian dan perkebunan dibumi saling keruani sangi kerawati memang cukup tinggi, karenanya dengan pengelolaan yang maksimal tentu dapat menjanjikan kesejahteraan bagi masyarakat. Hal ini dikatakan Menteri Pertanian RI, H Suswono ketika mengunjungi Empat Lawang, serangkaian Hari keluarga nasional (Harganas) dan bulan bakti gotong royong provinsi Sumsel di Empat Lawang Senin (9/8)&lt;br /&gt;Dikatakan Suswono, dengan luasnya areal pertanian dan perkebunan yang ada, diharapkan tidak dibiarkan hanya sebagai lahan yang terbengkalai. Harus diupayakan pengembangan dibidang pertanian dan perkebunan, karena salah satu target utama kesejahteraan masyarakat ditinjau dari potensi hasil pertanian didaerahnya. ”Sebagian besar masyarakat Indonesia adalah petani, selain itu memang kebutuhan hasil pertanian dan perkebunan menjadi kebutuhan disetiap keluarga. Karenanya harus diupayakan peningkatan mutu produksi para petani, agar dapat mencapai tingkat kesejahteraan masyarakat,” terangnya&lt;br /&gt;Dibanding dengan beberapa daerah lainnya, wilayah Empat Lawang tidak kalah luas areal pertanian dan perkebunannya. Dengan kondisi ini, diyakini Empat Lawang memiliki potensi cukup tinggi dalam perkembangan hasil produksi pertanian dan perkebunan. ”Tapi masih sangat disayangkan karena terlihat ada lahan yang kosong, setidaknya dapat dupayakan pengelolaan dibidang pertanian agar bermanfaat,” kata Suswono seraya mengatakan bahwa hal ini dilihat dari hasil peninjauan melalui udara bersama Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin ketika menuju Empat Lawang. &lt;br /&gt;Mengenai upaya pembinaan dan peningkatan mutu pertanian, ditambahkan Suswono, jika memang para petrani mau mengelola dengan baik, pemerintah pasti akan memberikan upaya peningkatan. Karenanya jangan ragu untuk mengajukan permohonan berbagai pengajuan bantuan dibidang pertanian ke kementrian pusat, insyaAllah akan diupayakan untuk kesejahteraan para petani dan masyarakat. ”Silahkan kelolah dengan baik lahan yang ada, jangan ragu mengajukan bantuan ke pusat. Jika memang memungkinkan akan diupayakan bantuan untuk kesejahteraan petani dan masyarakat,” imbau Soswono &lt;br /&gt;Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin mengatakan, sebagai daerah yang tergolong muda, Empat Lawang memilik potensi perkembangan yang baik. Terutama dibidang pertanian dan perkebunan, karena letak dan kondisi lahan memang tergolong subur. ”Dengan potensi pertanian yang ada, saya yakin pertanian di Empat Lawang dapat berkembang. Terutama untuk komoditi unggulan beras, jika dikelolah dengan lebih maksimal bukan hanya surplus di Empat Lawang saja, tetapi bumi saling keruani sangi kerawati tentunya bisa menjadi salah satu lumbung pangan untuk Sumsel mendatang,” ungkap Alex seraya mengtakan, dengan kehadiran Menteri Pertanian diharapkan dapat meninjau langsung kondisi pertanian di Sumsel terutama Empat Lawang. Sehingga dapat mengupayakan bantuan untuk peningkatan produksi pertanian, serta dapat seiring upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. (02)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-4223591643373381193?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/4223591643373381193/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/jangan-biarkan-lahan-terbengkalai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/4223591643373381193'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/4223591643373381193'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/jangan-biarkan-lahan-terbengkalai.html' title='Jangan Biarkan Lahan Terbengkalai'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-5226887144081599402</id><published>2010-08-11T02:51:00.002+07:00</published><updated>2010-08-11T02:51:11.783+07:00</updated><title type='text'>Distamben Ajukan IUP 12 Perusahaan</title><content type='html'>EMPAT LAWANG- Tahapan pengelolaan potensi pertambangan di bumi Saling Keruani Sangi Kerawati, mulai dari tahapan eksplorasi hingga produksi. Dinas Pertambangan Energi (Distamben) Empat Lawang, mengajukan perubahan Kuasa Pertambangan menjadi Izin Usaha Pertambangan (IUP) kepada sedikitnya 12 perusahaan. Saat ini pengajuan sudah disampaikan ke Dirjen Minerba pusat dan tinggal menunggu hasil persetujuannya.  &lt;br /&gt;Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Empat Lawang, Taswin, mengatakan, sedikitnya 12 perusahaan yang akan diberikan IUP, yakni delapan perusahaan untuk pengelolaan tambang batu bara dan empat untuk lokasi tambang emas. Untuk perusahaan yang akan mengelola batu bara diantaranya PT Ben Prima Coal, Eksa Nusa, Sarana Marindo, Nur Eka, Asia Emas, Lahat Pulau Pinang dan  Bara Jaya.  &lt;br /&gt;Sedangkan untuk pertambangan emas yaitu, PT Lumbung Nesia, Bangka Plasma Selawang Segantang, Bangka Serumpun. &lt;br /&gt;”12 Perusahaan tersebut saat ini masih dalam tahapan ekplorasi atau penyelidikan awal, karenanya untuk tahapan produksi masih sangat lama. Kemungkinan masih memakan waktu hingga dua atau tiga tahun kedepan, baru masuk tahapan produksi,” terang Taswin.&lt;br /&gt;Diharapkan 12 perusahaan tersebut dapat memanfaatkan IUP yang sudah diberikan, karena jika tidak dilakukan akan merugikan perusahaan lain yang ingin investasi di Empat Lawang. &lt;br /&gt;“Tahapan pertambangan Minerba di Empat Lawang masih memakan waktu yang tidak singkat, sebagai langkah awal saat ini semua perusahaan baru melakukan penyelidikan umum. Selanjutnya baru ketahapan ekplorasi jumlah dan kandungan batu bara, serta uji kelayakan dan Amdal. Jadi diharapkan masyarakat dapat lebih bersabar, karena semua tahapan dilakukan tidak segampang yang dibayangkan. Setidaknya harus dengan kajian dan penelitian yang tepat, agar tidak memberikan dampak terhadap lingkungan disekitar pertambangan,” jelas Taswin.&lt;br /&gt;Menurutnya, saat ini beberapa titik pertambangan sudah ditentukan. Diantaranya untuk pertambangan batubara ada di Desa Lingge, Ujung Alih dan Sugi Waras. Sedangkan untuk daerah yang berpotensi mengandung emas diantaranya di Pasemah Air Keruh, Pendopo dan Talang Padang. &lt;br /&gt;“Diupayakan agar semua tahapan dapat berjalan dengan baik, tentunya agar dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Empat Lawang kedepan,” pungkas Taswin.&lt;b&gt;(02)&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-5226887144081599402?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/5226887144081599402/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/distamben-ajukan-iup-12-perusahaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/5226887144081599402'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/5226887144081599402'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/distamben-ajukan-iup-12-perusahaan.html' title='Distamben Ajukan IUP 12 Perusahaan'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-2018481414192871601</id><published>2010-08-11T02:50:00.009+07:00</published><updated>2010-08-11T02:50:50.034+07:00</updated><title type='text'>Air Pasang, Mempermudah Pengumpulan Material</title><content type='html'>EMPATLAWANG- Meningkatnya curah hujan beberapa pekan terakir mengakibatkan  semakin pasangnya sungai musi. Hal ini sangat dinanti para warga untuk mengumpulkan pasir pada saat air mulai surut. &lt;br /&gt;Menumpuknya material pasir yang ada di dasar sungai musi akibat terjadinya pasang surut, sehingga warga tidak sulit lagi mengumpulkan matrial yang ada di sungai. Rata-rata para penambang menjual matrial pasir Rp 45 ribu perkubik hingga Rp 50 ribu per kubik. &lt;br /&gt;Joni (24) salah seorang sopir Dum Truk mengaku belum dapat bekerja seperti biasanya karena alat berat pengumpul material belum bisa beroperasi maksimal akibat air sungai musi yang pasang. ”Saat ini saya belum bisa bekerja, karena material yang dikumpulkan telah habis, dan untuk mengeruk lagi tidak bisa, karena sungai musi sedang pasang. Ya, terpaksa saya istirahat,” jelas Joni. &lt;br /&gt;Disisi lain, air sungai yang pasang menimbulkan dampak positif bagi pengumpul pasir yang hanya mengunakan otot dan perahu. Karena dengan mereka tidak terlalu kesulitan untuk mengumpulkan material tersebut. Seperti dikatakan Adi (25) salah seorang pengumpul pasir manual di aliran sungai musi Kecamatan Tebing Tinggi. &lt;br /&gt;“Setelah beberapa hari arus sungai Musi pasang, membuat tumpukan pasir di tempat yang tenang dan saya akan dapat lebih mudah untuk mengambil pasir,” pungkasnya. (02).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-2018481414192871601?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/2018481414192871601/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/air-pasang-mempermudah-pengumpulan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/2018481414192871601'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/2018481414192871601'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/air-pasang-mempermudah-pengumpulan.html' title='Air Pasang, Mempermudah Pengumpulan Material'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-6478495093959704124</id><published>2010-08-11T02:50:00.006+07:00</published><updated>2010-08-11T02:50:34.827+07:00</updated><title type='text'>Siapkan Penangkaran Padi 140 Hektar</title><content type='html'>EMPAT LAWANG- Salah satu terobosan yang dilakukan pemerintah bumi Saling Keruani Sangi Kerawati untuk meningkatkan program pertanian Empat Lawang adalah menyiapkan lahan pertanian sebagai penangkaran padi. Di tahun pertama 2010, Empat Lawang sudah memiliki 140 Hektar lahan pertanian penangkaran padi. &lt;br /&gt;Kepala (DP3) Empat Lawang, H Tirta Jaya mengatakan, selama ini memang yang sering kerap terjadi untuk menyiapkan beni padi dengan cara membeli dengan berbagai jenis benihnya. Nah, program dinasnya untuk bumi Saling Keruani Sangi Kerawati berupaya menciptakan dan mengembangkan benih padi sendiri dengan cara penangkaran padi. &lt;br /&gt;“Kita berupaya menciptakan dan mengembangkan benih padi sendiri di Empat Lawang dengan cara penangkaran padi. Agar pada masa tanam selanjutnya para petani tidak mengalami kesulitan lagi,”ujar Tirta.   &lt;br /&gt;Untuk tahun pertama 2010, jelas Tirta, Empat Lawang sudah memiliki 140 Ha penangkaran padi. Terdapat enam kelompok tani penangkaran padi, ada satu kelompok per kecamatan di Empat Lawang, yakni Tebing Tinggi, Pendopo, Lintang Kanan, Muara Pinang, Ulu Musi, dan Pasemah Air Keruh. “Ada enam kelompok tani yang menerapkan penangkaran padi, dengan jumlah lahan 140 Hektar,”tambahnya. &lt;br /&gt;Realisasi di lapangan, sambung Tirta, kelompok tani dibantu para penyuluh pertanian. Secara teknis tim penyuluh pertanian melakukan pembinaan langsung ke anggota kelompok tani penangkaran padi. Nah hingga kini sudah terdapat 25 Ha yang mampu menghasilkan benih padi sendiri. Sedangkan sisanya masih dalam proses penyemaian “Setidaknya sudah ada 25 Hektar lahan penangkaran padi menghasilakn benih padi sendiri,”katanya. &lt;br /&gt;Masih kata Tirta, diyakinkan program penangkaran padi di tahun 2010 ini berhasil baik. Nah selanjutnya kembali diterapkan pada 2011 mendatang dengan lahan yang dipastikan bertambah. “Mudah-mudahan di tahun mendatang lahan pertanian penangkaran padi akan bertambah,”pungkas Tirta &lt;b&gt;(02).&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-6478495093959704124?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/6478495093959704124/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/siapkan-penangkaran-padi-140-hektar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/6478495093959704124'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/6478495093959704124'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/siapkan-penangkaran-padi-140-hektar.html' title='Siapkan Penangkaran Padi 140 Hektar'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-4267244173833195180</id><published>2010-08-11T02:50:00.003+07:00</published><updated>2010-08-11T02:50:18.899+07:00</updated><title type='text'>Pol-PP Diminta Amankan Warung Remang dan Miras</title><content type='html'>EMPAT LAWANG- Anggota DPRD Empat Lawang meminta aparat terkait seperti Pol PP, mengamankan wilayah-wilayah yang sering dijadikan tempat pesta minuman keras (miras) juga warung remang-remang. Pasalnya masyarakat muslim akan melakukan ibadah puasa di Bulan Ramadhan 1431 H secara khusyuk. “Kita berharap aparat terkait dan pemerintah bisa mengamankan warung remang dan tempat miras,”ujar Dedi Haryanto anggota DPRD Empat Lawang, Selasa (10/8). &lt;br /&gt;Menurut Dedi, bukan hanya di kecamatan Tebing Tinggi, melainkan juga di enam kecamatan lainnya termasuk juga kecamatan Pendopo Empat Lawang. Baginya, meskipun sulit menghabiskan secara tuntas miras, namun setidaknya aparat terkait berupaya untuk meminimalisir penyebaran miras selama di bulan Ramadhan. Karena ya itu tadi, kembali ke fitrah awal bagi umat muslim, mereka berkeinginan menunaikan ibadah di Bulan Ramadhan 1431 H dengan cara khusyuk. “Ya mudah-mudahan di bulan Ramadhan ini umat Islam di Empat Lawang bisa beribadah dengan cara khusyuk,”tambahnya. &lt;br /&gt;Sementara, Kepala Satuan Pol PP Empat Lawang, H Bron Laksana mengatakan, mengenai pengamanan warung-warung remang dan minuman keras (miras) memasuki bulan suci Ramadhan tentu berkaitan langsung dengan perintah bupati. Kendati dalam bentuk tulisan telah diterimanya, namun juga membutuhkan tugas secara tertulis. Agar proses tugas di lapangan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan. “Kita selalu siap, bila memang benar ditugaskan dan memiliki surat tugasnya, kitapun akan turun ke lapangan,”pungkas Bron &lt;b&gt;(net) &lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-4267244173833195180?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/4267244173833195180/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/pol-pp-diminta-amankan-warung-remang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/4267244173833195180'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/4267244173833195180'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/pol-pp-diminta-amankan-warung-remang.html' title='Pol-PP Diminta Amankan Warung Remang dan Miras'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-1370667292210724085</id><published>2010-08-11T02:50:00.000+07:00</published><updated>2010-08-11T02:50:04.202+07:00</updated><title type='text'>Kebutuhan Daging Ayam Meningkat</title><content type='html'>EMPAT LAWANG- Menjelang bulan suci Ramadhan, harga ayam potong  mengalami kenaikan hingga 15 persen, dari Rp 34 ribu naik menjadi Rp 40 ribu perekor. Kenaikan harga disebabkan banyaknya permintaan konsumen pada H-1 puasa. &lt;br /&gt;Naiknya harga ayam potong ini selalu dirasakan masyarakat menjelang bulan suci ramadhan. “besok kan sudah puasa, pak (wartawan,red). Dan nanti malam adalah hari pertama sahur, jadi untuk keperluan lauk-pauk  mesti dibeli hari ini (Selasa),” ungkap Rita warga Tebing Tinggi. &lt;br /&gt;Informasi dihimpun dilapangan, leputusan menaikan harga ayam tidak hanya dilakukan para pedagang. Kenaikan harga dikarenakan permintaan akan ayam meningkat sehingga penyalur ayam meniningkatkan harga jualnya. &lt;br /&gt;“Saya dan kawan yang lain tidak menaikan harga ayam secara pribadi, namun karena permintaan ayam melesat pada dua hari terakhir. Jadi agen kami juga melakukan kenaikan harga dan saya juga terpaksa meningkatkan harga jual, namun sebelumnya kami sesama pedagang ayam kompromi dengan harga yang sekarang ini,” ucap salah seorang penjual ayam di Kota Tebing Tinggi yang namanya minta dirahasiakan. &lt;br /&gt;&lt;b&gt;(02)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-1370667292210724085?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/1370667292210724085/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/kebutuhan-daging-ayam-meningkat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/1370667292210724085'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/1370667292210724085'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/kebutuhan-daging-ayam-meningkat.html' title='Kebutuhan Daging Ayam Meningkat'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-2438730496018089002</id><published>2010-08-09T05:42:00.000+07:00</published><updated>2010-08-09T05:43:01.145+07:00</updated><title type='text'>Ribuan Warga Saksikan Lomba Serampangan</title><content type='html'>EMPAT LAWANG- Sebagai agenda tahunan, lomba serapungan memang diminati masyarakat dibumi saling keruani sangi kerawati. Tidak heran jika ribuan peserta dan pengunjung yang ingin menyaksikan, memadati sepanjang sungai musi Tebing Tinggi mulai dari Desa Terusan Baru hingga Jembatan musi. &lt;br /&gt;Kegiatan dilakukan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia HUT RI Ke-65. Mengingat lomba serapungan ini merupakan tradisi masyarakat tebing tinggi dari tahun 1987 telah mengenal serapungan dan natinya akan di jadikan dalam kalender Nasional. Sehingga kegiatan ini merupakan kegiatan rutin dalam menyambut HUT RI maupun HUT Empat Lawang dan dari tahun ketahun jumlah pesrta semakin bertambah, untuk tahun ini peserta mencapai 4121 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dari sekian banyak peserta yang mengikuti lomba Serapungan, dibagi menjadi tiga kolompok penilaian, diantaranya lomba Serapungan cepat dengan mengunakan dua batang bambu, kemudian lomba rakit hias dan lomba serapungan santai. Untuk Serapungan cepat akan diambil pemenang dari yang terdepan dan untuk rakit hias, pemenang dinilai dari hasil karya yang dibuat sementara untuk pemenang serapungan santai akan ditentukan dengan pengundian nomor peserta. Pemkab empat lawang juga mengundang peserta dari luar kota seperti Musi Rawas, Lubuk Linggau dan kota kota lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ratusan hadia hiburan dan puluhan hadia doorprise telah dipersiapkan oleh anggota paniti merupakan semangat dari para peserta dalam mengikuti lomba  serapungan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bupati Empat Lawang H. Budi Antoni  Aljufri (HBA) mengatakan, untuk tahun mendatang, peserta lomba Serapungan ini tentunya akan lebih meningkat hingga mencapai 10 ribu lebih warga yang turun kesungai musi dan Insya Allah akan mendapat rekor muri. &lt;br /&gt; “Untuk tahun depan, kita akan mengembangkan tradisi lomba serapungan ini, dan kami akan memperbanyak doorprize sehingga akan lebih banyak lagi warga yang akan ikut dalam lomba ini. Serta yang paling utama, nantinya kita akan mancatat Rekor muri untuk orang terbanyak yang turun ke sungai musi.” Ungkap HBA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Selanjutnya dalam menyambut HUT RI yang ke-65 ini tidak diadakan karnaval, karena dalam bulan agustus ini juga merupakan bulan suci rahmadhan, sehingga untuk melaksanakan kegiatan karnafal terbentur saat menjalankan ibada puasa, setidaknya lomba serapungan ini merupaka karnaval kemeriahan HUT RI di bumi saling keruani sangi kerawati. &lt;br /&gt;“Kegiatan ini dipercepat karena jika dilaksanakan tanggal 17 nanti, akan terbentur saat warga sedang menjalankan ibadah puasa” ujar HBA. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyaknya peserta yang megunakan ban dalam kendaraan ukuran besar sebagai media untuk serapungan dan melebihi kapasitas akan membuat peserta itu sendiri kesulitan dan peringatan HBA bagi peserta yang belum bisa bersenang agar jangan dahulu mengikuti lomba serapungan ini. &lt;br /&gt; “Untuk peserta yang mengunakan ban agar tidak melebihi kapasitas dan jangan ikut lomba jika belum bisa berenang,” pungkas HBA (02)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-2438730496018089002?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/2438730496018089002/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/ribuan-warga-saksikan-lomba-serampangan_09.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/2438730496018089002'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/2438730496018089002'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/ribuan-warga-saksikan-lomba-serampangan_09.html' title='Ribuan Warga Saksikan Lomba Serampangan'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-8408655603596139557</id><published>2010-08-09T05:31:00.001+07:00</published><updated>2010-08-09T05:31:28.981+07:00</updated><title type='text'>PDPM EMASS, Percepat Pembangunan Pedesaan</title><content type='html'>EMPAT LAWANG– Mempercepat proses pembangunan masyarakat di pedesaan, Bupati Empat Lawang H Budi Antoni Aljufri (HBA) pada tahun ini, menyiapkan anggaran Rp 600 juta untuk tujuh desa binaan  pada tujuh kecamatan di Bumi Saling Kruani Sangi Krawati. Anggaran ini diluncurkan melalui program PDPM - EMASS (Program Daerah Pemberdayaan Masyarakat- Ekonomi Maju Aman Sehat dan Sejahtera). &lt;br /&gt;“Program PDPM EMASS merupakan upaya meningkatkan pembangunan ditingkat desa, patut diketahui bahwa  program ini merupakan yang pertama di Sumsel,” terang HBA.             &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk di Indonesia, Empat Lawang adalah kabupaten pertama setelah Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Diungkapkan HBA, diluncurkannya program ini guna mempercepat dan memberikan otonomi penuh kepada desa dalam menentukan arah pembangunan di wilayahnya masing-masing. &lt;br /&gt;           &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan HBA, program PDPM EMASS ini sepenuhnya diserahkan kepada desa, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasannya. Tujuannya untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat di desa yang bersangkutan dalam menentukan arah pembangunan di wilayahnya masing-masing. &lt;br /&gt;Hal yang terpenting, guna memberikan pelatihan dan lapangan kerja bagi masayarakat setempat. Karenanya, suami Hj Suzanna Antoni ini menyarankan agar pengerjaan proyek dilaksanakan oleh penduduk desa setempat. Namun, konpensasinya tetap diberikan gaji sesuai dengan upah yang biasa diberikan kepada tukang. Ini sebagai sarana pembelajaran bagi masayarakat tentang cara-cara mengerjakan bangunan, kedepannya masyarakat bisa menjadi ahli bangunan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            &lt;br /&gt;PDPM ini bukan proyek kepala desa (Kades), melainkan proyek bersama milik pemerintah. Karenanya, mantan ketua DPRD Lahat ini meminta para Kades betul-betul melibatkan peran serta masyarakat dalam pembangunan. Diakuinya, semenjak digulirkannya program PNPM Mandiri  TAHUN 2008, banyak SMS dan surat kaleng yang masuk ke pemerintah. Intinya, meminta pemerintah menurunkan tim inspektorat guna  memeriksa dugaan penyelewengan PNPM Mandiri.       &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           &lt;br /&gt;HBA menambahkan, anggapan selama ini yang menyebutkan Pemerintah daerah tidak memiliki hak dalam pengawasan karena dananya dari APBN ini tidak benar. Sebab diluar anggaran dari pemerintah pusat ada dana sharring yang berasal dari APBD Empat Lawang. Dicontohkannya, tahun anggaran 2010 Alokasi PNPM Empat Lawang sebesar Rp 10,5 M. Nah, dana tersebut Rp 8,4 M  bersumber dari APBN, sedangkan dana sharing dari pemerintah daerah sebesar Rp 2,1 M. &lt;br /&gt;“Jadi, pemerintah daerah berhak mengawasi, bukan sepenuhnya miliki pemerintah pusat,” tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            &lt;br /&gt;Sementara, Kepala BPMD Empat Lawang, Buransyah menjelaskan, beberapa desa yang mendapatkan alokasi PDPM EMASS tahun 2010 diantaranya Desa Padang Burnai Kecamatan Muara Pinang, yaitu pembangunan jalan babat, 1,5 x 400 M sebesar Rp 75.033.700, Desa Rantau Alai Kecamatan Lintang Kanan, jenis kegiatan pembuatan Jembatan Beton 2 x 12 M, alokasi dana Rp 79.094.000, Desa Muara Betung Kecamatan Ulu Musi, jenis kegiatan Pembuatan Pos Kamling 2x3 Sebanyak 3 unit dengan alokasi dana Rp 68.279.500, Berikutnya desa Padang Bindu Kecamatan Pasemah Air Keruh yakni spal plat dekker 300 m, dengan alokasi dana Rp 74.386.300, selanjutnya desa Terusan Kecamatan Tebing Tinggi, pembuatan jalan Rabat Pemandian, alokasi dana Rp 63.770.500.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkannya, Selain itu desa Ulak Dabuk, Kecamatan Talang Padang pembuatan jalan Rabat Pemandian dengan dana Rp 70.110.500, terahir desa Tanjung Raya kecamatan Pendopo, pembuatan jalan Rabat spal plat dekker sebesar Rp 79.370.500. “2010 kita upayakan setiap desa menerima alokasi dana PDPM EMASS ini,” pungkas  Burhansyah &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(02).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-8408655603596139557?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/8408655603596139557/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/pdpm-emass-percepat-pembangunan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/8408655603596139557'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/8408655603596139557'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/pdpm-emass-percepat-pembangunan.html' title='PDPM EMASS, Percepat Pembangunan Pedesaan'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-6623978957997460864</id><published>2010-08-09T05:30:00.002+07:00</published><updated>2010-08-09T05:31:00.292+07:00</updated><title type='text'>Ribuan Warga Saksikan Lomba Serampangan</title><content type='html'>EMPAT LAWANG- Sebagai agenda tahunan, lomba serapungan memang diminati masyarakat dibumi saling keruani sangi kerawati. Tidak heran jika ribuan peserta dan pengunjung yang ingin menyaksikan, memadati sepanjang sungai musi Tebing Tinggi mulai dari Desa Terusan Baru hingga Jembatan musi. &lt;br /&gt;Kegiatan dilakukan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia HUT RI Ke-65. Mengingat lomba serapungan ini merupakan tradisi masyarakat tebing tinggi dari tahun 1987 telah mengenal serapungan dan natinya akan di jadikan dalam kalender Nasional. Sehingga kegiatan ini merupakan kegiatan rutin dalam menyambut HUT RI maupun HUT Empat Lawang dan dari tahun ketahun jumlah pesrta semakin bertambah, untuk tahun ini peserta mencapai 4121 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dari sekian banyak peserta yang mengikuti lomba Serapungan, dibagi menjadi tiga kolompok penilaian, diantaranya lomba Serapungan cepat dengan mengunakan dua batang bambu, kemudian lomba rakit hias dan lomba serapungan santai. Untuk Serapungan cepat akan diambil pemenang dari yang terdepan dan untuk rakit hias, pemenang dinilai dari hasil karya yang dibuat sementara untuk pemenang serapungan santai akan ditentukan dengan pengundian nomor peserta. Pemkab empat lawang juga mengundang peserta dari luar kota seperti Musi Rawas, Lubuk Linggau dan kota kota lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ratusan hadia hiburan dan puluhan hadia doorprise telah dipersiapkan oleh anggota paniti merupakan semangat dari para peserta dalam mengikuti lomba  serapungan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bupati Empat Lawang H. Budi Antoni  Aljufri (HBA) mengatakan, untuk tahun mendatang, peserta lomba Serapungan ini tentunya akan lebih meningkat hingga mencapai 10 ribu lebih warga yang turun kesungai musi dan Insya Allah akan mendapat rekor muri. &lt;br /&gt; “Untuk tahun depan, kita akan mengembangkan tradisi lomba serapungan ini, dan kami akan memperbanyak doorprize sehingga akan lebih banyak lagi warga yang akan ikut dalam lomba ini. Serta yang paling utama, nantinya kita akan mancatat Rekor muri untuk orang terbanyak yang turun ke sungai musi.” Ungkap HBA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Selanjutnya dalam menyambut HUT RI yang ke-65 ini tidak diadakan karnaval, karena dalam bulan agustus ini juga merupakan bulan suci rahmadhan, sehingga untuk melaksanakan kegiatan karnafal terbentur saat menjalankan ibada puasa, setidaknya lomba serapungan ini merupaka karnaval kemeriahan HUT RI di bumi saling keruani sangi kerawati. &lt;br /&gt;“Kegiatan ini dipercepat karena jika dilaksanakan tanggal 17 nanti, akan terbentur saat warga sedang menjalankan ibadah puasa” ujar HBA. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyaknya peserta yang megunakan ban dalam kendaraan ukuran besar sebagai media untuk serapungan dan melebihi kapasitas akan membuat peserta itu sendiri kesulitan dan peringatan HBA bagi peserta yang belum bisa bersenang agar jangan dahulu mengikuti lomba serapungan ini. &lt;br /&gt; “Untuk peserta yang mengunakan ban agar tidak melebihi kapasitas dan jangan ikut lomba jika belum bisa berenang,” pungkas HBA &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(02)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-6623978957997460864?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/6623978957997460864/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/ribuan-warga-saksikan-lomba-serampangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/6623978957997460864'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/6623978957997460864'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/ribuan-warga-saksikan-lomba-serampangan.html' title='Ribuan Warga Saksikan Lomba Serampangan'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-558046217011182934</id><published>2010-08-09T05:30:00.001+07:00</published><updated>2010-08-09T05:30:32.273+07:00</updated><title type='text'>Disdik Sebarkan Delapan Pengawas Sekolah</title><content type='html'>EMPAT LAWANG- Mengawasi jalannya kegiatan belajar mengajar dalam dunia pendidikan di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati, Dinas Pendidikan telah menurunkan delapan pengawas sekolah. Fungsinya tidak lain adalah mengawasi proses KBM yang dilakukan. &lt;br /&gt;           &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Dinas Pendidikan H. Aminuddin Bahar melalui Kabid Dikmen Saiful Effendi mengatakan, pengawasan terhadap sekolah dalam menunaikan KBM nya. Terutama sekolah yang diidentitaskan unggulan di Empat Lawang memang harus dilakukan. Pasalnya, hasil pengawasan akan dijadikan bahan acuan pada evaluasi pendidikan yang terus dilakukan. &lt;br /&gt;“Hasil dari pengawasan yang dilakukan oleh pengawas sekolah menjadi bahan evaluasi dalam dunia pendidikan,”terangnya.&lt;br /&gt;            &lt;br /&gt;Menurutnya, mengawasi jalannya KBM tersebut, delapan pengawas sekolah sudah ditugaskan seluruh kecamatan Empat Lawang. Dalam kurun waktu satu minggu sekali mereka secara bergiliran turun ke masing-masing kecamatan yang ditugaskan. “Setidaknya satu minggu sekali, pengawas sekolah turun ke lapangan dan memantau proses belajar mengajar minimal enam jam pengawasan,” imbuh Saiful seraya mengatakan inipula sesuai dengan tuntuan sertifikasi bagi pengawas sekolah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            &lt;br /&gt;Dikatakannya, selama tiga minggu proses KBM yang dilakukan sekolah unggulan Empat Lawang sudah berjalan. Seperti di SMA Negeri 1 Unggulan misalnya, pihak sekolah sudah menerapkan proses belajar mengajar di malam hari. Kemudian proses KBM sudah dilaksanakan dari pagi hingga sore hari pukul 17.00 WIB. &lt;br /&gt;“Yang menginap di asrama sekolah hingga saat ini masih delapan orang siswa, Nanti setelah pembangunan asrama telah dilakukan, secara otomatis seluruh siswa kelas satu akan diinapkan asrama,”pungkasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kendati masih minim fasilitas, sambung Saiful, namun upaya yang dilakukan pihak sekolah sudah berfungsi. Dalam hal ini, pihaknya pun meminta kesabaran bagi pengelola sekolah. Karena secara perlahan pemerintah Empat Lawang akan mencarikan solusinya. &lt;br /&gt;“Sesuai dengan pembicaraan Bupati Empat Lawang, Insya Allah pemerintah akan memberikan solusi fasilitas. Hanya saja membutuhkan waktu dan proses untuk mendapatkannya,” imbuh Saiful. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(02)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-558046217011182934?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/558046217011182934/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/disdik-sebarkan-delapan-pengawas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/558046217011182934'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/558046217011182934'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/disdik-sebarkan-delapan-pengawas.html' title='Disdik Sebarkan Delapan Pengawas Sekolah'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-3137020019246678237</id><published>2010-08-09T05:29:00.001+07:00</published><updated>2010-08-09T05:29:57.856+07:00</updated><title type='text'>Empat Lawang Surplus Beras</title><content type='html'>EMPAT LAWANG- Dalam tiga tahun perkembangan kabupaten Empat Lawang, berbagai bidang pertanian terus menampakkan peningkatan. Salah satu produksi unggulan pertanian saat ini adalah beras. Tidak heran jika sektor pertanian pangan terutama beras mengalami surplus hingga lebih kurang 50 ton pada program swasembada pertanian 2009. Hal ini dikatakan Bupati Empat Lawang, H.Budi Antoni Aljufri (HBA) melalui Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Perikanan dan Peternakan (Tanpernakprik) Empat Lawang, Tirta Jaya Jaenehar kepada wartawan koran ini. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan Tirta, realisasi penanaman padi pada 2009 seluas 21.340 hektar, sedangkan realisasi panen yang didapat mencapai 20.320 hektar atau sekitar 96, 22 persen dari jumlah tanamnya. Jika ditinjau dari produktivitas hasil yang diperoleh sebanyak 4,75 ton perhektar, maka produksi beras mencapai 96, 520 ton. “Serangkaian peningkatan produktifitas pertanian, dilakukan seiring program peningkatan ketahanan pangan, agribisnis dan peningkatan kesejahteraan petani di Empat Lawang,” terang Tirta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Produksi padi ladang yang sudah ditanam para petani daerah Tebing Tinggi, Talang Padang dan Ulu Musi seluas 739 hektar. Dari jumlah tersebut produktivitas panennya mencapai 2,3 ton per hektar, dengan hasil produksi sebanyak 1700 ton. Sedangkan produksi padi sawah dan ladang Empat Lawang pada 2009 sebanyak 98.220 ton dengan rendimen 63 persen. “Degan demikian produksi beras Empat Lawang, setara dengan 61.878 ton,” ujar Tirta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Menurut Tirta, saat ini kebutuhan beras masyarakat Empat Lawang, ditinjau dari jumlah penduduk mencapai lebih kurang 229.522 jiwa dengan kebutuhan perkapita 137 kilogram pertahun. Karenanya kebutuhan beras mencapai 31.441 ton pertahun. Dengan demikian jika ditinjau dari hasil produksi pertahun, Empat Lawang sudah mengalami swasembada beras dengan surplus mencapai lebih kurang 50 ton. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Peningkatan ini ditinjau dari produksi panen pada 2009, untuk tahun 2010 dan seterusnya diharapkan dapat lebih meningkat lagi. Tentunya dengan pengawasan dan peningkatan mutu SDM petani dan pengolahan bibit yang lebih baik,” imbuh Tirta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perkembangan mutu dan peningkatan hasil produksi pertanian, dapat dilakukan dengan berbagai kegiatan pendukung. Diantaranya melalui bantuan jenis peralatan pertanian seperti hand traktor, powerntrasher, emposan hama tikus, percetakan sawah dan jitu dan jides seluas 200 hektar.&lt;br /&gt; “Upaya peningkatan mutu pertanian akan terus ditingkatkan, terutama dalam produksi unggulan yaitu beras. Selain melalui peningkatan mutu dan pengetahuan para petani, dalam pengolahan pembibitan dan perawatan akan dilakukan pantauan terus menerus agar hasil produksi dapat lebih meningkat. Sehingga kedepan bukan hanya surplus beras untuk kebutuhan masyarakat Empat Lawang,  tetapi dapat mencukupi kebutuhan beras beberapa daerah lainnya di Sumatera Selatan,” pungkas Tirta. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(02)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-3137020019246678237?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/3137020019246678237/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/empat-lawang-surplus-beras.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/3137020019246678237'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/3137020019246678237'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/empat-lawang-surplus-beras.html' title='Empat Lawang Surplus Beras'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-4382826894644131477</id><published>2010-08-07T03:38:00.001+07:00</published><updated>2010-08-07T03:38:31.727+07:00</updated><title type='text'>Dua Tersangka Tipikor Raskin Kabur</title><content type='html'>EMPAT LAWANG- Dua tersangka penggelapan dana Raskin di Tebing Tinggi dan Muara Pinang, AN PNS di Kecamatan Tebing Tinggi dan AP PNS dikecamatan Muara Pinang melarikan diri. Dua tersangka tersebut diketahui menghilang setelah tiga kali surat panggilan kejaksaan tidak diindahkan. &lt;br /&gt;Jika dalam waktu satu pekan kedepan tersangka tidak juga kooperatif memenuhi panggilan, Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Tebing Tinggi akan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian menangkap tersangka. Mengingat jika memang benar mereka benar-benar hilang ataupun dianggap melarikan diri. &lt;br /&gt;“Kedua tersangka tersebut menghilang, setelah pihak kita melayangkan surat pemanggilan terhadap kedua, dan kalau mereka benar-benar melarikan diri, kita akan kerjasama dengan polisi, untuk menetapkan kedua tersangka sebagai buronan.” terang Kacabjari Tebing Tinggi, Suwarno melalui Kasubsi Pidana Khusus Hamrah Syah Deki kepada wartawan koran ini, Juamt (6/8) &lt;br /&gt;Diakuinya, Cabjari Tebing Tinggi saat ini masih menunggu jawaban surat pemanggilan ketiga yang sudah dilayangkan kepada kedua tersangka. Dikarenakan sebelumnya sudah dua kali kejaksaan memanggil dua tersangka, tetapi diabaikan. Apabila surat ketiga ini masih diabaikan kejaksaan akan menjemput secara paksa. “Kita sudah melakukan dua  pemanggilan tersangka, namun sampai sekarang tidak ada tanggapan, dan keberadaan tersangka pun tidak diketahui, makanya kita melayangkan surat ketiga, dan kalau masih mereka tidak memenuhi panggilan ini selanjutnya  kita akan menjemput paksa kedua tersangka,” tegasnya. &lt;br /&gt;Ditambahkanya kalau memang mereka melarikan diri, dan kita tahu dimana mereka berada, pihak kejaksaan akan bersama-sama kepolisian akan mengejar dan menangkap tersangka. &lt;br /&gt;“Sekali lagi kami menghimbau kedua tersangka, dapat memenuhi peanggilan kejaksaan dan memberikan keterangan yang benar,” imbaunya.  &lt;br /&gt;Terpisah Kapolsek Tebing Tinggi AKP Suparlan mengatakan pihaknya belum dihubungi pihak kejaksaan. Jika memang sudah ada laporan dan dianggap sebagai buronan atau Daftar Pencarian Orang (DPO) tentu atas koordinasi dengan pihak kejaksaan polisi akan melakukan penagkapan.” Kami siap membantu kejaksaan kapan saja, untuk melakukan penangkapan terhadap dua tersangka tersebut.” pungkas Suparlan.&lt;br /&gt;(02)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-4382826894644131477?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/4382826894644131477/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/dua-tersangka-tipikor-raskin-kabur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/4382826894644131477'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/4382826894644131477'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/dua-tersangka-tipikor-raskin-kabur.html' title='Dua Tersangka Tipikor Raskin Kabur'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-4673794799466070033</id><published>2010-08-07T03:37:00.004+07:00</published><updated>2010-08-07T03:38:11.797+07:00</updated><title type='text'>Kades Harus Kreatif Tingkatkan Income Desa</title><content type='html'>EMPAT LAWANG-  Sebagai seorang pemimpin desa, atau yang sudah diamanahkan untuk melayani masyarakat, Kepala Desa (Kades) harus lebih kreatif dan inovatif dalam membaca peluang kreatifitas. Sehingga dapat menjadi sumber penghasilan desa atau income desa. &lt;br /&gt;“Setiap desa memiliki kewenangan untuk menetapkan peraturan desa (Perdes), dengan demikian setiap jenis usaha misalnya pertambangan yang berada didalam ruang lingkup desa tersebut, dapat diupayakan untuk mengajukan permintaan income desa. Tetapi yang lebih baik, pihak perangkat desa dapat mengupayakan usaha yang dikelolah oleh desa tersebut. Sehingga hasilnya selain dapat memberikan peluang usaha kepada masyarakat, dapat juga mengembangkan pembangunan desa melalui retribusi usaha yang dikelolah,” jelas Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Empat Lawang, Burhansyah.&lt;br /&gt;Dijelaskan Burhansyah, untuk menetapkan Perdes, Kades dapat melakukan koordinasi dengan perangkat desa dan masyarakat. Selanjutnya disampaikan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) melalui camat dan BPMD. Sesuai perencanaanya Perdes akan disesuaikan dengan aturan yang lebih tinggi diantaranya perda dan peraturan menteri. Selanjutnya, setelah disesuaikan dengan aturan yang ada, jika sesuai prosedurnya langsung dapat dikoordinasikan dengan perusahaan yang ada di desanya. &lt;br /&gt;”Misalnya dalam mengambil retribusi kendaraan usaha pertambangan, retribusi keamanan dan kebersihan. Tetapi dalam pengelolaannya harus jelas, karena dana hasil retribusi untuk income desa memang harus digunakan pada kepentingan masyarakat desa tersebut,” terangnya.&lt;br /&gt;Jika ditelaah dengan baik, kata Burhansyah, setiap daerah memiliki potensi dalam pengembangan berbagai kreatifitas usaha. Dengan demikian jika Kades dapat jeli dan memang ingin mengembangkan desa tersebut, dapat mengajukan usaha yang dikelolah langsung oleh desa. Sehngga hasil yang didapatkan dapat diterima langsung oelh masyarakat, tentunya dalam pengelolaannya harus tetap mengacu kepada aturan daerah. ”Setidaknya jangan hanya menungggu bantuan dari pemerintah, dengan upaya kreatifitas masih banyak langkah yang dapat dilakukan untuk memajukan desa,” imbuhnya.&lt;br /&gt;Sebagai contoh, lanjut Burhansyah, dalam usaha peternakan ikan atau itik, dapat dikelolah oleh masyarakat desa melalui pembinaan karang taruna. Dengan demikian para generasi muda yang belum mendapatkan pekerjaan tetap, dapat diajak secara bersama dalam pengelolaannya. Tetntunya dengan pengelolaan yang baik haasilnya akan lebih baik, dan dapat memberikan kesejahtraan masyarakat desa. ”Jika hasilnya sudah ada dapat diberikan kepada masyarakat, misalnya dengan mengembangkan usaha lainnya atau program menambahkan pembangunan pasilitas umum bagi masyarakat. Sehingga, hasilnya dapat dinikmati oleh masyarakat desa tersebut,” paparnya&lt;br /&gt;Sebagai aparatur pemerintah ditingkat desa, Kades harus kreatif dalam mencari peluang peingkatan kesejahteraan masyarakat. Tidak hanya tugas utama dalam administrasi kependudukan, tetapi harus lebih mengupayakan kreatifitas dalam mencari peluang kegiatan yang menghasilkan income desa. ”Diharapkan Kades dapat segera merancang perdes, jika sudah disiapkan dapat dilaporkan ke BPMD untuk disesuaikan dengan aturan yang lebih tinggi di Empat Lawang,” pungkas Burhansyah &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(02).&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-4673794799466070033?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/4673794799466070033/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/kades-harus-kreatif-tingkatkan-income.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/4673794799466070033'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/4673794799466070033'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/kades-harus-kreatif-tingkatkan-income.html' title='Kades Harus Kreatif Tingkatkan Income Desa'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-2503730867230812779</id><published>2010-08-07T03:37:00.003+07:00</published><updated>2010-08-07T03:37:56.678+07:00</updated><title type='text'>Polisi Perketat Pengawasan Titik Peredaran Narkoba</title><content type='html'>EMPAT LAWANG- Perubahan menuju perkembangan daerah, dikhawatirkan dapat berpengaruh terhadap mental generasi muda sehingga terjerumus pada penggunaan barang terlarang dan psikotrofika. Walaupun memang untuk dibumi saling keruani sangi kerawati pengaruh jenis Nakotika dan obat terlarang (Narkoba) masih tergolong minim, pengwasan tetap harus diperketat terutama terhadap generasi muda yang berpotensi sebagai titik pantau utama penggunaan obat terlarang dan berbahaya tersebut. &lt;br /&gt;”Untuk jenis Narkoba memang belum terlalu banyak ditemukan, karena memang penyebaran tempat hiburan malm masih minim. Tetapi dalam pegawasan harus tetap diperketat, terutama pengaruh terhadap titik pantau utama yaitu generasi muda,” ungkap Kapolsek Tebing Tinggi, AKP Suparlan, Jumat (6/8).&lt;br /&gt;Menurutnya, untuk upaya pengawasan pihaknya telah melakukan razia dan patroli rutin disetiap lokasi tongkrongan masyarakat, selain itu bekerjasama dengan Badan Narkotikan Kabupaten (BNK) dalam mensosialisasikan dampak pengaruh negatif dan bahaya penggunaan narkoba. Baik ditingkat keluarga melalui Darmawaita dan PKK setiap bulan, termasuk ke beberapa sekolah terutama sekolah menengah atas dan tingkat pertama (SMA dan SMP) yang memenag sedang dalam titik rawan pengaruh negatif tersebut. &lt;br /&gt;”Secara umum yang rentan terpengaruh adalah generasi muda, karenanya pengawasan harus dimulai dari sekarang. Tidak hanya dari pihak kepolisian dan BNK yang ada, diupayakan para orang tua dan guru dapat memberikan arahan agar generasi muda terhindar dari pengaruh narkoba,” terang Suparlan.&lt;br /&gt;Untuk saat ini memang peredaran Narkoba masih minim, karena potensi tempat hiburan malam belum begitu marak. Tetapi karena berada dilokasi perlintasan jalan nasional, pengawasan tetap ditingkatkan karena bukan tidak mungkin peredaraannya dapat berkembang. &lt;br /&gt;”Untuk jenis Miras, sebelumnya kami sudah melakukan penertiban dan penggeledahan. Hasilnya memang ditemukan masih banyak peredaran Miras, tetapi kalau peredaran narkoba masih dilakukan penyelidikan terhadap dugaan lokasi sindikatnya,” jelasnya.&lt;br /&gt;Ditegaskan Suparlan, sesuai dengan ketentuan Undang Undang nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotikan dan obat terlarang, untuk pemakai atau yang menguasai jenis narkoba, akan dikenakan sanksi tegas hukuman minimal empat tahun penjara. Sedangkan untuk pengedar masih digolongkan dengan jenis dan jumlah barang terlarang yang dimiliki, jika lebih dari satu kilogram setidaknya dikenakan ancaman hukuman mati. &lt;br /&gt;”Karenanya jangan sampai nanti pengaruh ini dapat merusak masa depan, selain merusak kesehatan diri secara pribadi dikenakan sanksi tegas hingga ancamam seumur hidup ataupun hukuman mati,” tegasnya.&lt;br /&gt;Ditambahkannya, dalam pengawsan hendaknya mendapat dukungan dari semua pihak, terutama para orang tua. Pihak kepolisian akan mengupayakan razia penertiban lebih ketat, karena dalam menciptakan masa depan daerah sangat bergantung dengan generasi muda. &lt;br /&gt;”Tidak ada ampunan bagi mereka yang ditangkap baik  sebagai pemakai ataupun pengedar, karenanya jangan sampai mendekati atau terpengaruh narkoba,” pungkas Suparlan.(02)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-2503730867230812779?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/2503730867230812779/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/polisi-perketat-pengawasan-titik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/2503730867230812779'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/2503730867230812779'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/polisi-perketat-pengawasan-titik.html' title='Polisi Perketat Pengawasan Titik Peredaran Narkoba'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-3383516205685517389</id><published>2010-08-07T03:37:00.001+07:00</published><updated>2010-08-07T03:37:39.646+07:00</updated><title type='text'>Tegakkan Perda Dengan Pendekatan Humanis</title><content type='html'>EMPAT LAWANG- Sebagai lembaga yang berhubungan dengan penegakkan peraturan daerah (Perda) dan kedisiplinan pegawai, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Empat Lawang akan melakukan tugasnya dengan upaya pendekatan humanis kepada masyarakat dan pegawai. Kasat Pol PP Empat Lawang, H Bron Laksana mengatakan, meskipun dirinya baru dilantik beberapa hari kemarin, namun tupoksi tugas Satuan Pol PP setidaknya sudah dipahami oleh pihaknya. &lt;br /&gt;Mereka tidak akan keluar dari tugas sebagai penegakan Perda dan penegakan disiplin pegawai di lingkungan bumi Saling Keruani Sangi Kerawati. Karenanya untuk menjalankan tugas itu semua tentu harus ditempuh dengan jalur humanis dan pendekatan personal approach. &lt;br /&gt;“Tugas ini adalah amanah. Makanya kita harus mengambil pendekatan humanis kepada masyarakat. Terlebih bagus lagi dilakukan dengan pendekatan agama,”terang Bron &lt;br /&gt;Dijelaskannya, selama ini yang kerap terjadi di lingkungan masyarakat terutama diarea pasar, banyak yang takut terhadap aparat Pol PP. Salah satu isu bahwa Pol PP merupakan monster bagi para pedagang. Padahal bukanlah seperti itu keadaan Pol PP yang sebenarnya. Melainkan berupaya menjalankan tugas dari pemerintah untuk menegakan aturan yang telah ditetapkan. &lt;br /&gt;“Jangan takut dengan Pol PP, kita merupakan sahabat dengan para pedagang dan masyarakat. Kita menjalin hubungan dengan sistem kekeluargaan dengan masyarakat,”tambahnya.            &lt;br /&gt;Mengenai kedisiplinan pegawai, kata Bron, selagi mendapatkan tugas dari Sekda ataupun intruksi langsung dari Bupati Empat Lawang untuk menegakkan disiplin pegawai, maka sewajarnya juga tugas itu dijalankan. Karena memang sudah menjadi tupoksi Sat Pol PP menjalankan perda Bupati. &lt;br /&gt;Hanya saja, mengawali kedisiplinan juga dilakukan pendekatan secara persuasif kepada segenap pegawai. Dan setidaknya pula disiplin harus dimulai dari sendiri.  &lt;br /&gt;“Anggota Pol PP pun sudah saya intruksikan untuk memulai disiplin, dimulai dari diri sendiri termasuk dalam berpakaian dan menjalankan tugas lainnya. Kemudian menegakkan kedisiplinan pegawai,”tambahnya. &lt;br /&gt;Kedisiplinan pegawai diinternal Sat Pol-PP, sambung Bron, pihaknya tidak akan pilih kasih. Setiap anggota memiliki hak dan kewajiban yang sama. Salah satunya memiliki tugas menjaga di beberapa jam tertentu. &lt;br /&gt;“Bila anggota Pol PP tidak datang saat diberikan tugas, dengan catatan tidak ada alasan yang mendesak, maka akan dikenakan sanksi,”pungkas Bron &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(02).&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-3383516205685517389?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/3383516205685517389/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/tegakkan-perda-dengan-pendekatan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/3383516205685517389'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/3383516205685517389'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/tegakkan-perda-dengan-pendekatan.html' title='Tegakkan Perda Dengan Pendekatan Humanis'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-2351275875977702105</id><published>2010-08-06T04:11:00.000+07:00</published><updated>2010-08-06T04:12:12.530+07:00</updated><title type='text'>Jaringan Baru Belum Siap Dialiri Listrik</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Hasil Tinjauan Sementara PLN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EMPAT LAWANG- Berdasarkan pantauan sementara, diketahui beberapa lokasi jaringan baru listrik PLN di Empat Lawang belum siap untuk dialiri listrik. Karena sebagian besar jaringan yang sudah dibangun masih belum rapi, ditinjau dari banyaknya pohon besar yang berpotensi menjadi penyebab terjadi ganguan listrik. &lt;br /&gt;Manager PLN Ranting Tebing Tinggi, Poltak Simosir mengatakan, pihaknya sempat melakukan peninjauan kelapangan. Diketahui memang masih banyak terdapat pohon besar yang menutupi jaringan. Dalam waktu dekat pihak PLN kembali akan mengkoordinasikan permasalahan ini dengan Dinas Pertambangan dan Energi Empat Lawang. Setidaknya harus dilakukan pembersihan dahulu agar aliran listrik yang dimasukkan dapat lebih maksimal dan tidak berpotensi mengalami ganguan tekhnis dilapangan.&lt;br /&gt;”Mengenai aliran listrik untuk jaringan baru, sebenarnya tidak menjadi kendala jika kondisi jaringan sudah rapi dan siap dialiri. Karena memang sebelum dialiri, harus disesuaikan dahulu dengan kondisi dilapangan agar tidak merugikan pelanggan yang ada,” ungkap Poltak. &lt;br /&gt;Untuk pemasangan jaringan baru, menurut Poltak seharusnya ada koordinasi antara pihak PLN, pemerintah melalui dinas terkait dan aparat Kecamatan, desa serta masyarakat didaerah. Sehingga dalam pemasangan dapat lebih terkontrol, paling tidak mengenai kelayakan jaringan dan kondisi lingkungannya. &lt;br /&gt;”Jika tidak siap, dapat mengakibatkan kerugian bagi pelanggan dan bukan tidak mungkin dapat membahayakan masyarakat. Karenanya harus dilakukan pembersihan dahulu, termasuk persiapan masuknya tegangan listrik yang harus disesuaikan,” imbuhnya. &lt;br /&gt;Sebelumnya, Kadistamben Empat Lawang, Taswin mengatakan, untuk masuknya aliran listrik dibeberapa titik jaringan baru PLN, memang sudah disampaikan pengajuan ke PLN Lahat. Sesuai dengan ketentuan memang sebelum dialiri listrik, beberapa titik jaringan baru tersebut akan dilakukan pengecekan. Dalam hal ini termasuk pengecekan kelayakan jaringan yang ada, serta kapasitas tegangan yang akan dialirkan. &lt;br /&gt;”Memang harus dilakukan pengecekan atau survei dahulu oleh PLN, karena harus disesuaikan dahulu kondisi jaringan yang ada. Saat ini kami masih menunggu kapan dan apa hasil surveinya, diharapkan dapat dialiri listrik secepatnya,” kata Taswin.   &lt;br /&gt;Menurutnya, beberapa titik yang sudah dipasang jaringan baru diantaranya, Kecamatan Tebing Tinggi di Desa Pajar Bakti dan Mekarti Jaya dibangun pada 2009 lalu, Kecamatan Ulu Musi di Desa Talang Bengkulu dan Air kelinsar. Untuk Pendopo di Desa Gunung Meraksa, Paiker Desa Nanjungan, Lampar Baru Talang Padang serta di Peraduan Ijut Kecamatan Lintang Kanan. &lt;br /&gt;Setidaknya ada delapan titik jaringan baru yang sudah siap dan lengkap, pembangunannya dimulai sejak 2007 hingga 2009 lalu. ”Untuk jaringan baru dibeberapa daerah lainnya memang akan diupayakan, tetapi setelah jaringan yang ada ini sudah dialiri listrik,” jelasnya.&lt;br /&gt;Pantauan wartawan koran ini dilapangan, pada beberapa titik jaringan baru memag sudah siap dialiri listrik. Mengenai kondisi jaringan memang masih ada beberapa lokasi yang belum rapi atau masih tertutup ranting pepohonan besar disekitarnya. Saat ini sejumlah warga dilokasi jaringan baru itu, sangat berharap agar desanya segera dialiri listrik. Setidaknya jika memang akan dilakukan pembersihan, mereka telah merelakan jika tanaman mereka yang menganggu jaringan listrik tersebut.&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(02)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-2351275875977702105?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/2351275875977702105/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/jaringan-baru-belum-siap-dialiri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/2351275875977702105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/2351275875977702105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/jaringan-baru-belum-siap-dialiri.html' title='Jaringan Baru Belum Siap Dialiri Listrik'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-8014276331884589046</id><published>2010-08-06T04:10:00.002+07:00</published><updated>2010-08-06T04:11:29.607+07:00</updated><title type='text'>Warga Minta Dilakukan Pengecekan Elpiji</title><content type='html'>EMPAT LAWANG- Masih ditemukannya beberapa tabung gas elpiji yang bermasalah, membuat sejumlah warga semakin cemas untuk menggunakan tabung elpiji tiga kilogram. Belum lagi sering terjadinya ledakan, seakan kepastian dalam keselamatan para pengguna tabung yang dikenal si hijau ini mulai dikhawatirkan. &lt;br /&gt;”Diharapkan jika memang ada tabung yang sudah tidak layak dipasarkan, dapat dilakukan penarikan oleh pihak terkait. Jangan sampai nanti digunakan masyarakat dan menimbulkan bahaya, karena sudah beberapa kali kami menemukan tabung gas yang merembes dan masih bocor padahal sudah dipasang karet pengaman,” cerita Mina (50) warga Tebing Tinggi kepada wartawan koran ini beberapa waktu lalu.&lt;br /&gt;Menurutnya, sebagai pelanggan dirinya tidak memahami indikasi tabung yang palsu dan yang asli, bahkan untuk kerusakan tabung saja tidak bisa mengetahuinya. Yang pasti setiap menukar tabung untuk pengisian, memang kondisinya masih disegel dan dipastikan tidak kosong. &lt;br /&gt;”Ketika dipasang regulator dan selang pada katub atau klepnya, masih mengeluarkan rembesan gas. Kami sempat cemas jadi segera menghubungi pihak agen, tapi bukannya diganti dengan yang baru malah hanya diberikan pengikat karet atau plastik saja dibagian kepala tabung. Ya bingung saja pak, kami Cuma khawatir nanti terjadi hal yang tidak diinginkan,” katanya seraya berharap kedepan dapat dilakukan penertiban atau peninjauan disetiap agen atau pangkalan gas, jika memang tidak layak digunakan harap ditarik kembali.&lt;br /&gt;Sementara, salah seorang pengecer gas yang menolak disebutkan namanya mengaku. Dirinya sebagai pengecer hanya menerima tabung dari pangkalan. Mengenai kondisi tabung tidak dapat diketahui dengan jelas karena memang masih dipasang segel. Tetapi memang beberapa tabung terkadang mengeluarkan bau gas, kemungkinan memang ada rembesan pada bagian katupnya yang berair. &lt;br /&gt;”Kami hanya diingatkan pihak agen, kalau memang ada tabung gas yang bermasalah jangan dijual. Tetapi kami kan tidak tahu pak, diharapkan dari pihak Pertamina saja yang langsung mengecek disetiap pangkalan,” terangnya yang menagku memang saat ini banyak pelanggan yang mulai mengeluh, karena sering menemukan tabung yang diduga telah disuntik.&lt;br /&gt;Dari pengakuan para pelanggan, memang biasaya penggunaan tabung tiga kilogram untuk minimal sepuluh hari. Tetapi beberapa kali penukaran sering ditemukan tabung yang baru lima hari dipakai sudah habis. &lt;br /&gt;”Kami tidak bisa menjelaskan apa apa pak, kami kan hanya menjual dan mengambil keuntungan sedikit dari harganya,” imbuhnya. &lt;br /&gt;Sebelumnya memang pihak Pertamina menjanjikan akan berkoordinasi dengan pemerintah, untuk melakukan sosialisasi kembali penggunaan gas elpiji. Termasuk akan melakukan pantauan dan survei ke setiap pangkalan, untuk mengecek kondisi kelayakan tabung yang dipasarkan. &lt;br /&gt;”Kami akan koordinasi dengan pihak pemerintah daerah, nanti dilakukan sosialisasi kembali mengenai cara penggunaan gas elpiji yang baik dan benar. Selain itu dalam waktu dekat, bekerjasama dengan pemerinah kami akan mengecek ke setiap pangkalan untuk menarik tabung yang bermasalah,” kata Distributor Pertamina Wilayah Empat Lawang, Yudistira beberapa waktu lalu.&lt;br /&gt;Pantauan wartawan koran ini, sejumlah masyarakat terus cemas menggunakan gas elpiji terutama yang tabung tiga kilogram. Karenanya sebagai antisipasi dalam kebutuhan memasak, tidak sedikit warga yang sudah kembali menggunakan kompor minyak tanah ataupun kayu bakar. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(02)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-8014276331884589046?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/8014276331884589046/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/warga-minta-dilakukan-pengecekan-elpiji.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/8014276331884589046'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/8014276331884589046'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/warga-minta-dilakukan-pengecekan-elpiji.html' title='Warga Minta Dilakukan Pengecekan Elpiji'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-5204867167465130074</id><published>2010-08-06T04:10:00.001+07:00</published><updated>2010-08-06T04:10:54.220+07:00</updated><title type='text'>Disdik akan Bangun Dua Gedung SMP</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dapat Bantuan Dana APBN &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EMPAT LAWANG- Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Empat Lawang, Aminuddin Bahar melalui Kabid Pendidikan Menengah (Dikmen) Saiful Effendi mengatakan, terobosan yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan adalah dengan cara memeratakan pembangunan gedung sekolah. Tak bisa dipungkiri memang di beberapa titik desa Empat Lawang patut didirikannya sekolah. &lt;br /&gt;“Faktor yang mengharuskan adanya pembangunan sekolah SMP diantaranya jarak tempuh sekolah SD ke SMP melebihi enam kilometer. Nah faktor inilah yang sering terjadi ketika anak putus sekolah. Karena pada umumnya bila naik Angkot ya otomatis menelan biaya angkutan yang cukup besar dalam satu bulannya. Makanya harus didapatkan solusi yang tepat. Dan yang pastinya mendukung program pemerintah wajib belajar semblan  tahun,”terangnya.   &lt;br /&gt;Untuk di Empat Lawang sendiri, sambung Saiful, terdapat beberapa desa yang secara aturan pemerintah harus terdapat sekolah menengah pertama (SMP). Makanya, pemerintah Empat Lawang mengusahakan adanya pembangunan sekolah SMP. Dengan dana dari APBN, Empat Lawang mendapatkan pembangunan dua gedung sekolah di dua desa yakni desa Pajar SMP Negeri 7 desa Pajar Bakti dan SMP Negeri 8 Muara Saling Tebing Tinggi. “Teknisnya sekolah ini dalam satu atap dengan SD. Karena pembangunan bantuan dari pemerintah pusat tersebut merupakan program pembangunan sekolah satu atap. Untuk Pajar Bakti SMP Negeri 7 satu atap dengan SD Negeri 24. Sedangkan Muara Saling SMP Negeri 8 satu atap dengan SD Negeri 27,” jelas Syaiful seraya mengatakan pihaknya juga akan mencari beberapa titik sekolah lain yang memang secara aturan membutuhkan adanya pembangunan gedung sekolah. &lt;br /&gt;Dijelaskannya, proses pembangunan telah berjalan dan telah dilakukan peletakan pembangunan titik nol. Sedangkan kegiatan belajar mengajar pun sudah berjalan sejak memasuki tahun ajaran baru 2010-2011. &lt;br /&gt;Jumlah siswanya tidak lebih dari satu kelas dalam satu sekolah. Selanjutnya akan dilakukan pembahasan menyusun kurikulum belajar. Nah penyusunan ini akan dilakukan secara bertahap. Untuk SMP Negeri 7 Pajar Bakti pada 9 hingga 10 Agustus. Sedangkan SMP Negeri 8 dua hari berikutnya. &lt;br /&gt;“Kami siapkan penyusunan kurikulum belajar, mudah-mudahan peningkatan mutu pendidikan di Empat Lawang berjalan dengan baik. Dan tidak ada lagi istilah generasi Empat Lawang yang tidak sekolah,”pungkasnya. (02)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-5204867167465130074?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/5204867167465130074/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/disdik-akan-bangun-dua-gedung-smp_06.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/5204867167465130074'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/5204867167465130074'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/disdik-akan-bangun-dua-gedung-smp_06.html' title='Disdik akan Bangun Dua Gedung SMP'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-5227639242553591955</id><published>2010-08-06T04:09:00.001+07:00</published><updated>2010-08-06T04:09:40.259+07:00</updated><title type='text'>Disdik akan Bangun Dua Gedung SMP</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dapat Bantuan Dana APBN &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EMPAT LAWANG- Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Empat Lawang, Aminuddin Bahar melalui Kabid Pendidikan Menengah (Dikmen) Saiful Effendi mengatakan, terobosan yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan adalah dengan cara memeratakan pembangunan gedung sekolah. Tak bisa dipungkiri memang di beberapa titik desa Empat Lawang patut didirikannya sekolah. &lt;br /&gt;“Faktor yang mengharuskan adanya pembangunan sekolah SMP diantaranya jarak tempuh sekolah SD ke SMP melebihi enam kilometer. Nah faktor inilah yang sering terjadi ketika anak putus sekolah. Karena pada umumnya bila naik Angkot ya otomatis menelan biaya angkutan yang cukup besar dalam satu bulannya. Makanya harus didapatkan solusi yang tepat. Dan yang pastinya mendukung program pemerintah wajib belajar semblan  tahun,”terangnya.   &lt;br /&gt;Untuk di Empat Lawang sendiri, sambung Saiful, terdapat beberapa desa yang secara aturan pemerintah harus terdapat sekolah menengah pertama (SMP). Makanya, pemerintah Empat Lawang mengusahakan adanya pembangunan sekolah SMP. Dengan dana dari APBN, Empat Lawang mendapatkan pembangunan dua gedung sekolah di dua desa yakni desa Pajar SMP Negeri 7 desa Pajar Bakti dan SMP Negeri 8 Muara Saling Tebing Tinggi. “Teknisnya sekolah ini dalam satu atap dengan SD. Karena pembangunan bantuan dari pemerintah pusat tersebut merupakan program pembangunan sekolah satu atap. Untuk Pajar Bakti SMP Negeri 7 satu atap dengan SD Negeri 24. Sedangkan Muara Saling SMP Negeri 8 satu atap dengan SD Negeri 27,” jelas Syaiful seraya mengatakan pihaknya juga akan mencari beberapa titik sekolah lain yang memang secara aturan membutuhkan adanya pembangunan gedung sekolah. &lt;br /&gt;Dijelaskannya, proses pembangunan telah berjalan dan telah dilakukan peletakan pembangunan titik nol. Sedangkan kegiatan belajar mengajar pun sudah berjalan sejak memasuki tahun ajaran baru 2010-2011. &lt;br /&gt;Jumlah siswanya tidak lebih dari satu kelas dalam satu sekolah. Selanjutnya akan dilakukan pembahasan menyusun kurikulum belajar. Nah penyusunan ini akan dilakukan secara bertahap. Untuk SMP Negeri 7 Pajar Bakti pada 9 hingga 10 Agustus. Sedangkan SMP Negeri 8 dua hari berikutnya. &lt;br /&gt;“Kami siapkan penyusunan kurikulum belajar, mudah-mudahan peningkatan mutu pendidikan di Empat Lawang berjalan dengan baik. Dan tidak ada lagi istilah generasi Empat Lawang yang tidak sekolah,”pungkasnya. (02)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-5227639242553591955?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/5227639242553591955/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/disdik-akan-bangun-dua-gedung-smp.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/5227639242553591955'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/5227639242553591955'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/disdik-akan-bangun-dua-gedung-smp.html' title='Disdik akan Bangun Dua Gedung SMP'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-5547748820812524060</id><published>2010-08-06T04:08:00.002+07:00</published><updated>2010-08-06T04:09:08.034+07:00</updated><title type='text'>RM dan Tempat Hiburan, Wajib Hormati Ramadhan</title><content type='html'>EMPAT LAWANG- Pemerintah Kabupaten Empat Lawang melalui Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol dan Linmas) menghimbau kepada para pemilik rumah makan serta tempat hiburan malam agar menghormati masyarakat yang menjalankan ibadah puasa. Himbauan ini disampaikan Lutfi Umar, Kepala Badan Kesbangpol dan Linmas saat ditemui diruang kerjanya, Kamis ( 5/8).  Himbauan ini disampaikan jangan sampai orang yang menjalankan ibadah puasa meresa terganggu. Misalnya untuk rumah makan kalau masih buka pada siang hari ada baiknya menutup dengan kain ataupun spanduk yang besar sehingga tidak kelihatan dari luar.&lt;br /&gt;“Rumah makan yang masih tetap buka pada siang hari ada baiknya menutup lokasinya sehingga tidak terlalu terbuka,” saran Lutfi.  Menurutnya, untuk rumah makan Kesbangpol tidak mungkin karena meraka juga masih mencari rezeki. Namun tidak salah juga kalau ada yang mau tutup setengah hari dan baru buka sore hari ketika orang hendak berbuka puasa.&lt;br /&gt;“Tidak ada ruginya bagi rumah makan yang buka sore karena di Empat Lawang inikan mayoritas orang Islam jadi kemungkinan besar itu pelanggannya juga akan sepi. Dan juga pagi hingga sore juga bisa digantikan pada malam hingga saur tiba, pada saat itukan banyak orang yang akan saur,” imbuh Lutfi. Yang pasti, tambah Lutfi, untuk tempat hiburan malam dan rumah makan jangan over acting selama bulan ramadhan. Karena untuk Empat Lawang ini sekitar 99 persen masyarakatnya beragama Islam. Jadi kemungkinan besar bila ada yang over warga akan merasa terganggu.&lt;span style="font-style:italic;"&gt; (02)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-5547748820812524060?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/5547748820812524060/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/rm-dan-tempat-hiburan-wajib-hormati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/5547748820812524060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/5547748820812524060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/rm-dan-tempat-hiburan-wajib-hormati.html' title='RM dan Tempat Hiburan, Wajib Hormati Ramadhan'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-5271616192483269389</id><published>2010-08-06T04:08:00.001+07:00</published><updated>2010-08-06T04:08:24.668+07:00</updated><title type='text'>Implementasikan Khittah Mathla’ul Anwar di Empat Lawang</title><content type='html'>EMPAT LAWANG- Usai menjalankan tugas menghadiri Muktamar Mathla’ul Anwar (MA) di Jakarta 16 hingga 19 Juli kemarin, pengurus MA Empat Lawang, bertekad mengimplementasikan khittah (nilai perjuangan dasar, red) MA di bumi Saling Keruani Sangi Kerawati. &lt;br /&gt;Ketua Mathla’ul Anwar (MA) Kabupaten Empat Lawang Kencana Sotar didampingi Sekretaris Fauzi Marzuki mengatakan, pelaksanaan Muktamar sekaligus memperingati milad MA ke 94 tahun di Jakarta, membuat dirinya termotasi untuk mengembangkan organisasi keislaman ini di bumi Saling Keruani Sangi Kerawati. &lt;br /&gt;Dijelaskannya, dasar perjuangan MA memiliki tiga konsep. Yakni kajian dakwah, sosial, dan pendidikan. Untuk  di MA pusat sudah terdapat beberapa lembaga dan Universitas yang semuanya itu untuk pembelajaran bagi generasi bangsa. &lt;br /&gt;Bahkan tak sedikit, anggota keluarga bagi pengurus MA pusat diberikan beasiswa dalam menempuh pendidikan. Program seperti ini menjadi dambaan bagi pengurus MA di setiap daerah untuk mengembangkannya di masing-masing daerah. &lt;br /&gt;Untuk itu, pihaknya berupaya untuk mengembangkan MA di Empat Lawang dengan kajian ketiga konsep khittoh MA. &lt;br /&gt;“Kami terpanggil untuk mengembangkan MA di Empat Lawang. Bersama-sama dengan pemerintah membanguan Empat Lawang EMASS, sesuai dengan kemampuan dan kapasitas kami,” akunya. &lt;br /&gt;Menurutnya, dalam waktu dekat ini pihaknya segera menyusun kembali komposisi kepengurusan MA di Empat Lawang. Melakukan koordinasi sesama pengurus dan membahas tentang adanya program jangka pendek dan panjang. Kemudian meminta wejangan langsung dari pengurus MA Korwil Sumsel yakni Dr Burlian Abdullah. “Insya Allah dalam waktu dekat kita berkoordinasi dengan sesama pengurus MA di Empat Lawang. Mudah-mudahan melahirkan program yang bisa membantu pemerintah untuk membangun Empat Lawang EMASS dan menyentuh masyarakat,”pungkasnya. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(02)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-5271616192483269389?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/5271616192483269389/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/implementasikan-khittah-mathlaul-anwar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/5271616192483269389'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/5271616192483269389'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/implementasikan-khittah-mathlaul-anwar.html' title='Implementasikan Khittah Mathla’ul Anwar di Empat Lawang'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-6941017893308711089</id><published>2010-08-04T06:48:00.001+07:00</published><updated>2010-08-04T06:48:36.758+07:00</updated><title type='text'>Waspada! Limbah B3 Mencemari Sungai</title><content type='html'>EMPAT LAWANG- Sungai musi yang ada di kota Tebing Tinggi mulai tecemar oleh limbah limba domestik atau limbah rumah tangga. Selain itu yang paling berbahaya jika dalam penelitan nantiya ditemukan jenis limba dari Bahan Berbahaya Beracun (B3). Mengingat masih banyaknya warga yang terpaksa mengunakan air sungai untuk kebutuhan sehari hari, bahkan bukan tidak mungkin ada juga yang dikonsumsi. &lt;br /&gt;Kepala Badan Pengendalian Pencemaran dan Dampak Lingkungan (Bappedalda) Empat Lawang, HM Siregar melalui Kabid pengendalian pencemaran Rizal Effendi menerangkan, jenis air sungai musi, masih tergolong kelas dua. Dengan kata lain masih dapat dikonsumsi oleh masyarakat dengan syarat harus diadakan penyaringan dan dimasak terlebih dahulu. &lt;br /&gt;”Memang masih dapat dikonsumsi asalkan dimasak dahulu, karena saat ini sudah banyak kotoran dan pencemaran yang mengalir disungai musi,” katanya. &lt;br /&gt;Dijelaskannya, pencemaran yang ada disungai musi meliputi zat besi, tinja dan minyak (pencemaran kelas dua), hal ini juga disebabkan masyarakat yang membuang sampah dan menjadikan sungai musih sebagai tempat pembuangan kotoran serta tumpahan minyak dari perahu mesin yang digunakan warga. Untuk bagian hulu sungai masih tampak jernih, tetapi jika semakin ke hilir sungai musih semakin keruh, “Kemungkinan ini disebabkan oleh banyaknya anak sungai yang turun ke sungai musi, walau sungai musi tersebut jernih masih belum dapat langsung dikonsumsi (diminum) kemungkinan terdapat zat besi yang berbahaya bagi peminum, dan masih perlu di saring dan dimasak,” terangnya.&lt;br /&gt;Diakuinya, setiap satu tahun, Bappedalda akan mengadakan penelitian pengambilan sample terhadap sungai yang ada di kabupaten Empat Lawang, setahun sekali dan masih menunggu hasil penelitian laboratorium dari Muara Enim. Dengan sering terjadinya pasang surut maka tingkat kepekatan juga akan berubah, dengan begitu pihak Bapedalda juga mengadakan penelitian setiap ada pasang surut. &lt;br /&gt;“Penelitian akan terus kami laksanakan satahun sekali dan jika terjadi pasang surut kami juga akan melakukan penelitian,”sambung Rizal.&lt;br /&gt;Salah satu langkah yang diadakan oleh pihak Bapedalda dengan program Penyuluhan Dan Pengendalian Polusi, Pencemaran. Rizal menegaskan, masyarakat agar sadar dan tidak menbuang sampah sembarangan. &lt;br /&gt;“Diharap masyarakat tidak membuang sampah sembarangan terlebih lagi di sungai, karena dapat berpotensi menimbulkan pencemaran dan membahayakan,” pungkas Rizal.(02)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-6941017893308711089?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/6941017893308711089/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/waspada-limbah-b3-mencemari-sungai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/6941017893308711089'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/6941017893308711089'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/waspada-limbah-b3-mencemari-sungai.html' title='Waspada! Limbah B3 Mencemari Sungai'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-1295864598936267773</id><published>2010-08-04T06:47:00.000+07:00</published><updated>2010-08-04T06:48:14.151+07:00</updated><title type='text'>Jelang Ramadhan, Razia Pekat Ditingkatkan</title><content type='html'>EMPAT LAWANG- Guna meminimalisir tindak kriminalitas serta memberikan kenyamanan, bagi masyarakat yang akan menjalankan ibada pada bulan suci ramadhan mendatang. Jajaran kepolisian di Ibukota bumi Saling Keruani Sangi Kerawati, akan memperketat upaya razia penertiban terhadap berbagai penyakit masyarakat (Pekat). Terutama untuk wilayah hukum Mapolsek Tebing Tinggi. &lt;br /&gt;”Untuk Pekat, kami akan memperketat pengawasan dan penertibannya dengan razia rutin. Terutama menjelang ramadhan ini, dalam rangka memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang ada menjalankan ibadah puasa,” janji Kapolsek Tebing Tinggi, AKP Suparlan.&lt;br /&gt;Dalam pengawasan pekat dimasyarakat, diakui Suparlan, sebelumnya sudah beberapa kali diberikan arahan dan imbauan kepada masyarakat. Karenanya jika memang masih ada indikasi Pekat yang dapat meresahkan masyarakat, bukan tidak mungkin akan diberikan sanksi tegas sesuai hukum. &lt;br /&gt;”Memang secara umum untuk jenis pekat masih ada yang tergolong tindak pidana ringan, tetapi dalam upaya penertiban tetap akan diberikan sanksi. Karenanya diharapkan peranan masyarakat, dalam memberikan informasi yang jelas jika didaerahnya terdapat indikasi kejahatan yang meresahkan masyarakat,” terang Suparlan. Dijelaskannya, penyakit masyarakat saat ini yang merupakan target utama razia, diantaranya jenis minuman keras dan perjudian serta beberapa lokasi hiburan malam. Selain itu memang ada beberapa kriteria Pekat lainnya, yaitu mulai maraknya permainan mercon yang dapat menggangu ketentraman masyarakat serta berpotensi bahaya.  ”Seperti bisa untuk jenis miras dan perjudian, kami terus melakukan razia disetiap daerah. Salah satunya beberapa toko di pasar yang diduga memasarkan atau menyimpan miras, karena sebelumnya kami sudah mengamankan ratusan botol miras dari hasil penggeledahan pasar. Termasuk jenis perjudian, razia akan terus ditingkatkan,” imbuhnya.&lt;br /&gt;Mengenai penertiban hiburan malam, dikatakan Suparlan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah daerah melalui Satuan Pol PP selaku pihak penegak perda serta Dinas Sosial. Setidaknya memang harus ditertibkan kembali, jangan sampai menggangu ketentraman masyarakat.  ”Untuk peredaran mercon, kami akan lakukan razia penertiban kepada para pedagangnya agar tidak terus beredar. Walaupun memang hanya tergolong tindakan pidana ringan, tetapi tetap akan diupayakan penertiban agar tidak mengganggu ketentraman masyarakat,” pungkas Suparlan (02).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-1295864598936267773?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/1295864598936267773/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/jelang-ramadhan-razia-pekat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/1295864598936267773'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/1295864598936267773'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/jelang-ramadhan-razia-pekat.html' title='Jelang Ramadhan, Razia Pekat Ditingkatkan'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-1755635524369129090</id><published>2010-08-04T06:45:00.000+07:00</published><updated>2010-08-04T06:47:54.532+07:00</updated><title type='text'>Siapkan Petugas Pendata Setiap Desa</title><content type='html'>EMPAT LAWANG- Menjalankan tugasnya mendata Keluarga Berencana (KB) di bumi Saling Keruani Sangi Kerawati, Badan KB Empat Lawang menyiapkan petugas pendata KB di 154 desa dan dua kelurahan di Empat Lawang. Selanjutnya dari pendataan keluarga KB tersebut Badan KB kabupaten hingga ketingkat pusat bisa menerapkan program KB. &lt;br /&gt;Bupati Empat Lawang H Budi Antoni Aljufri (HBA) mengatakan, pendataan yang dilakukan harus bersentuhan langsung dengan kondisi masyarakat. Mulai dari kondisi fisik masyarakat terutama bagi keluarga yang menggunakan fasilitas KB. Hingga pada akhirnya, program yang akan diselenggarakan bisa langsung dirasakan masyarakat. &lt;br /&gt;“Silahkan mendata ke masyarakat, selanjutnya terapkan program pelayanan KB di Empat Lawang,”kata HBA saat menerima petugas KB yang mendata keluarganya di rumah dinas (Rumdin) Senin malam (2/8).&lt;br /&gt;Sementara, Kepala Badan KB Empat Lawang melalui Kabid Data dan Informasi Abdullah didampingi Kasubid Pengelola Data dan Laporan Suhairi Maryadi mengatakan, pendataan yang dilakukan berlaku bagi seluruh masyarakat Empat Lawang, dimulai Juli hingga September.&lt;br /&gt;“Untuk mendata dilapangan sudah dipersiapkan petugas pendata KB, didampingi PLKB selama di lapangan,”katanya seraya mengatakan pada hari pertama menjalankan tugas di lapangan telah melakukan pendataan keluarga bupati H Budi Antoni Aljufri, selanjutnya akan dilakukan pendataan juga keluarga Wabup H Sofyan Djamal, keluarga ketua DPRD David Hadrianto, dan Sekda H M Eduar Kohar juga seterusnya.  &lt;br /&gt;Dijelaskannya, pendataan yang dilakukan merupakan rangkuman untuk menerapkan program KB. Makanya pada awal November pendataan yang dilakukan di setiap kabupaten segera dilaporkan ke Provinsi Sumsel. Isian pedataan itu sendiri terdiri dari tiga aspek. Yang pertama aspek demografi, yakni menjelaskan tentang pendataan secara umum mulai dari jumlah jiwa, jumlah kepala keluarga, jenis kelamin penduduk, kemudian usia anak sekolah. &lt;br /&gt;Lalu aspek kedua peserta KB, maksudnya seberapa banyak penduduk di Empat Lawang itu pasangan yang menggunakan inflant, KB, pasangan usia subur (PUS), suntikan, MOW, MOP, dan sebagainya. Nah aspek yang ketiga, tahapan keluarga sejahtera, yakni terdapat beberapa tahapan bagi masyarakat di Empat Lawang. Mulai dari Pra Keluarga Sejahtera (KS), KS 1, KS2, KS3, dan tertinggi, KS3 plus. “Bisa mengetahui masyarakat itu pada posisi berapa KS, dilihat dari sudut perncapaian kebutuhan sandang, pangan, dan papan, serta kesehatan dalam kehidupan mereka sehari-hari,” papar Abdullah. &lt;br /&gt;Ditambahkannya, petugas pendata yang berjumlah 156 orang itu, sebelumnya juga telah diberikan bekal pelatihan teknik mendata masyarakat Empat Lawang dilapangan. Nah pembekalan ini telah dilakukan pada bulan Juli. Selanjutnya pengukuhan bimbingan mereka, dan pada akhirnya awal Agustus menjalankan tugas di lapangan. &lt;br /&gt;“Juli kemarin kita sudah memberikan bekal bagi petugas pendataan KB berjumlah 156 orang. Jadi dalam satu desa kita turunkan petugas pendata KB sebanyak satu orang,” imbuh Abdullah &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(02)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-1755635524369129090?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/1755635524369129090/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/siapkan-petugas-pendata-setiap-desa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/1755635524369129090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/1755635524369129090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/siapkan-petugas-pendata-setiap-desa.html' title='Siapkan Petugas Pendata Setiap Desa'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-8389267557625535704</id><published>2010-08-03T05:10:00.002+07:00</published><updated>2010-08-03T05:11:50.928+07:00</updated><title type='text'>Limbah Medis Harus Dimusnahkan</title><content type='html'>EMPAT LAWANG - Merebaknya penularan berbagai penyakit, banyak diakibatkan belum terkontrolnya limbah peralatan dan bahan kesehatan (medis, red). Semestinya setiap pengggunaan bahan medis atau obat obatan yang sudah kadaluarsa harus dimusnahkan, dalam hal ini dilakukan pembakaran atau dengan incenerator. &lt;br /&gt;”Saat ini memang untuk beberapa Puskesmas di Empat Lawang belum memiliki alat pembakaran tersebut, tetapi kedepan memang suah dianggarkan untuk menyiapkan incenerator di Puskesmas. Pada tahap awal kemungkinan hanya beberapa Puskesmas yang disiapkan, karena harga incenerator cukup mahal,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Empat Lawang, dr Teguh Idrus beberapa waktu lalu.&lt;br /&gt;Menurutnya, karena belum memiliki incenerator, saat ini berbagai limbah medis dalam pembuangannya diantisipasi dengan sistem biasa. Misalnnya dengan ditanam ditempat pembuangan sampah, atau dibakar langsung di tempat sampah yang tahan terhadap panas api. Namun untuk menghindari bahaya penyebaran penyakit akibat asap bahan kimia, pembakaran dilakukan ditempat yang cukup jauh dari penduduk. &lt;br /&gt;”Misalnya alat suntik, perban, kapas dan berbagai obat-obatan atau bahan kimia yang sudah kadaluarsa, semua limbah medis ini tidak dibenarkan dibuang sembarangan. Karena dapat membahayakan masyarakat, terutama dalam penularan penyakit,” terang Teguh.&lt;br /&gt;Dijelaskan Teguh, pengawasan terhadap limbah padat biologis ini memang harus hati-hati. Salah satunya dengan tidak membuang sembarangan ditempat sampah. Apalagi alat dan bahan medis yang sudah dipakai untuk mengobati pasien yang terkena penyakit berbahaya atau menular, karena kemungkinan virus penyakit masih berada di jarum suntik atau peralatan medis lainnya. &lt;br /&gt;”Cara efektif memang harus dibakar dan dimusnahkan, karena saat ini Puskesmas belum memiliki alat pembakaran yang sesuai. Setidaknya dilakukan pembakaran secara manual, atau dengan ditanam di araeal tempat pembuangan sampah khusus,” imbuhnya.&lt;br /&gt;Sementara, Kepala Badan Pengawasan dan Pengelolaan Dampak Lingkungan (Bappedalda) Empat Lawang, H.M Siregar mengatakan, limbah bekas sampah medis, tidak boleh dibuang sembarangan atau dialokasikan ke tempat pembuangan akhir sampah. Karena dapat membahayakan masyarakat, terutama dalam penularan jenis penyakit. &lt;br /&gt;”Limbah medis hendaknya dibakar atau dimusnahkan, setidaknya setiap Puskesmas harus memiliki incenerator untuk memusnahkan setiap limbah medis yang ada. Agar tidak mengakibatkan penularan penyakit, karena ditakuti jika dibuang sembarangan akan diambil oleh masyarakat atau anak-anak untuk mainan. Padahal kemungkinan virus penyakit masih melekat pada peralatan medis tersebut,” terang Siregar.&lt;br /&gt;Ditambahkan Siregar, sebagai antisipasi, hendaknya setiap Puskesmas atau tempat pelayanan kesehatan serta fasilitas pelayanan umum lainnya dapat mengupayakan pemilahan sampah. Dengan menyiapkan beberapa jenis kotak sampah, dapat dipilah jenis sampah organik, sampah non organik ataupun jenis sampah medis. &lt;br /&gt;”Dengan demikian dalam pengawasan kebersihan dapat lebih tertata, termasuk pengawasan kesehatan dengan melakukan pemusnahan terhadap limbah medis dapat lebih mudah. Disamping itu jenis sampah lainnya, kemungkinan dapat dimanfaatkan kegunaannya,” pungkas Siregar (02).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-8389267557625535704?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/8389267557625535704/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/limbah-medis-harus-dimusnahkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/8389267557625535704'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/8389267557625535704'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/limbah-medis-harus-dimusnahkan.html' title='Limbah Medis Harus Dimusnahkan'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3249120285355098252.post-6983370765534836936</id><published>2010-08-03T05:10:00.001+07:00</published><updated>2010-08-03T05:10:29.946+07:00</updated><title type='text'>Siapkan Konsef Tebing Tinggi Kota TUO</title><content type='html'>EMPAT LAWANG- Upaya membangun dan mempercantik setiap sudut di bumi saling keruani sangi keraati terus dikebut, karenanya sebagai lokasi titik pantau penilaian Adipura 2012 mendatang. Ibukota Tebing Tinggi akan diberikan sentuhan keindahan, salah satunya dengan dibangun taman kota dan tugu Empat Lawang EMASS tepat dipertigaan Jembatan Musi untuk memasuki pusat kota Tebing Tinggi. ”Konsef lainnya, dengan mempersiapkan Tebing Tinggi sebagai kota TUO. Dalam artian memang jika ditinjau dari usianya, ibukota kabupaten termuda di Sumsel ini memang sudah dikenal bahkan sebelum beberapa Kabupaten dan Kota tetangga muncul. Dengan kata lain TUO merupakan singkatan dar Tertib, Unik dan Optimis,” ungkap Kepala Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pengelolaan Pasar (DKP3) Empat Lawang, Syarkowi Tohir kepada wartawan koran ini, Senin (2/8).&lt;br /&gt;Mengapa konsef TUO, karena memang sebagai daerah yang dikenal cukup lama. Selain itu konsef utama adalah ketertiban disegala bidang, terutama dalam mengupayakan ketertiban lalu lintas dan pengguna jalan lainnya. Selanjutnya kalimat unik, dalam artian Empat Lawang memiliki banyak macam keindahan budaya dan pariwisata, termasuk sistem kemasyarakatan yang memang sudah bertambah majemuk dan tetap rukun. Kemudian Optimis, walaupun secara umum Empat Lawang merupakan daerah termuda, baru berusia tiga tahun tetapi persaingan menuju pembangunan tetap optimis. Selain itu dalam menunjang pertumbuhan SDM dan potensi lainnya terus mengejar ketinggalan dan mulai bersaing ketat dengan daerh lainnya. ”Untuk pencapaian konsep TUO ini, setidaknya sangat membutuhkan peran positif dari masyarakat. Seiring program pemerintah, menuju Empat Lawang EMASS,” paparnya&lt;br /&gt;Dijelaskannya, saat ini sedang dilakukan pengerjaan untuk tugu Empat Lawang dan taman kota, lokasi pembagunannya sesuai dengan keinginan Bupati Empat Lawang dititik pantau masuk pusat kota. Simpang tiga menuju antara Rumah Dinas Bupati dan Jembatan Musi. ”Diharapkan setelah dibangun konsef taman dengan tugu Empat Lawang EMASS, kedepan setiap pengendara dari luar daerah yang melewati Jalinsumteng Tebing Tinggi dan Jalan Provinsi Sumsel, matanya akan lagsung tertuju pada keindahan taman, tugu EMASS serta  air terjun tujuh panggung nantinya. Selain itu untuk konsef kota TUO lainnya, sesuai dengan arahan titik pantau penilaian Adipura 2012 lainnya juga akan diberikan sentuhan untuk kebersihan dan keiandahannya,” terang Syarkowi &lt;br /&gt;Ditambahkannya, untuk pembangunan tugu dengan konsef sebagai taman kota tersebut, setidaknya membutuhkan dana mencapai Rp 1,3 miliar. Diupayakan pada 2010 ini, pembangunannya dapat selesai. Dalam hal in, sesuai perencanaannya menggunakan dana APBD Empat Lawang 2010. setelah sebelumnya proses awal, pembukaan lokasi taman pada anggaran 2009 lalu. ”Sebagai informasi diharapkan para pekerja dapat memperhatikan tumpukan material yang digunakan, jangan sampai berserakan dan menggangu pengendara dan masyarakat di jalan raya,” pungkas Syarkowi.(02)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3249120285355098252-6983370765534836936?l=halamanempatlawang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/feeds/6983370765534836936/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/siapkan-konsef-tebing-tinggi-kota-tuo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/6983370765534836936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3249120285355098252/posts/default/6983370765534836936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://halamanempatlawang.blogspot.com/2010/08/siapkan-konsef-tebing-tinggi-kota-tuo.html' title='Siapkan Konsef Tebing Tinggi Kota TUO'/><author><name>linggaupos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07616334525762662852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_c2YXcQJUIBU/SvwPXJhBcTI/AAAAAAAAABQ/ePHwj3jkczY/S220/linggau+pos+gedung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
